Kembalinya Sang Jenius Militer

Kembalinya Sang Jenius Militer
menjemput tunangan kecil


__ADS_3

"gadis kecil pacar mu sungguh tampan"kata elma menggoda amelia"elma dia bukan pacar ku"balas amelia wajah nya pun memerah "oh benarkah,lalu kalo begitu aku punya anak perempuan di rumah,anak muda mau tidak kau ku kenalkan pada anak perempuan ku"kata elma,sebelum nathan menjawab"tidak bisa dan tidak boleh"kata amelia dengan tegas"waahh"elma tersenyum melihat amelia,amelia sadar bahwa dia sudah kena jebakan oleh elma dia sangat malu dia menundukan kepalanya tidak berani menatap nathan,"anak muda boleh aku minta potomu untuk jadi model latar toko dari pakain kami"kata elma dengan mata penuh harap,"nathan tolong bantu elma",kata amelia melihat nathan,"baiklah hanya beberapa" kata nathan ,nathan pun diam gerakan natural pun menunjukan pesonanya dan beberapa orang wanita ingin berpoto dengan nathan,nathan terlanjur basah jadi dia mengiyakan,setelah selesai membayar tagihan amelia keluar dari mall.


di parkiran amelia berhenti di sebuah mobil sport warna hitam,"ini kunci mobil nya dan ini alamat beserta undangan tamu hotel nya,ibumu sudah menunggu disana,ini permintaan dari ibumu karna akan ada acara makan malam penting disana.


nathan menghela napas dan itu terasa merepotkan baginy"baiklah,dan ini untuk mu"kata nathan sambil membawa sebuah kotak yang indah berwarna merah dan memberikan nya pada tangan amelia,nathan langsung memasuki mobil karna dia tau amelia akan menolak nya dengan tegas jadi dia pergi untuk makan malam,amelia tertegun dengan pemberian nathan dia tidak sempat merespon karna itu sungguh kejutan baginya ,dia membuka kotak tersebut dan melihat sebuah kalung yang berlian yang indah,lalu ada telpon masuk dia mengangkat nya karna itu dari nathan"pakai lah kalung itu .tidak ada penolakan"dan panggilan itu sudah berahir

__ADS_1


amelia tersenyum melihat kalung itu,dan bergegas pulang dengan mobilnya.


di perjalanan menuju hotel nathan menerima panggilan dari anthonio"halo paman?"kata nathan


lagi lagi nathan menghela napas karna semuanya perintah ibunya"aku tidak suka di perintah oleh siapapun bahkan kaisar pun akan ku tentang

__ADS_1


jika aku tak suka tapi ini perintah dari ibuku"lalu dia tersenyum pahit karna baginya untuk saat ini ibunya adalah segalanya.


nathan berhenti di depan gerbang,dan memberitahu penjaga untuk menjemput cintia,cintia keluar dari pintu gerbang dengan menggunakan gaun berwarna putih dia terlihat sangat menawan,dan indah dia berjalan elegan seperti putri raja ,wajah yang cantik dengan tubuh muda yang belum sepenuh nya matang akan banyak lelaki yang mendambakan wanita seperti dia.cintia berhenti di depan mobil dan melihat seorang pria bertubuh kokoh berjas hitam dengan kerah merah wajah nya sangat tampan dan mempesona saat dia melihat mata hitam yang tajam yang membuat orang tidak bisa berpaling darinya, dia tidak menyangka bahwa yang menjemput nya adalah nathan ,dan nathan di depan nya sungguh mempesona ,jantung nya berdetak tak karuan,"pria kampung dengan paakaian kasar kini terlihat seperti pangeran" batin cintia.


nathan melihat cintia terdiam diam saat melihat nya berbeda seperti biasanya yang seperti api ketemu bensin yang langsung membara.kini hanya terpaku melihatnya.

__ADS_1


__ADS_2