
di tengah ruangan megah terlihat kerumunan orang berpakain mewah, mereka membuat lingkan sempurna,
di tengah lingkaran tersebut terlihat sepasang remaja yang sedang berdansa dengan sangat indah, wajah tampan nathan dengan tubuh tinggi dan tegap,tubuh sosok pria maskulin tidak membuat dansa nya menjadi tarian kaku,, gerakan nya lembut seolah olah dia menari dengan sesuatu yang mudah pecah
, sedangkan cintia dengan tubuh mungil nya di balut dengan postur tubuh yang agak berisi berpakain putih, seperti peri yang sedang menari di dunia,melihat mereka menari membuat orang kagum akan keindahan, bahkan musuh musuh nathan lupa bahwa keindahan yang mereka nikmati adalah musuh mereka,...
alunan musik semakin memanas, nathan melingkarkan tangan yang kokoh, di pinggan cintia, dia membuat gerakan memutar dengan mengkat cintia, tubuh mungil yang melayang , seperti peri sedang terbang, di akhiri gerakan tubuh nathan yang membungkuk, cintia di bawah nya menghadap keatas, matanya bertatapan dengan nathan...
dalam poster ambigu tersebut cintia menatap matanya ,dalam bayangan cintia biasanya adegan selanjut nya adalah, seorang pria mencium bibir pemermpuan, dia bersiap siap, ada rasa panik dalam hatinya, tapi ada pula keinginan untuk nathan menciun nya,
bayangan indah cintia hancur, karna hanya senyum kecil yang terlihat di bibir nathan, detik berikut nya nathan membantunya kembali ke postur tegak, suasana seketika hening karna para tamu sangat ter pesona oleh pasangan itu,
__ADS_1
setelah keheningan itu ntah siapa yang memulai, riuh tepuk tangan terdengar... semua orang bertepuk tangan, nathan dan cintia membentuk sikap hormat untuk undur diri,
setelah mereka mundur dari tengah lingkaran sebelum nathan merespon cintia menginjak kakinya, dia langsung pergi ke arah lain,
nathan dengan heran menatap punggung cintia, dia melongo, karna tidak tau, apa yang menjadi masalah nya, bukankah dia berdansa dengan sangat baik,
"aih perempuan tetap lah perempuan, mereka adalah makhluk paling rumit, "
keluh nathan dari batin nya
cintia langsung mengajak ayah nya untuk pulang, anthony heran dengan kelakuan anak gadis nya, sedangkan linda hanya tersenyum, menyalahkan kebodohan nathan...
__ADS_1
nathan yang biasa bersama perempuan di masalalunya, hanya saja mereka berbeda, dia biasa bermain dengan perempuan yang vulgar, bahkan perempuan tersebut yang terang terangan memulai, dia tidak paham dengan hubungan dengan wanita kelas atas
setelah di perjalanan mobil, wajah murung cintia sangat jelas tertampak di wajah nya, bibir kecil nya mengerucut lucu, buah persik yang sempurna di dadanya tidak kecil tidak pula besar naik turun karna napas nya...
"nathan bodoh, bodoh, bodoh sampe keakar nya, tunggu ," kenapa dia kesal, apa gara gara dia tidak di cium oleh nathan, sadar lah cintia, sadar, detik berikur nya wajah nya menjadi merah bukan karna marah tapi karna rasa malu, rasa malu dari seorang wanita terhormat, ingin di cium lelaki di depan umum, bahkan dia marah sama nathan karna dia tidak mencium nya..
anthony yang memperhatikan gerak gerik cintia merasa lucu dengan tingkah anak nya, dia hanya menggelengkan kepala karna dia juga tidak mengerti apa yang terjadi, lebih baik menghadapi masalah besar di perushaan daripada menghadapi hati perempuan....
nathan berjalan dia menghampiri ibunya, ketika tiba di samping ibunya , nathan tidak melihat anthoni dan cintia, dia kebingungan bahkan mereka langsung pergi, mata dingin yang biasa terlihat, tidak ada ketika dia bersama ibunya
,mata polos yang penuh kebingungan yang di suguhkan nathan depan linda, membuat linda menyadari nya
__ADS_1
dia tersenyum sambil menggelngkan kepala,
"mereka sudah pergi, ternyata anaku bodoh dalam hal perempuan" jawaban linda membuat nathan makin pusing dengan apa yang terjadi