Kembalinya Sang Jenius Militer

Kembalinya Sang Jenius Militer
petani gunung menjadi pangeran menawan


__ADS_3

tangan diam tak bergerak seoalah olah terjepit oleh besi,mata yuande menyipit melihat nathan,dan melepaskan nya dengan paksa,nathan melihat yuande melepaskan pegangan tangan nya mata dingin nya menatap yuande dengan intents.mereka saling bertatap dengan intens tidak ada yang mengalah diantara keduanya "ayo pergi "ajak yuande pada kelompok nya,robby melihat yuande pergi begitu saja tidak seperti biasanya menjadi heran"apa dia takut padamu"tanya robby pada nathan ,nathan hanya diam"mmm ternyata ada seniman beladiri juga di negara ini,ternyata kampus ini tidak akan membosan kan kedepan nya "batin nathan


"sudah waktunya masuk kelas ,aku pergi dulu"kata nathan pada robby dan teman nya dia berbalik untuk pergi.


setelah selesai kelas nathan melihat amelia menunggunya di depan kelas"mari kita pulang" ajak nathan,tidak pulang dulu kita mampir ke mall dulu untuk membeli baju"kata amelia


"baiklah"mereka pun menuju salah satu mall terbesar di negaranya hanya orang orang nomor satu yang sanggup berbelanja disini,


nathan dan amelia masuk ke sebuah mall mewah para pelayan di sana sangat propesional walau nathan tidak memakai baju brandid mereka tetap memperlakukan nathan dengan sopan,amelia berjalan dengan penuh percaya diri.

__ADS_1


mereka di tatap oleh para pengunjung mall salah ada tatapan kekaguman pada amelia ,tatapan nafsu dari pria,tatapan iri dari perempuan ,


nathan mengira amelia akan membeli baju untuk nya tspi tidak menyangka amelia malah membawa nya ke toko pakaian pria.


"hay elma"sapa amelia memanggil seorang paruh baya pelayan disana


"oh hay,amelia aku sudah lama tidak bertemu dengan mu"kata pelayan,


"oh apa ini pria mu?dia tampan tapi pakaian cukup berantakan ,kaos hitam dan celana gunung,tunggu saja akan ku ubah pria petani ini jadi seorang pangeran "kata elma pada amelia

__ADS_1


,"untuk apa membeli baju baru?"tanya nathan"ini perintah nyonya dan kamu tidak boleh bertanya kamu harus mengikuti apa yang di ucapkan nyonya"kata amelia


nathan hanya tersenyum pahit saat di tarik oleh wanita paruh baya itu


beberapa waktu berlalu amelia menunggu dengan membaca sebuah majalah


"halo sayang lihatlah pangeran mu"kata elma


nathan keluar dari kamar ganti saat ini dia memakai jas hitam dengan kerah merah dan dasi merah,dengan wajah tampan, hidung yang tinggi,bibir yang tipis dan tatapan mata tajam dengan di tambah badan nathan yang tinggi dan bentuk tubuh ideal membuat nathan berbeda dari biasanya kini dia benar benar sangat mempesona,pengunjung wanita yang melihat nathan mata mereka berapi api ingin menangkap nathan,pria kasar dengan baju hitam dan celana gunung kini berganti seperti seorang pangeran.

__ADS_1


amelia melihat nathan dia terdiam ,jantung nya berdetak tak kendali",sungguh pria yang sangat tampan dan sempurna batin nya"nathan berdiri di hadapan amelia yang terdiam "ada apa?kata nathan datar"amelia tersenyum pada nathan"kamu sangan tampan,dan setelan seperti ini yang pantas untuk mu"kata amelia


"pakaian ini merepotkan"kata nathan karna tidak terbiasa ,dia terbiasa dengan pakaian sederhana agar mudah bergerak dengan leluasa saat melawan musuh musuh nya dan untuk apa pakaian mahal akan hancur saat dia bertarung.


__ADS_2