Kenangan Cinta Pertamaku

Kenangan Cinta Pertamaku
belajar bersama


__ADS_3

kring kring kring...


tiaqra terbangun dari tidurnya, dilihat jam. sudah jam 12.45 malam. hatinya bergumam siapa yang telepon jam segini. di ambil hp yang di letakkan di meja rias sebelah tempat tidurnya.


tertulis.. helmi...


"ya tuhan.. jam segini.. ada apa yah?" gumam tiara dengan suara khas orang bagun tidur. lalu tiara meminum air putih di sebelah hp.


"halo.. assalamu'alaikum hel..."


"wa'alaikumsalam ti.. udah tidur belom? "tanya helmi


"udah hel.. ada apa jam segini telepon?" tanya tiara.


"hehhee. oh udah tidur ya. temenin aku donk... besok ada ujian, sekarang lagi belajar. temenin belajar. biar ada temen jadi semangat ngalalinnya." pinta helmi pada tiara.


"emm... ya bolehh..." kata tiara. kata kata itu keluar dengan sendirinya. padahal bila hal itu dipinta orang lain. tiara sudah pasti menjawab 'ga mau'. tapi bagaimana dengan helmi, dia tidak bisa bilang tidak. tiara bingung dengan dirinya sendiri.


tiara mendengarkan helmi membaca buku bacaannya. tiara tidak mengerti dnegan apa yang helmi terangkan kepada tiara. seolah olah helmi seorang dosen dan tiara mahasiswinya.


setiap helmi menjelaskan sesuatu dari buku yang dibacanya, terucap kata, "bagaimana, ngerti ga ti?"


tiara akan menjawab, "engga ngerti pakk..."


lalu mereka tertawa kecil bersama.


"baiklah, pak dosen ulang lagi yaa.. "kata helmi.


"okay pak... nyimak nih"kata tiara.


helmi kuliah jurusan hukum di universitas ind*n*sia. tiara kuliah jurusan komunikasi di unp*d. jurusan mereka bertolak belakang, tapi tiara tetap setia menunggu helmi belajar. hingga tiara tanpa sadar tertidur.


begitulah kegiatan mereka di tengah malam, telepon teleponan sambil belajar selama seminggu. tidak lupa canda tawa menjadi bumbu obrolan dikala itu.

__ADS_1


***


seminggu kurang tidur menemani helmi belajar di tengah malam. hari ini, sabtu pagi tiara asa tambahan mata kuliah yang diminta dosennya. sebenarnya, mata tiara masih sepett... masih ingin peluk guling dan rebahan. tapi apa yang harus di kata, pagi ini harus ngampus. selama di angkot tiara tertidur.


tiara memilih posisi duduk di belakang pojok, di deretan bangku untuk 4 orang. dari awal naik angkot dari perempatan samsat, tiara sudah ga kuat ngantuk. matanya sudah 5 watt. akhirnya dia pun tertidur. kepalanya di senderkan pada kaca belakang angkot.


dari samsat sampai jembatan pasopati, tiara tertidur sampai saat angkot akan berbelok dengan kemiringan 180 derajat. saking ngantuk dan badan nya benar lemas, saat angkot belok kanan badan nya pun ikut bergerak mengikuti angkot, hingga kepala nya terbentur kaca mobil angkot cukup keras hingga terbangun.


tiara mengusapkan kepala kanannya yang sakit karna kejedot. lalu pelan pelan membuka matanya, dan menghembus kan nafas agak menekan tanda tidurnya terganggu.


tiba tiba depan matanya ada sesosok lelaki muda tersenyum pada tiara. tiara senyum balik, karna malu akan tingkah nya sambil mengelap sudut bibir nya, takut ada air yang tak di inginkan keluar dari lajurnya.


"ngantuk banget yaa? " tanya lelaki itu sembari tersenyum lembut.


"eh iyah a.. ngantuk.. hehehe" kata tiara ikut tersenyum memperlihatkan giginyabyang rapih sembari menggarukan kepala nya tidak gatal sama sekali dan muka nya memerah malu.


tidak lama lelaki itu turun dari angkot.


tiara hanya mengangguk kepalanya dan tersenyum balik.


***


sesampainya di kampus, tiara langsung menuju kelasnya. kelas tampak sepi dan kosong. belum ada yang datang. tiara masuk dan duduk di pojok . melanjutkan tidurnya. tangan menopang kepala, kepalanya sedikit bersender ketembok.


"pagi ti..." sapa seseorang.


"pagi.." kara tiara matanya masih terpejam tapi kupingnya tetap mendengar. beda saat ia tidur di angkot tadi. dia angkot tiara benar benar tidur pulas.


"ngantuk banget kayak nya?" tanya lelaki itu.


"iyah nih..."jawab tiara. mata nya menyipit melihat siapa orang hamg sedang mengajaknya bicara. "oh adit kirain siapa... ikut kelas ini juga?"tanya tiara.


"iyah nih ti.. banyak yang harus dikejar mata pelajaran nya. kalo ga di kejar, bisa DO aku."kata adit.

__ADS_1


"oh angkatan lama yaa..."


"iya ti.. keasikan kerja, lupa kuliah" kata adit lagi.


"emmm..."kata tiara masih memejamkan matanya.


lalu ruangan terasa sepi. tiara membuka matanya, tidak ada siapa siapa.


"tadi aditkan? bukan setan? mana ga liat kakinya.. napak apa engga.. tapi ini gimana mata ngantuk banget" kata tiara dalam hati.


lalu...


"ti... nih minum teh duku anget dulu. biar seger."kata adit.


tiara membuka matanya, melihat teh sudah di depan mata. adit hanya tersenyum. tiara mengucek ngucek matanya. hari itu tiara kusut banget penampilannya.


"eh.. ada teh.. aduh adit, makasii banget ya... aku minum loh tehnya"kata tiara tersenyum membalas senyuman adit.


"silahkan ti.."


tak lama teman sekelasnya, berdatangan satu per satu. termasuk para sahabatnya pun berdatangan. naya, ossy, fey.. mereka datang.


"ehem ehem... deket amat bang..."kata fey ke adit.


"ga ada yang larang kan?"kata adit ke fey sembari menaikan kedua tangan nya dan nyengir.


"aku duduk sini ga ada yang marah kan ti?"kata adit. tiara hanya menggelengkan kepala juga tersenyum pada adit.


***


tiap malam hingga menjelang sepertiga malam, tiara dan helmi selalu bertelepon. seperti tidak pernah bosan. kadang helmi suka bertanya tentang pelajaran kuliah tiara. mereka berbincang tentang pelajaran kampus, bahkan kadang bercerita tentang diri mereka masing masing.


bercerita tentang keluarga helmi dan keluarga tiara. tapi tiara lebih banyak mendengarkan cerita helmi ketimbang tiara yang bercerita. padahal tiara itu kalau sudah dekat dengan seseorang baru akan terlihat ceriwisnya.

__ADS_1


__ADS_2