Kesedihan Tak Berujung

Kesedihan Tak Berujung
Langsung bersiap siap mengajar lagi II


__ADS_3

skip


Waktu menunjukkan pukul 16.00 lamunan Joon seketika sirna setelah melihat jam dinding di depan mata nya. Kini Joon mengambil al-qur'an, iqra' bolpoin dan kunci rumah sebelum Joon berangkat mengajar.


Sebelum Joon di terima mengajar di pondok sebelum nya Joon mengajar di TPQ dan MD tak jauh dari rumah nya.


Anak anak di mulai dari usia 3 tahun sampai dengan kelas 1 SMA yang ia ajarkan memang Joon terkenal galak dan cuek nya.


Joon sering di sebut sebut "guru killer" itu lah panggilan kesayangan murid nya kepada diri nya. udah hampir 1 tahun Joon mengajar di TPQ dan DTA.


Siapa sih yang tak mengenal guru Joon guru yang paling di takutin se antero RW. 10 di jalan XXX tetapi Joon paling anti memukul anak anak.


Karena ia tahu sendiri bagaimana rasa nya di pukul oleh orang ia sayang. Bahkan anak anak seusia mereka takut dengan nya tetapi banyak juga anak murid nya yang suka bermanja manjaan dengan nya.


Terkadang sosok keibuan nya muncul begitu saja tetapi sering memanjakan mereka tak baik. Langsung saja Joon berangkat mengajar hanya 10 menit berjalan kaki menuju kelas dekat masjid.


Tak jauh tempat nya dan Joon sampai di tempat mengajar nya. Banyak siswa maupun siswa santri berebut untuk mendapatkan salam Dari Joon.


Langsung saja Joon segera mengajar sebelum mengajar marilah mebaca do'a radhitubillahirabba wabbil islami dina wabimmuhammadin nabbiyawarassulla rabizidni 'ilma warzukni fahma aamiinya rabbal alaaamiin.


Dan dari pojok sana langsung bilang salamman assalamualaikum warrahmatullahi wabbarakatuh. Ujar anak tersebut


lalu Joon menjawab wa'alaikum salam warrahmatullahi ta'ala wabbarakatuh. Joon menjawab salam.

__ADS_1


Langsung anak anak mengumpuli prestasi nya masing masing dan buku nya juga.


Lalu Joon memanggil salah satu anak tersebut untuk mengaji.


Medyna sapaan salah satu murid nya Joon Ia sekarang menginjak kelas 5 SD perawakkan nya kecil dan kurus. Tetapi ia sudah Juz 'amma si surat al- qari'ah.


Langsung medyna membacakkan surat tersebut dan menggunakan tartil yang indah dan enak di dengar. Al-Bukhari qari'ah mal qari'ah wamma adrakamal qari'ah.


Dan selanjutnya sampai 15 ayat. Langsung Joon membenarkan nya dengan menasehati Medyna bahwa panjang pendek nya harus sesuai.


Dan makhrajul huruf nya juga,,, tanda berhenti nya harus sesuai dengan berhenti nya di mana. Ujar Joon


Medyna kamu belajar lagi ya kali ini kamu lancar minus dulu


Dan langsung medyna menganggukan kepala nya.


Setelah itu Joon memanggil murid yang lain nya setelah medyna mundur. Nafis sini nak giliran kamu. Ujar joon dan Sambil melihat lihat prestasi nya Nafis.


Kamu sekarang di surat al - baqarah 1 - 5 ayat aja ya. Ujar Joon di karenakan kemarin nafis belum lancar panjang pendek nya gak karuan dan tanda berhenti nya gak di lihat dulu main berhenti saja.


Dan nafas nya masih tersengal sengal. audzubillah himinasyaithan nirrazhim bismillahirrahmanirrahim. alif laaam... miiim... dzalikal kitabularaybafihi hudan lil muttaqin aladzi nayukminunan bilghaibi wayukimunashalata wamimma razakna humyukinun...


sadaqallhuladzim...

__ADS_1


Alhamdulillahirabbilalaamiin bagus nafis kamu lebih meningkat di bandingkan kemarin yaudah ibu kasih L ya tandanya kamu lancar dan besok ke ayat berikut nya. Ujar Joon


Ya bu makasih. Ujar nafis


Maaf yaa readers Uwuku kalau ada yang salah penulisan latin ta'awudz dan surat surat dalam al - qura'an karena manusia tiada yang sempurna kesempurnaan hanya milik illahi rabbi allah S.W.T πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Mau tahu kisah selanjut nya antara guru killer dengan murid murid yg imut nan menggemaskan baca terus yaa novel ini dan jgn lupa meninggalkan jejak yaa biar author semangat juang 45


jgn lupa


likeπŸ‘πŸ»


comment✍🏻


vote😘


loveπŸ’—


dan tipsnya πŸ’Ά


thinkiyuu readersku paling uwu seantero jagad 😘😘😘


sampai jumpa di episode berikut nya

__ADS_1


__ADS_2