Ketos Is MyHusband

Ketos Is MyHusband
Loe yang berkhianat (Zea&Raka)


__ADS_3

Zea melangkah masuk ke kamar dia mengedarkan pandangan dan tepat melihat Alsad yang msih duduk di sofa dan masih sibuk dengan leptop dan kertas kertas yang entah kertas apa itu.


''Em kak blum beres?" Tanya Zea pelan


"Belum,kenapa? " Jawab Alsad tanpa menoleh dan masih sibuk dengan pekerjaan nya


"Anisa tu suka ya sama Kaka?"


"Mungkin,kenapa emang?Cemburu loe"


"Dihh pede gila loe,karna apa juga gue harus cemburu?"


"Karna gue tampan dan gue idola semua wanita''


"Dihh"Zea melongo dengan jawaban Alsad yang menurut nya aneh karna baru saja lelaki itu mengucapkan nya dengan santai dan pede


"Kalo si Anisa marah liat gue berangkat sama loe gimna kak?"


"Loe takut sama dia?''


"Nggak lah males aja ribut sama kuyang"


"Terus kenapa?0"


"Gue cape di ajak ribut mulu sama dia"


"Tinggal bilang loe istri gue gampang kan!"


"Iss bukan gitu juga kali konsep nya"


"Nanti gue yang urus kalo dia ganggu loe lagi"


"Kak kenapa kita gak cerai aja,kan kita gak saling suka tuh ngapain gtu lanjutin pernikahan konyol ini?"


"Loe mau cerai sama gue ?"santai Alsad


Zea hanya menggangguk saja karna saat ini Alsad sedang memandang nya dengan tatapan yang sulit di artikan


"Loe siap di rebus sama Mommy loe ,gue denger denger Mommy loe kalo marah gak pandang bulu "Ucap Alsad dengan nada yang santai


Zea melotot dan meneguk salivanya lalu terduduk di lantai dengan lemas


"Gue lupa kalo emak gue titisan macan ,Huaaaaaaaaaaa"


Esok harinya Zea dan Alsad sudah terbangun dan sudah siap siap untuk ke sekolah


Mobil mereka sampai di parkiran bertepatan dengan mobil Deva dan Albi yang mengendarai motor sport nya


Alsad keluar lebih dulu sebelum kedua teman nya menghampirinya ,Alsad yang menatap Zea dan Zea mengangguk menandakan dia mengerti yang di maksud Alsad.Alsad akan turun duluan dan membawa kedua teman nya menjauh dari parkiran baru setelah itu Zea keluar.


Setelah Zea keluar dengan hati2 dia menuju kelas namun sayang nya dia di tabrak oleh Anisa dengan sengaja dan hampir terjungkal ke lantai tapi saat itu juga ada tangan kekar yang menahan tubuh nya.Mereka saling tatap dan suara Anisa membuat lamunan mereka tersadar.


"Sory ya gue sengaja "dengan tersenyum sinis

__ADS_1


"Pergi loe males ribut"


"Ini juga mau pergi,tapi gue peringatin loe jangan pernah deketin Alsad"


"Apa urusan nya sama loe?Terserah gue dong!"


"Loe..


"Berhenti apaan sih loe"Ucap Raka


Tanpa sepatah kata pun Anisa pergi dengan menatap tajam Zea,dan Zea pun melangkaah kan kaki nya untuk pergi namun Raka menahan tangan Zea.


"Zeze"Ucap Raka tanpa melepaskan tangan nya yang memegan tangan Zea dan Zea menepis tangan Raka dan menatap Raka dengan tajam


"Jangan pernah panggil gue Zeze lagi!"


