
Wei Tian berlatih terus hingga dia merasakan lelah. dia tanpa sadar berlatih hingga 7 jam dan tidak terasa hari sudah sore. Wei Tian berencana Istirahat sebentar untuk memulihkan stamina nya.
" Tubuh ini terlalu kecil butuh waktu lama untuk menyesuaikannya..." batin Bai Tian sambil menggenggam tangan kanannya yang dia arahkan kearah atas.
30 menit selesai istirahat. Wei Tian mulai mencari ikan lagi di sungai. Wei Tian melihat ikan besar dan berencana mendapatkannya. setelah membidik targetnya, dia dengan sekuat tenaga melemparkan tombaknya ke arah ikan. dengan gabungan kekuatannya tingkat Perunggu tahap-2 dan kekuatan fisik nya yang sudah berada di tingkat Perunggu Tahap-1, tombak itu melaju dengan cepat secepat angin berhembus tidak terasa dalam kurang dari 1 detik tombak itu mengenai ikan besar tersebut.
ikan itu berwarna putih sebesar paha orang dewasa. tanpa menunggu waktu yang lama Wei Tian melompat ke sungai untuk mengambil ikan tersebut.
" BYUR..." suara Wei Tian yang melompat ke sungai.
" Waw ikan ini sangat besar bahkan hampir sebesar kepalaku... hahaha..." teriak Wei Tian karena kegirangan mendapatkan mangsa yang besar, tertawa.
Wei Tian yang lagi kegirangan ingin secepatnya membawa ikan ke desa dan di bagikan kepada Nenek Lu.
"ada yang aneh dengan ikan ini... kenapa ikan ini memiliki energi walau sangat kecil?..." Wei Tian bingung setelah merasakan keanehan tersebut.
__ADS_1
Wei Tian belum pernah melihat ikan besarnya hanya seukuran paha orang dewasa yang dia tangkap saat ini memiliki energi jiwa dalam dirinya. di kehidupan sebelumnya Wei Tian pernah melihat ikan yang memiliki energi jiwa dalam dirinya tapi tidak sekecil ini.
Weitian Dulunya berasal dari Dunia Utama. jadi dia tidak tau kalau ikan yang dia kira kecil itu adalah salah satu Binatang Roh (spiritual) yang berasal dari dunia kecil.
Karena penasaran Wei Tian membelah perut ikan tersebut untuk mencari apa yang dia bayangkan, dan ternyata benar ikan tersebut adalah binatang Roh jenis ikan karena setiap binatang Roh memiliki Kristal Roh dalam dirinya.
" jadi benar ini adalah binatang Roh... tak mengira ada binatang Roh sekecil ini... keberuntungan yang besar... hahahaha..." ucap Wei Tian sambil tertawa sendiri.
Setelah membersihkan Ikan tersebut ia membawanya kedesa untuk di bagikan kepada nenek Lu. binatang Roh memiliki kelebihan, yaitu membantu meningkatkan fisik dan memelihara fisik. dia merasa binatang Roh tersebut sangat berguna untuk tubuh nenek Lu yang sudah tua.
" Nenek Lu..." sapa Wei Tian sambil melambaikan tangannya.
"Oh... Tian'er kamu baru pulang?..." tanya Nenek Lu sambil tersenyum kearah Wei Tian.
" Iya nek saya baru pulang dan membawa ikan besar... hehehe..." jawab Wei Tian Sambil tertawa memperlihatkan ikan yang dia tangkap.
__ADS_1
"besar sekali... kamu sendiri yang mendapatkannya?..." tanya nenek Lu sambil terkejut dengan apa yang Wei Tian bawa.
" iya nek saya sendiri yang mendapatkannya... hehehe..." jawab Wei Tian sambil tertawa kecil.
"kalau begitu bawa sini biar nenek masakan... sekalian nenek juga ingin merasakan makan ikan besar tersebut..." ucap nenek Lu sambil tersenyum. sebenarnya dia meminta ikan itu supaya bisa memasakkan makanan untuk Wei Tian.
" ini nek... saya kemari juga bertujuan memberikan ikan ini untuk nenek Lu..." ucap Wei Tian sambil balas senyum. Wei tian tau tujuan nenek Lu meminta ikan itu darinya.
"Kalau gitu kamu pulang dulu bersihkan pakaian badan mu... entar nenek akan bawakan ikannya ke rumah mu bila sudah masak..." ucap Nenek Lu.
" tidak nek... setelah saya membersihkan badan saya akan kesini, sekalian kembalikan piring kemarin.. hehehe..." balas Wei Tian sambil tertawa kecil.
" yasudah sana cepat bersihkan badan mu, matahari sudah mau terbenam..." ucap nenek Lu meminta Wei Tian cepat pulang. tidak lupa dia bawa juga ikannya untuk di masak.
"iya nek... dada..." Wei Tian pergi sambil melambaikan tangannya
__ADS_1
nenek Lu memasuki rumah, bersiap siap untuk memasak ikan yang telah di tangkap Wei Tian.