
Semua orang sudah berkumpul di depan igd dengan wajah panik dan gelisah karna dokter baru saja masuk,kedua orang tua alsad belum datang karna saat di acara sekolah mereka pulang duluan.
''al gue sama yang lain kembali ke sekolah untuk membereskan kekacauan di sana,nanti kita cari tau tragedi itu karna di sengaja atau murni kecelakaan '' ucap sandi,kini tinggal kedua sahabat alsad dan kedua sahabat zea
Terlihat dari kejauhan seorang lelaki paruh baya dan 2 wanita paruh baya yang sedang tergesa2 menghampiri mereka dengan raut wajah yang panik
''al bagaimana zea?''tanya tika
''apa yang sebenernya terjadi al?'' timpal denisa
Alsad menunduk mendapatkan rentetan pertanyaan dari mertua dan orang tua nya lalu dia menceritakan semua kejadian yang berawal mereka cekcok hingga akhir nya zea menolongnya dan mengungkapkan perasaan nya pada alsad.mereka menitihkan air mata dan tentunya merasa sangat kecewa pada alsad dengan sikap nya terhadap zea.
Buggg
Tiba tiba pukulan keras mendarat di pipi alsad,tanpa melawan dan tanpa menghindar alsad menerima semua itu
''apa yang sudah kau lakukan pada menantuku alsad tanuwidjaya '' teriak dimas dengan penuh emosi
''aku tidak pernah mengajarkan mu untuk bersikap pecundang,jika kau memang tidak bisa menerima pernikahan ini dan kau tidak bisa bertanggung jawab dengan istrimu maka aku akan mengurus perceraian kalian setelah zea sembuh '' ucap dimas dengan raut wajah yang kecewa terhadap anak nya
''ayah jangan aku mohon jangan pisahkan kami,aku memang salah aku janji akan memperbaiki semuanya,aku akan menjaga istriku'' pinta alsad
''sudah sudah yah kita tunggu dokter gimana kabar zea'' ucap denisa sementara tika hanya duduk dengan wajah yang sudah di penuhi air mata dia tidak menyangka akan terjadi sesuatu pada anak perempuan nya
''al'' lirih deva dengan tatapan menuntut jawaban bukan hanya deva tapi albi dan kedua sahabat zea
''nanti gue akan jelaskan semuanya pada kalian,tapi gue mohon jaga rahasia ini '' ucap alsad menunduk
''jadi kalian beneran udah nikah '' tanya denada pelan dan hanya di jawab anggukan oleh alsad
Dokter dera pun keluar dengan wajah lesu dan tatapan yang sulit diartikan
''der gimana keadaan anaku?'' tanya tika
''dok kenapa diam aja gimana keadaan istriku,ayo jawab '' tegas alsad
''sabar al'' denisa mengusap pelan punggung alsad
Dokter dera yang tak lain adik dari tika dia menghembuskan napas pelan sebelum mengungkapkan keadaan zea lalu dia menunduk menitihkan air mata.
''maafkan aku kak,ponakan ku sempat kritis karna benturan yang hebat dan saat ini dia koma.aku gak bisa pastikan kapan dia bisa bangun hanya keajaaiban tuhan yang bisa menjawab nya'' ucap dokter dera lirih
Duarrr bagaikan tersambar petir semua orang yang mendengar perkataan dokter dera langsung terkulai lemas begitupun tika dia langsung tak sadarkan diri,kedua sahabat zea histeris menangis sementara alsad tersenyum getir mendapatkan kenyataan yang sangat pahit,lalu dia terduduk dan menangis baru kali ini dia menangis.dia bangkit dan memukul tembok dengan tangan hingga ngengeluarkan darah
Bugh
__ADS_1
Bugh
''zee maafin gue hiks hiks ''
''al sudah jangan nyakitin diri kamu sendiri bunda gak bisa liat kamu kaya gini''
''al bodoh bun,al nyakitin istri al sendiri''
''sudah jangan nyalahin diri kamu sendiri''
''tapi al yang salah bun gak bisa jaga istri al ''
''udah bro ini kecelakaan bukan salah loe'' ucap albi
''kalian boleh melihat zea tapi jangan ramai2 ya,gantian aja '' ucap dokter dera
''mau siapa dulu?al kamu dulu?''
