
Skip
Pemuda yang lahir di Kota C pada tanggal 17 maret 1991. Nam adalah pemuda berusia tahun ini menginjak 29 tahun. Pemuda yang sifat nya pendiam dan tak banyak omong.
Cerdas tapi agak sedikit bengal ketika ia masih bersekolah dulu. Anak yang sedari lahir mempunyai orang tua yang bermata pencaharian sebagai pedagang.
Pedagang atau penjual makanan di ibu kota yang lumayan jauh dari kota asal nya Nam.
sebenarnya Nam pernah mengenyam sebagai mahasiswa di ibu kota tetapi tidak di lanjutkan di karenakan masalah biaya.
Flash back on
.
.
.
Tetapi Nam tidak di besarkan secara langsung oleh kedua orang tua nya. tetapi kedua orang tua nya mempercayakan saudara kandung ibu nya atau yang di sebut tante nya.
Puluhan tahun Nam hanya di besarkan oleh adik orang tua nya. ketika suatu kejadian yang mengenaskan. dan orang tua nya mengetahui apa yang di lakukan adik nya tersebut.
Jadi Nam sekarang tidak di titipkan lagi oleh tante nya.
Kuliah Nam tak selesai tetapi Nam membantu kedua orang tua nya berjualan di ibu kota. keinginan Nam ingin Kuliah memang sudah di laksanakan tetapi tetap saja Nam masih bingung dengan biayanya.
__ADS_1
Sebulan sekali Nam pulang ke tanah kelahiran nya. dan Nam berusaha untuk melanjutkan kuliah nya di kota tanah kelahiran nya.
Tapi hanya beberapa semester saja Nam tidak sanggup untuk membiayai kuliah nya.
dulu ia kuliah di ibu kota mengambil jurusan kesenian tapi tidak di lanjutkan.
dan kini Nam mengambil jurusan Teknik informasi dan perhubungan. tetapi tetap saja hanya beberapa semester saja. tidak kuat dengan biaya harga kuliah per semester.
Nam sangat suka sekali dengan kesenian apalagi tentang pertunjukkan pertunjukkan dari kota ke kota lain.
Dari semenjak ia kuliah di jakarta ia sangat begitu menyukai teater yang amat terkenal di kota tanah kelahiran nya. begitu minat Nam menyukai teater.
Hingga terjun ke teater berkeliling kota untuk mengenali dan sekaligus membawa teater nya.
Nam sekarang memprioritaskan keluarga nya. ia tak mau keluarga nya sampai kelaparan.
Dan hingga kini Nam berjualan makanan. dari matahari sebelum terbit Nam sudah bergegas ke pasar untuk belanja dan menyiap kan bahan jualan nya yang akan di buat.
Dan jam 7 pagi sudah di mulai di goreng dan siap untuk di jajakan.
Pagi hingga malam hari entah siang atau malam hujan maupun panas Nam tak menghiraukan itu.
Ia hanya ingin membahagiakan kedua orang tua nya dan keluarga nya.
Sebelum nya Nam pernah bekerja di salah satu tempat pijat refleksi yang amat terkenal di Kota tanah kelahiran nya.
__ADS_1
Sebelum Nam mengenal Joon sebelum beberapa tahun yang lalu Nam memiliki kekasih bahkan satu pekerjaan dengan nya.
Entah kenapa hari demi hari bulan demi bulan Nam sudah mengetahui sifat asli dari kekasih nya ini.
Bahkan keluarga dari kekasih nya Nam tidak menyukai Nam.
Nam semakin gerah dengan sikap kelakuan nya. bahkan sikap kedua orang tua kekasih nya.
Bahkan kedua orang tua kekasih nya berpikiran buruk terhadap nya tetapi berbanding terbalik dengan sikap yang di omongin oleh kedua orang tua nya.
sebenar nya yang matrealistis itu kekasih nya bukan dirinya.
jangan lupa
like๐๐ป
commentโ๐ป
vote๐
tips nya๐ถ
dan love nya juga ๐
jangan lupa di click๐๐ป๐๐ป๐๐ป
__ADS_1