
•Author POV•
Hallo semua, ketemu lagi sama author yang suka ketawa-ketawa, gak juga sih ya, eh tapi entahlah itu menurut kalian sih gimana nya author..hehehe.
Maafkan author kalau cerita sebelum nya membuat kalian kecewa karna kurang menantang atau apalah, disini aku akan berusaha untuk membuat cerita ini semenarik mungkin.
Selamat membaca, dan semoga kalian selalu bahagia:)
***
Author mau kasih Cast Kiki sama Zie dulu deh, karna di cerita sebelum nya itu ternyata author belum ngasih Cast mereka berdua...
Dan Ini zie, Orang nya pendiam, gak suka banyak bicara, bisa di bilang Zie ini kebalikan dari sifat Kiki.
ini dia Kiki yang sedikit tomboy, bawel, dan kadang-kadang suka nyeselin. dan Kiki jomblo sampai sekarang ini.
Kurang lebih sudah dua tahun lamanya rumah tangga Karin dan Riyandi berjalan dan mereka menjalani kehidupan layak nya seperti keluarga yang selalu harmonis, aman, damai, dan tentram tanpa adanya permasalahan yang terjadi.
Mereka juga sudah Di karuniai seorang anak laki-laki yang bernama Zen Habibil Haqi yang biasa di panggil Zen. Seorang anak yang tampan seperti ayah nya dan Baik seperti ibu nya, itulah gambaran Zen di usianya yang baru menginjak satu tahun Ini.
Zen memiliki kulit putih, rambut pirang, dan mata nya yang berwarna coklat, jangan lupakan lesung pipi yang ada mebuat senyuman nya semakin manis semanis gula, lebih bagus nya semanis madu yang menuangkan semerbak rindu di hati ku.
Hari demi hari dilalui dengan baik oleh keluarga Mereka, Karin hanya bekerja mengurus Zen dirumah, dan pekerjaan lainnya di lakukan oleh asisten rumah tangga mereka, Riyandi tidak memperbolehkan Karin untuk bekerja karna selain mengurus Zen bagi Riyandi semua yang lain dari itu adalah tanggung jawab dia. sekarang mereka sudah pindah dan tinggal dirumah baru nya yang sudah selesai di bangun, kurang lebih sudah empat bulan mereka menempati rumah itu. sementara Sony sosok pria yang sangat setia dengan keluarga nya itu tetap hidup dengan kesendirian nya dan tinggal sendiri dirumah yang ia tempati sekarang ini.
Bisa di bilang dia itu Duda Keren, padahal banyak yang mau sama dia, tapi dia lebih memilih sendiri, meskipun sudah cukup berumur tua tapi penampilan nya masih selalu terlihat muda.
Sementara Sahabat Karin masih dengan kehidupan nya masing-masing, Zie yang masih menjalin hubungan dengan Gio dan juga akan berencana untuk menikah di bulan depan, mereka ingin menjalin hubungan yang lebih serius, sedangkan Kiki masih setia dengan gelar nya yaitu jomblo akut. Kiki memang tidak pernah pacaran karna sifat nya yang absurd, dan itulah yang membuat nya istimewa, berbeda dari yang lain nya. entah itu dari sifat nya atau memang dari diri nya sendiri yang memang gak mau untuk pacaran.
Pagi ini seperti biasa, Karin, Riyandi, Zen makan bersama dan setelah itu Riyandi berangkat kerja ke kantor nya.
"Sayang Mas berangkat ke kantor dulu ya, jaga Zen baik-baik ya" Riyandi mencium dahi Karin dan Karin mencium tangan Riyandi.
"Iya Sayang, hati-hati di jalan ya"
__ADS_1
"Cium pipi Mas dulu dong sayang, masa cuma cium tangan" Riyandi menyodorkan pipi nya pada Karin dan Karin langsung mencium nya.
Riyandi tersenyum pada Karin atas keinginan nya yang terpenuhi.