''nggak bun aku akhir aja,kalian dulu aja ''jawab alsad
Kedua orng tua alsad dan kedua sahabat zea sudah masuk untuk melihat keadaan zea sementara tika masih belum sadarkan diri dan kedua sahabat alsad tidak ikut masuk karna mereka belum terlalu dekat dengan zea.kini giliran alsad yang masuk untuk melihat zea
Ceklek
Tit tit tit tit tit
alsad menggenggam tangan zea dengan lembut ''zee maafin gue,gue bodoh zee gak pernah denger penjelasan loe,gue gak bisa jaga loe''
''makasih loe udah rela berkorban demi nyawa gue,ayo bangun zee!kita mulai dari awal lagi'' ucap alsad dengan terisak
Seminggu 2 minggu telah berlalu namun zea belum juga sadar masa liburan sekolah nya dia habiskan dengan tertidur nyenyak begitupun alsad,dia begitu enggang meninggalkan istrinya bahkan dia sering begadang berharap zea segera sadar penampilanya acak2an rasa penyesalan yang mendalam terus saja menghantuinya.dia sudah berjanji tidak akan memaafkan dirinya sendiri jika sesuatu yang lebih buruk terjadi pada zea,bahkan dia bersusah payah membujuk meminta maaf pada sang ayah agar kelak mereka tidak di pisahkan rasa cinta yang kini tumbuh dan baru dia sadari tapi sayang nya dia telat menyadari sampai2 istrinya harus berkorban terlebih dahulu hanya untuk membuat perasaan nya itu terbuka.
''zee sampe kapan loe nutup mata gini,gue rindu ketengilan loe zee''
Ceklek
''al ayo makan dulu'' ucap tika
''iya mom nanti saja''
''jangan seperti itu al,nanti kamu sakit ''
''sudah al jangan menyiksa diri kamu jangan buat pengorbanan anak kesayangan dady ini sia2'' ucap andre dia sudah pulang 3 hari setelah zea di kabarkan kecelakaan
''ayo istirahat biar mom sama dady yang jaga zea '' ucap tika dan hanya di balas anggukan kepala oleh alsad
__ADS_1
hari pun sudah menjelang sore alsad berjalan ketaman untuk menenangkan hati dan pikiran nya tiba2 seseorang menepuk bahunya.
''bagaimana keadaan zea'' tanya albi
''masih sama bi ''jawab alsad lesu
''sabar bro ''
''gue bener2 nyesel,gue udah nyakitin dia tapi dia rela korbanin dirinya buat gue ''
''cinta zea besar buat loe al''
''iya,tapi gue telat menyadari itu semua ''
''gimana perasaan loe sama zea?''
''gue sayang sama zea gue mulai cinta sama dia''
''yakin itu cinta bukan karna rasa hutang nyawa?''
''maksud loe''tanya alsad dengan tatapan tajam nya
''jawab aja ''
''iya gue cinta sama dia '' tegas alsad
''baguss tapi gimana kalo dia kembali?''
''dia?'' tanya alsad bingung
''asesilia''
''sesill?''
''iya sesil ,gimana kalo dia kembali apa yang akan loe lakuin?''
Asesilia ayunia salsabila dia adalah sahabat kecil dan cinta pertama alsad,perempuan cantik,lembut itu melanjutkan sekolah nya di italia semenjak kenal 1 smp.alsad begitu mengagumi dan menyukai nya sejak kecil hanya saja sesil selalu menolak nya dengan alasan dia tidak mau merusak persahabatan mereka,alsad selalu menunggunya pulang hingga saat ini sudah hampir 5 tahun sahabat kecil nya itu tidak ada kabar sama sekali.
''gue bahkan gak tau dia masih ingat gue atau nggak ''
''perasaan loe sama dia gimana,dia sabahat kecil loe bahkan cinta pertama loe?''
''itu hanya cinta monyet''
''jadii'' albi kembali bertanya dan membuat alsad meliriknya dan tersenyum
__ADS_1
''gue gak akan ulangi kesalahan yang ke 2 kalinya,perasaan gue udah hilang semenjak dia pergi dan gak pernah memberi kabar bahkan hanya 10detik saja
''baguss bro perjuangkan cinta sah loe,gue yakin zea akan bangun dan memulai hidup baru nya bareng loe''ucap albi mengusap punggung alsad dengan senyuman tulus nya memberi semangat pada sahabat kecil nya,albi adalah sahabat kecil alsad bersama asesilia sedangkan deva mereka kenal di kelas 1 smp hingga deva hanya tau asesilia lewat cerita saja dan belum pernah melihat nya langsung kecuali di sebuah poto saja.