Kenangan Cinta Pertamaku

Kenangan Cinta Pertamaku
ups..!!


__ADS_3

tiara sibuk di kampus, dia sudah lama rasanya tidak datang ke tempat kerja desi. tapi tugas dan jadwal kampusnya sedang super padat.


dan hari sabtu pagi ini, tiara merasa bosan. sedang butuh hiburan. karena lelah dengan tugas kampus. berencanalah tiara ke tempat kerja desi.


jam sudah menunjukam jam 3 sore. tiara sudah siap untuk keluar rumah. ijin dengan nenek kesayangannya.


jalanan bandung sangat macet bila weekend tiba. tiara sangat malas keluar rumah bila weekend, karena jalanan kota akan bertambah macet. waktu tempuh menjadi lama. seperti saat ini, seharusnya dari rumah hingga ke tempat kerja desi hanya butuh waktu 1jam paling lama karena mang angkot suka ngetem di tiap titik. bila weekend tiba, 2jam perjalanan dari rumah ke tempat kerja desi, bahkan bisa lebih lama.


sesampainya di tempat desi, desi seperti biasa sedang melayani konsumennya. tiara hanya duduk tidak ingin ganggu. dan memperhatikan temannya dari jauh. melihat kesibukannya. saat box nyanyi sudah terisi. desi istirahat dan menghampiri tiara.


"sombong pisan jarang maen k sini" nyinyir desi.


"bukan sombong, kampus lagi padet des.. hehee"


"ti.. gimana si helmi, udah sms belom?" tanya desi.


"parah... yang di tanya kabar si helmi. bukan kabar gue...ckckck" kata tiara.


"hahahha... abisnya kangen sama helmi...hihi.." kata desi. "pinjem hape donk ti... ikut sms helmi.. boleh ya??sambungnya.


"boleh..nih.." kata tiara sambil mwnyodorkan hapenya.


"tapi smsnya apa ya ti..." tanya desi


"terserah lu des..."


"kasih ide donk ti..."


"emmm... apa atuh dess.. bingung.." kata tiara, pandangan nya melihat kearah foodcourt... perutnya merasa lapar. "sini hp nya, aku tulisin" lanjut tiara meminta hape nya yang sudah di pegang desi.


hai hel...


apa kabar? masih inget aku ga? desi? yang ketemu di e****y?? ini aku ikut sms dari hape tiara.😁


hel, no ini di save ya...


kalau aku lagi ke jakarta, kalau ada apa apa bisa hubungin nomor kamu. boleh kan?


misalnya kalau lagi kesasar gitu...hihi


tiara menyerahkan hapenya kembali kepada desi.

__ADS_1


"baca des, gitu aja gimana?" tanya tiara


desi membaca pesan yang akan dikirim ke gebetannya. desi mengangguk anggukan kepalanya, tanda menyetujui.


pesan pun terkirim ke no helmi.


beberapa kali desi menanyakan, ada balasan atau tidak. berkali kali pula tiara bilang, kalau tidak ada balasan sms dari helmi.


teman teman pria belok pun berdatangan, keadaan menjadi ramai. tiara tertawa terbahak bahak dengan kelakuan mereka. sejenak penat pun hilang.


dan hari semakin malam, waktunya tiara pulang ke rumah. dan jalanan ibu kota masih ramai. seperti jam 7 malam. padahal ini sudah jam 10 malam.


keesokan harinya, sekitar jam 1 siang. ada sms masuk. dan ternyata dari helmi. saat tiara buka sms tersebut. seketika tiara melototkan matanya dan tertawa dengan isi balasan helmi.


"ok.." isi balasan helmi.


"ya ampun kasian banget si desi. udah puyeng mikirin mau sms apa. udah panjang lebar, ternyata hanya ada jawaban ok"


hari senin datang, setelah ngampus. tiara segera datang ke tempat kerja desi. memberi tahukan isi sms helmi.


betapa kecewanya desi dengan kenyataan, mengharapkam ada balasan sms lebih dari kata ok. tiara hanya memandang desi dengan tatapan ikut prihatin dan ingin tertawa karena desi begitu lebay dengan helmi.


sepanjang tahun 2007, tiara mengikuti les bahasa inggris disalah satu tempat khusus les bahasa inggris. dan beberepa laki laki pernah berusaha mendapatkan perhatiannya. teman kampus, teman SMA yang sekarang kuliah sama sama di bandung, seseorang yang mengajak kenalan saat nonton bioskop bersama sahabat kampusnya dan berusaha mendapatkan perhatian tiara, bahkan teman les bahasa inggrisnya pun yang berbeda kampus ada yang menyukai tiara, bahkan anak SMA teman sekelas tiara di tempat les bahasa inggris pernah bilang sesuati secara tiba tiba...