"Zen sayang, papa berangkat dulu ya nak kamu jangan nakal ya sama Mama" Riyandi berlanjut mengusap rambut Zen yang masih tipis itu dan mencium pipi tembem nya.
Karna Zen belum bisa berbicara dia hanya mengungkapkan perasaan nya itu lewat ekspresi wajah, Zen tersenyum di iringi tawa kepada Riyandi.
Kemudian Riyandi berjalan menuju mobil nya dan meluncurkan mobilnya menuju Kantor.
Hari ini Karin berniat untuk pergi ke Kantor Daddy nya dengan membawa Zen karna sudah cukup lama tidak berjumpa, Riyandi dan Sony sudah tidak satu kantor lagi, karna Riyandi sudah di pindahkan ke perusahaan lain dan dia sendiri yang memegang dan mengelola perusahaan itu. Bisa di bilang jabatan nya sudah setara dengan Sony.
Karin sudah bersiap-siap dan berangkat kesana menggunakan taksi online yang sudah di pesan sebelum nya. Tak butuh waktu lama untuk sampai.
Sesampai nya di kantor Karin langsung menuju Ruangan Sony dengan menggendong Zen, karna kalau Zen jalan dan Karin menggandeng tangan Zen bakalan lama untuk sampai.
Semua Karyawan yang bekerja di sana tersenyum ramah saat melihat Karin memasuki kantor.
"Hallo Opa, Zen datang!" Sapa Karin sambil memasuki Ruangan Sony.
"Hehe biar Surprise Dad, emang kenapa Dad?, Daddy lagi banyak kerjaan ya, ganggu ya aku"
"Enggak lah, kalau buat si tampan yang satu ini gak ada kata-kata mengganggu" Sony langsung merebut Zen yang sedari tadi di gendong oleh Karin.
Sony menggendong Zen layak nya seorang ayah yang sedang menggendong anak nya, sambil menciumi pipi Zen terus menerus karna segitu gemes nya. dan Zen juga merasa senang bersama Sony.
"Daddy udah makan?" Tanya Karin seraya duduk di atas soffa yang ada di dekat mereka.
"Udah, sekarang udah jarang banget ya lihatin Daddy kerumah, udah lupa sama Daddy ya sayang?"
"Bukan Gitu Dad, Mas Riyandi aja sekarang sibuk banget, setiap hari pulang nya malam, gak mungkin lah aku lupa sama Daddy aku sendiri"
"Hmm iya Daddy paham, gak kerumah juga nggak apa-apa, sering-sering aja datang ke sini bawa Zen"
"Iya Dad, maafin aku karna udah jarang datang kerumah"
"Udah nggak apa-apa sayang"
__ADS_1
Zen sangat asik bermain dengan Sony, begitupun sebalik nya sampai Sony lupa dengan pekerjaan nya yang padahal sangat menumpuk banyak. masih banyak yang harus di kerjakan tapi itu semua tidak menjadi masalah bagi nya. dan lebih baik menghabiskan waktu saja dulu bersama Zen.
Zeett....zettt...zett...
Ponsel Karin berbunyi, Karin langsung mengangkat telpon yang bernama My Husband**** terlihat di layar ponsel nya.
"Hallo sayang, kamu beneran ada di kantor Daddy Kan?"
"Iya Mas, emang kenapa?"
"Ya udah, aku sekarang lagi menuju kesana, telpon nya aku matiin dulu ya sayang"
tut.
Riyandi langsung mematikan telpon nya tanpa membei waktu Karin untuk berbicara dan bertanya untuk apa dia kemari.
"Siapa Rin?" Tanya Sony pada Karin yang menaikan bahunya seraya melihat ke layar ponsel.
"Mas Ri Dad, gak tau kenapa, tapi kata nya dia mau kesini"
"Hmm lihat aja ntar kalau Mas mu udah datang"
-
-
-
-
-
-
-
Kalau kalian suka jangan lupa tinggalkan like dan komentar nya ya, dan jangan lupa juga untuk selalu dukung author dalam setiap doa kalian, hahayy...
__ADS_1