Kesedihan Tak Berujung

Kesedihan Tak Berujung
Bahas cinta bikin darting


__ADS_3

Kini usia Joon akan menginjak 24 tahun.


bahkan di kampung sudah tua kalau seusia nya belum menikah.


Dan seharus nya seusia nya sudah mempunyai anak.


Dan seharus nya seusia ayah nya sudah menimang nimang cucu.


Seharus nya dan seharus nya pikiran Joon sudah mulai liar akan tentang cinta dan menikah dua kata yang bikin kepalaku pecah itu lah teriakan Joon.


Bahas soal cinta kalau di gambar kan lewat puisi mungkin tahun depan baru bisa selesai.


Tapi kalau cinta di jadi satu dengan pekerjaan gak akan pernah nyambung.


Bagaikan pantun ini "Jaka sembung bawa golok". Ujar Joon


Hahahaha pasti tahu jawaban ini kan readers ku tentang pantun ini.🤣🤣🤣


maklum author nya lagi kekurangan bahan novel. kurang ngehalu tak ada inspirasi 🤣🤣🤣


~~


~~kembali lagi ke laptop


Pekerjaan Joon belum selesai karena pandemi belum selesai bahkan di tambah lagi PSBB.


Biasa nya Joon kalau tidak PSBB kekasih hati nya Joon selalu bersama nya.

__ADS_1


Bahkan menasihati nya karena Joon sangat susah sekali di bilangi nya bahkan egois dan sangat keras kepala.


Joon sekarang sudah menjadi kaum rebahan ketika pagi hari dan siang hari itu pun kalau tidak Ada kegiatan mencuci pakaian ataupun menyetrika.


Sore hari Joon mengajar less private mengaji dari habis ashar dan hanya istirahat shalat maghrib saja dan langsung mengajar lagi.



Author nya lagi gaje belum ada inspirasi🤣🤣🤣


Keesokan hari nya setelah libur panjang Joon jam 9 pagi ada rapart bersama dewan guru dan operator sekolah.


Rapart yang di adakan membahas tentang insentive class. seperti bimbel class tetapi hanya di beri waktu 1 hari 2 jam dan selama 12 hari harus menyelesaikan 2 tema pembelajaran.


Tetapi tidak membahas materi lebih ke soal soal dan Quis saja agar bisa mengejar target yang di inginkan sebelum P.A.T di selenggarakan.


Karena proses penilaian daring tidak bisa mengejar penilaian semester genap ini di karena kan wabah pandemik yang entah kapan rampung nya.


Dan isi rapart kedua adalah Joon tidak menjadi wali kelas untuk tahun ajaran baru yang tadi nya kelas VI sekarang kelas V.


Yang di mana isi anak anak nya ada beberapa murid yang anak yatim piatu tetapi nakal nya bikin guru guru lain kewalahan menghadapi tingkah Lakunya.


Sebut Saja Dewi penghancur segala nya. (maaf yaa halu dikit nama nya). Dia ini murid terbandel, termalas dan tahun kemarin pas dia masih kelas IV dia masih ngompol.


Dan sering ngompol di kelas bahkan di kamar nya sendiri padahal kamar nya bukan hanya dia sendiri tetapi ada teman teman satu pondok khusus akhwat.


Gak kebayang kalau Joon setiap hari bertemu dengan nya jangan kan untuk mengajari nya ketemu saja sudah malas lihat tingkah laku nya.

__ADS_1


Bagaimana yang pengurus pondok pesantren Umi dan abi yang menjadi ibu sambung pengurus pondok pesantren sekaligus yang mengurusi si Dewi penghancur segala nya itu.


Sedangkan Arif Bijaksana seharus nya ia sudah kelas 3 SMP entah kenapa dia masih menginjak bangku sekolah dasar bahkan tahun ajaran baru Arif Bijaksana ini naik ke kelas V.


Mau tahu kisah selanjut nya dan Joon memperkenalkan kan satu satu murid nya yang baru dan bagaimana suasana baru dan pertama kali nya mengajar kelas V.


Jangan lupa baca episode selanjut nya ya


jangan lupa


like👍🏻


comment✍🏻


love💗


vote😘


dan tips nya yaa💶


Jangan lupa di pencet biar Authornya semangat ngelanjutin novel nya thinkiyu semuanya😘😘😘


 


 


 

__ADS_1


![](contribute/fiction/646748/markdown/8796766/1591190737244.jpg)


 


__ADS_2