KETIKA CINTA MEMBUAT ORANG JADI BODOH

KETIKA CINTA MEMBUAT ORANG JADI BODOH
Diam-diam dia juga suka


__ADS_3

"Astaga lucu bener, barusan wajah mereka, kek ngeliat hantu aja pas ngeliat gua" sesudah Raka berlalu dari tempat Melia dan Rara tadi, dia gak berhentik-hentinya ketawa ngakak saat mengingat wajah-wajah kaget Melia, yang menurut Raka sangat lucu dan menggemaskan menurunnya.


"Jadi benar tu cewek suka gua ternyata, sempat-sempatnya lagi tu cewek omongin gua romantis haha" batin Raka sambil ketawa kok bisa dia di bilang romantis


saat Raka mendengar suara azan Zuhur sudah terdengar dia pun memutuskan untuk sholat dulu ke mushola, walaupun dia terkenal nakal tapi dia tidak pernah meninggalkan sholat, karena menurut dia sholat itu adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan.


Sesampainya Raka di mushola dia langsung diserbu banyak pertanyaan dari Riki dan Denis


"Lu darimana aja Ka" tanya Denis penasaran


"habis dari belakang lab gua"


"eh kok lu gak ngajak ngajak sih, kalo lu mau bolos, gua kan gak suka juga tu belajar matematika" sahut Riki agak kesel, karena Raka tidak mengajak dirinya untuk ikut bolos juga


"iya tadi gua ngantuk banget, jadi pilih tiduran aja di belakang lab, dikelas juga berisik bener tadi"


"iya tapi ajak kami juga lah ka" sahut Riki kesel


"udah-udah kita sholat dulu" mereka semua pun melaksanakan sholat bersamaan.


Dan mereka semua pun masuk kelas kembali melanjutkan pelajaran mereka yang masih tertinggal tadi. Bel tanda pulang sekolah sudah berbunyi dengan nyaringnya, semua anak-anak bersiap-siap untuk pulang, begitupun dengan Melia dan teman-temannya. Mereka pun keluar kelas bersama-sama.

__ADS_1


"eh gua duluan ya, udah di jemput soalnya" ucap Rara kepada teman-temannya


"iya Ra hati-hati" ucap mereka


"Mel gua juga duluan ya, yok La" ucap Rahmi sambil mengajak Ela pulang bareng dia, karena arah mereka searah


"iya Mi"


"gua juga harus kedepan ni, keknya juga udah ditungguin sama adex" sambil melangkah keluar dari gerbang sekolahnya.


sesampainya di gerbang depan sekolah adex Melia sudah menunggu dari tadi.


"lama bener lu" sahut adex Melia yang bernama Aris


Sedangkan Raka dan teman-temannya baru keluar dari gerbang sekolah dengan motor mereka masing-masing.


Raka tidak sengaja melihat Melia yang pulang bareng cowok, karena dia penasaran itu cowok siapanya Melia, dia pun akhirnya memilih mengikuti Melia dari arah yang aman


"itu cowok siapanya dia ya" batin dia bertanya-tanya


"gua ikutin aja, mungkin itu gebetannya"

__ADS_1


Raka pun terus mengikuti Melia sampai Melia sampai kerumahnya, dan dia juga melihat cowok itu masuk kerumah, dan dia langsung tersenyum karena dugaannya salah.


"ternyata itu saudaranya" Raka pun memilih untuk langsung pulang kerumahnya.


Malam pun sudah tiba, Melia sedang melihat-lihat foto yang dia ambil di laut waktu itu. Dia pun iseng-iseng membuat status di WhatsApp dengan kata-kata dibawah foto yang dia ambil dilaut kemaren dan memperlihatkan dia yang sedang berdiri membelakangi kamera



"Jan tanya saya dimana😩


Saya tersesat dihati dia🤧


Sesudah dia merasa cocok dengan kata-katanya dia pun langsung memposting fotonya.


Dan orang pertama yang melihat statusnya adalah Raka, dia pun gak percaya kalo Raka bener-bener ngesave nomornya.


"gua gak percaya kalo Raka ngesave nomor gua" sambil senyum-senyum sendiri


Di tempat Raka, dia sedang bermain WhatsApp dan sedang ngechat teman-teman tapi tidak sengaja dia melihat status Melia di WhatsApp. Dia pun melihat foto yang Melia post dan dia ketawa sendiri melihat kata-kata yang Melia buat di statusnya, yang menurutnya agak lucu.


Dia pun memilih untuk menyimpan foto tersebut di album fotonya.

__ADS_1


note, foto yang diam-diam Raka ambil



__ADS_2