Kesedihan Tak Berujung

Kesedihan Tak Berujung
di restuin?


__ADS_3

Skip


1 bulan kemudian Nam pulang kembali ke tanah ke lahiran nya sekaligus meminta restu untuk serius dan melangkah ke jenjang pernikahan bersama Joon.


Tepat di hari minggu Nam ingin bertemu dengan Joon sekaligus bertemu dengan orang tua nya Joon.


"Assalamu'alaikum permisi". Nam mengetuk pintu rumah Joon dan mengucap salam


"Wa'alaikum salam". Joon menjawab salam Nam


"eh mas Nam datang silahkan masuk". Joon mempersilahkan Nam untuk duduk".


"oh ya baik lah." Nam membalas jawab Joon


"oh ya de ini ada oleh oleh maaf ya mas bisa ngasih ini". Nam tertunduk lemas dan memberikan makanan tersebut


"eh mas gak usah repot repot." Joon menjawab nya dengan senang.


"gak papa atuh cuman ini saja". Nam tersenyum.


(tiba tiba ayah Joon datang dan menghampiri)


"eh ada nak Nam, oh ya Joon ambil kan minum dan makanan." ayah Joon tersenyum


"tidak usah pak tidak usah repot repot". jawab Nam dengan sopan.


"tidak apa apa cuman sekedar air mineral dan makanan ringan saja." ayah Joon berkata


skip


(joon menyuguhkan makanan)

__ADS_1


"silahkan mas icip-icip maaf cuman ini yang ada." Joon menyuguhkan makanan kepada Nam.


skip


(sudah di makan)


ketika makanan sudah selesai Nam dan Joon berbincang berbincang masalah ke seriusan Nam dengan Joon.


"oh ya mas gimana, mas udah siap ngomong hal serius sama ayahku". Joon bertanya kepada Nam.


"Ya de kamu duluan bicara sama ayahmu". Nam menjawab pertanyaan Joon.


(Joon berbisik bisik dengan ayahanda nya)


"pah pah Nam mau ngomong serius sama papah sebentar aja" pinta Joon kepada ayahandanya


"oh ya nak sebentar" jawab Ayahanda Joon.


"ya pak saya ke sini ada hal serius yang saya ingin utarakan kepada bapak." pinta Nam


"haduh gimana ya takut gak di restuin". gumam Nam.


"cepat sekali nak apa kamu yakin dengan apa yang kamu sampaikan kepada saya." jawaban Dari Nam daru ayahanda Joon


"ya pak saya serius sama anak bapa saya gak mau lama lama pak tapi ini saya mau tunangan dulu 1 atau 2 tahun lagi baru saya ingin menikah dengan anak bapak." Menjawab dengan mantap (Nam)


"ya silahkan nak papah setuju tapi sebelum nya kalau ingin bertunangan dengan anak bapak kabarin dulu minimal 1 minggu sebelum nya. Jawab dari ayahanda Joon


"ya siap pak saya mau ngiket anak bapak masalah nikah nanti kita bicarakan." pinta Nam


"ya pah bisa kota bicarakan lagi masalah acara pernikahan dan tanggal nya. sambung Joon

__ADS_1


"gimana pah apa papah setuju".harap harap cemas dari Joon.


"ya anakku sayang papah setuju." Jawaban ayahanda."


"ya paling pak antara dua pilihan tanggal tunangan pak yaitu setelah iedul adha atau setelah tahun baru islam" pinta Nam


"saya juga butuh waktu untuk mempersiapkan dana nya pak". Nam tersenyum gembira.


"oke nak di kabarin lagi." jawab ayahanda Joon lebih mantap lagi


"alhamdulillah." Joon dan Nam menjawab dengan serentak.


"kalian ini pasangang serasi." ayahanda Joon terkekeh pelan.


(Joon dan Nam tersipu malu tatkala ayahanda Joon menggoda mereka berdua)


Nam dan Joon keluar dan berunding kembali dan ada kelegaan hati di dalam diri mereka berdua


jgn lupa like👍🏻


comment✍🏻


love💗


poin nya 💶


dan koinnya💶


thinkiyuu beibeh


😎😎😎

__ADS_1


__ADS_2