"Tapi kenapa aku udah terbiasa manggil kamu Zeze dan kamu pun senang di panggil Zeze"


"Tapi itu dulu dan gue gak suka loe panggil gue dengan sebutan Zeze lagi,mulai sekarang nanti dan seterus nya berhenti panggil gue Zeze dan menjauh dari gue! "


"Gue gak mau dan gue gak bisa"


"Kenapa gak bisa?dulu malah loe hianatin gue"Ucap Zea sinis


"Gue hilap Zee"


"Hilap loe bilang? haha"


"Alsad itu ketua osis kan,ada hubungan apa loe sama dia?"


"Zee maafin gue,kasih gue kesempatan gue janji gak akan kaya gitu lagi"


"Basi" Zea pergi meninggalkan Raka dan seakan akan tuli saat Raka terus memanggil namanya.


''Sial banget sih masih pagi juga ngerusak mood bangett'' gerutu Zea sambil melangkah ke arah kelas dan tiba tiba.


Byurrrr


Air tumpah tepat di atas kepala nya dan posisi nya dia di pinggir lapang dan sepertinya orang yang di lantai atas yang menyiramkan air pada nya.


''Hah sial siapa yang nyiram gue ?'' teriak Zea namun saat dia melihat ke atas tidak ada siapa pun


Kini badan nya pun basah kuyup tanpa tersisa karna airnya cukup banyak dan seragam nya basah mengekpos badan nya sedikit menerawang hingga hampir terlihat dalaman yang di pakai Zea.Raka yang melihat itu langsung berlari menuju Zea namun langkah nya berhenti karna ada seorang lelaki yang memakaikan almamater osis nya untuk menutup bagian tubuh Zea yg terlihat dan semua siswa yang menyaksikan hal romantis itu berteriak histeris dan menyebut nama Alsad.


''Loe gapapa?''


''Kak alsad'' Ucap Zea gugup


''Ayo ke uks''Ucap Alsad menuntun Zea ke uks


Sementara Raka yang menyaksikan itu hanya diam dengan tatapan yang tidak bisa di artikan


''Alsad ketua osis itu apa dia ada hubungan dengan Zea"batin Raka dan melangkah pergi dari sana.

__ADS_1


''Loe disini dulu keringin badan loe!''


''Gue ke koprasi ngambil seragam buat loe''


''Kak ''


''Kenapa? ''


'' Makasih''


''Hemm '' Alsad hanya berdehem dengan senyuman tipis nya


Deg


''Gila gila dia senyum '' batin Zea


''kok keliatan banget tampan,Ya Tuhan laki gue kok ganteng banget''


''Iss Zea loe jangan gila masa loe mulai tertarik sama es batu berjalan '' batin Zea berteriak sambil memukul kepala nya


''Kenapa mukul mukul kepala?'' Alsad bingung


''Sakit loe?''


''Nggak kak tadi ada nyamuk''


''Oh gitu? nih seragam loe cepet ganti dan masuk kelas jangan telat !'' Ucap Alsad dingin dan melangkah pergi untuk melanjutkan patroli dan dia akan mencari tau siapa yang nyiram Zea


''Kan baru juga gue puji eh dah kembali ke mode es batu nya ''


Di tempat lain seorang perempuan memaki teman nya karna gagal bikin Zea malu di depan umum malah kesan nya romantis karna Alsad nolongin dia.


''Kenapa kalian gak becus sih''


''Sorry Nis gue kira gak ada Kak Alsad disana ''


''Harus nya loe liat liat dulu ,klo sampe Alsad liat loe tadi gimana''


''Ya maaf''


''Yaudah ayo ke kelas takut ada yang curiga''


Mereka pergi dari tempat itu tapi mereka gak sadar bahwa ada anggota osis yang menguping ucapan mereka dan dia pergi dari sana.


''Lapor Pak ketos''


''Yang ngerjain si Zea ternyata si Anisa musuh bebuyutan nya si Zea ''


''Oke thank''


''Mau loe apain tu mak lampir''


''Biar aja dulu ,nanti kalo dia bikin ulah lagi gue bakal hukum double sekarang loe catat aja !''

__ADS_1


''Woke''


__ADS_2