
setelah mengurus administrasi amelia duduk dan melihat nathan yang sedang memejamkan matanya
"ini adalah nathan yang sesungguh nya ,tidak ada aura anak anak idiot yang biasa,saat ini dia terlihan gagah,keren dan sangat mempesona terlebih ada aura yang tak bisa di jelaskan,ohh apa yang kupikirkan,setan kecil di pikiran ku ini batin amelia
"apa kita sudah bisa pulang hari ini"tanya nathan tetap memejamkan matanya
"oh pulang,sudah boleh pulang,"amelia kaget seperti orang yang ketahuan sedang mengintip dia menjawab dengan gugup
"baiklah,bereskan barang barang mari kita pulang kerumah keluarga arya"tutur nathan
"tapi,tuan dan nyonya belum kesini,dan tunangan tuan muda juga belum kesini,apa tidak terburu buru."jawab amelia
"kita akan melihat ayah dan ibuku di rumah,tapi untuk apa bertemu dengan cintia?" tanya nathan datar
"bukan kah tuan muda sangat mencintai non cintia apalgi tuan muda sudah menyelamatkan nya,mungkin non cintia akan tersentuh hatinya?"tanya amelia hati hati
nathan membuka matanya sambil melihat amelia
"hanya idiot yang mencintai wanita arogan seperti dia,sekarang aku sudah sembuh,jadi jangan bahas apa yang terjadi di masalalu karna aku dan dia sudah tidak berhutang apa apalgi"
tiba tiba pintu terbuka
__ADS_1
cintia yang menguping di depan pintu bergegas masuk
"apa kau bilang hanya idiot yang mencintai ku,ya kau idiot itu"
kata cintia seperti macan betina yang melihat nathan sambil melotot
"apa tuan putri kaya mempunyai kebiasaan menguping percakapan orang"sindir nathan
"hump,apa nathan yang sudah sembuh dari idiot mempunyai kebiasaan bergosip di belakang orang seperti ibu ibu"balas amelia
nathan tidak marah hanya tersenyum,tapi tidak sampai pada matanya,matanya dingin dan auranya berbada di bandingkan saat berbicara dengan amelia dan paman antonio.
nathan juga mengamati sosok pria muda di samping cintia dia tinggi dan tampan seorang tuan muda kaya raya yang arogan.
"lalu cintia untuk apa kesini,apa ingin mengucapkan terimakasih,tidak perlu karna utang budi diantara aku dan keluargamu sudah terbalas,jadi sekarang tidak perlu ada kontak lagi diantara kita"kata nathan karna dia terlalu malas meladeni putri arogan di depan nya.
cintia melihat nathan yang sekarang sudah sembuh dan normal kembali.
dia terlihat berbeda dengan biasa idiot yang selalu mengganggunya,nathan di depan nya seperti pangeran dingin,elegan,angkuh dan tak bisa di dekati siapapun.
kata kata nathan membuat nya tertegun,siapa sangka dia kesini membawa pacar nya karna dia pikir saat nathan bangun dia akan menjadikan kejadian itu sebagai senjata buat mengikat nya,dan dia sudah membawa pacar nya untuk menyadarkan bahwa nathan tidak pantas untuk nya,siapa sangka kejadian itu malah sebalik nya,di gunakan untuk memutuskn semua yang terjadi di masalalu
__ADS_1
"huh,syukurlah kalo kau memang sadar diri,aku kesini karna di paksa ayahku bukan untuk mu,jangan kembali pada kata kata mu,sekarang kau sudah normal jadi bilang pada orang tua mu dan ayahku untuk membatalkan pertunangan kita."kata amelia dengan nada yang meremehkan
"baik"jawab nathan dengan datar
amelia terdiam karna respon seperti itu.satu kata baik.
"untuk apa masih disini?"tanya nathan sambil melihat pintu keluar untuk mengusir cintia
"kamu"amelia menunjuk nathan karna pertamakalinya dia di perlakukan seperti debu yang tak berharga
"sepertinya anda lebih menarik,jadi aku tertarik untuk menjadi teman tuan nathan"kata jimy sambil tersenyum melihat nathan
mata jimy seperti melihat sesuatu yang menarik
"oh,tuan jimy ,maaf saya tidak tertarik pada pemulung"jawab nathan
"apa kau bilang"cintia meledak karna dia dianggap sampah
"sudah tuan putri mari kita pulang,malu bikin kributan di rumah sakit"rayu jimi sambil menarik tangan cintia
"sampai jumpa kembali tuan nathan!" kata jimy sambil menutup pintu.
__ADS_1