"teh, kalau teteh masih SMA.. udah aku tembak" katanya cuek sembari menikmati siomay.


tiara hanya menengok ke arah anak lelaki itu sembari tersenyum dan menggelengkan kepala nya...


"atuh.. jangan di tembak.. sakit kalau di tembak" kata tiara.


lalu mereka saling bertatap dan tersenyum bersama dan tertawa.


tiara itu supel, ceria, mudah akrab dengan siapa saja, dan kadang bicaranya suka asal. asal panggil kata sayang dengan banyak teman lelakinya. sehingga banyak yang salah paham dengan sikapnya. perhatian tiara kepada teman lelakinya hanya sebatas perhatian biasa antar teman menurut tiara. tapi tetap saja di anggap spesial. begitulah, padahal menurut tiara, hal itu biasa aja.. 'lelakinya saja yang berlebihan'.


di tahun 2007 menjadi tahun yang sedih untuk tiara juga keluarganya. pasalnya, nenek tercinta meninggal di bulan november. membuat tiara sedih, teramat sedih. tiara dekat sekali dengan sang nenek. tapi sesedih apapun kita menangis meratapi kepergian orang tercinta. orang itu tidak akan kembali. sudah menjadi suratan takdir. manusia tidak mampu menghentikan kematian.


tahun 2008 sudah di depan mata. tiara berencana meliburkan diri untuk pulang ke kampung halaman. karena teringat selalu dengan sang nenek. tiara dan sang nenek sudah berencana berkeliling menemui sanak saudara. karena tiara cucu pertama. menurut neneknya, tiara harus tau silsislah keluarga. sepupu tiara masih pada kecil. nenek bilang, kalau nanti sepupu tiara sudah pada besar ada yang bertanya tentang silsilah keluarga, nenek berharap aku bisa menceritakannya. tapi Tuhan berkata lain. mengingat hal itu, tiara merasa sedih kembali. maka dari itu tiara memilih pulang kampung.


januari 2008...


mulailah kisah kami bermula. tanggal 20 januari 2008, seseorang mengirimi sms. memastikan no tiara adalah benar milik tiara.

__ADS_1


"ini nomer tiara bukan?" tanya sang pengirim sms.


"iya, ini dengan siaapa?" tanya tiara. tapi tidak ada balasan.


tiara mengabaikannya, kalau penting pasti menghubunginya lagi. saat itu sore hari. rumah tiara di kampung halaman sedang sepi. hanya tiara seorang diri.


tanggal 22 januari 2008


ada panggilan dari nomor yang tidak tiara kenal. tapi teringat nomor yang kemarin mengiriminya sms.


"kayak nya ini nomor yang kemari deh.."


"ya hallo assalamu'alaikum" sapa tiara.


"wa'alaikumsalam" jawab di sebrang sana.


"maaf ini dengan siapa?" tanya tiara.


"helmi... masih inget ga?" tanya yang sebrang sana.


entah kenapa, tiba tiba tiara merasa jantung nya seperti berhenti berdetak lalu bergerak lebih cepat... dag dig dug dag dig dug... "helmi"


tapi tiara pura pura lupa dengan sosok helmi, padahal dia sangat ingat betul pertemuannya dengan nama helmi.


"helmi mana yaa?" tanya tiara. seolah menanyakan siapa helmi itu. padahal saat itu tiara sedang senyum. merasa senang si sombong dan si dingin menghubunginya.


"masa sih lupaaa?" goda helmi


"emang ga inget gimana donk? kata tiara pura pura serius menanggapi godaan helmi.


"hemmm... itu loh kita ketemu di e*****y. ketemu di bandung. ada cewe ngajak kenalan, ternyata cewenya itu kamu" jelas helmi.


seketika mimik muka tiara berubah, dari senyum menjadi melotot...


"ih enak aja, bukan gue yang minta kenalan. tapi si desi. gue cuma jadi perantara aja. abis nya lumayan ongkos taksi." ucap tiara. tidak mau harga dirinya sebagai perempuan turun, hanya karna sebagai orang pertama yang meminta kenalan. terutama ke cowo. prinsipnya adalah cowo yang ngejar tiara bukan tiara yang bucin sama cowo.


"hahahha... tuh akhirnya ngaku juga, kamu berarti masih inget aku kan???" tanya helmi


"ups..." kata tiara sambil menutup mulutnya dengan tangan kanan.


rasanya Maaaalllluuuuuuu...

__ADS_1


__ADS_2