Ketos Is MyHusband

Ketos Is MyHusband
Bab 12


__ADS_3

Mereka sudah sampai di sebuah pantai yang indah ,pemandangan di sore hari yang begitu sungguh menakjubkan.membuat 3 pasangan remaja itu berlarian kesana kemari dengan tawa,membuat orang yang melihat nya terlihat kagum dan ada juga yang iri melihat kebahagiaan mereka.


''Hufff seneng banget''ucap Zea dengan tawa di bibir nya


''Bahagia banget kaya nya?''tanya Alsad


''Iya dong''


Sementara di ujung sana ada Deva dan Denada sedang berdebat kedua nya saling menatap tajam,tidak ada yang mau mengalah.


''Kak basahh ihh''Denada menatap tajam Deva


''Gue bilang tadi sory''Deva tak kalah tajam menatap Denada


''Masa minta maaf tapi sambil melotot?''


''Gue gak melotot''


''Itu buktinya apa melotot''


''Nggak juga ''


''Ih ngeselin banget sih hah!''teriak Denada


''Loe juga mengeselin''Deva tak kalah kencang teriak


Lalu di ujung pantai sana ada sepasang remaja uang sedang pendekatan ,mereka duduk anteng menatap hamparan laut yang indah tidak seperti ke 4 sahabat nya yang berarian kesana kemari ada yang berantem.


''Indah banget ya sunset nya ?''ucap Cika tanpa mengalihkan pandangan nya dari pandangan yang sangat indah


''Iya indah banget ,andai jalan hidup ku seindah alam ini''tanpa sadar Albi mencurahkan kekesalan di hatinya,bohong bila selama ini Albi bisa ikhlas menghadapi semuanya masih ada dendam mendalam untuk sang ayah yang pergi begitu saja meninggalkan nya dan Ibunya hingga Ibunya mengalami depresi yang mendalam.


''Apa Kakak gak mau cerita ?''


''Gue malu Cik''


''Malu kenapa ?''


''Gue takut loe dan yang lain malah ilfiel dan menjauh dari gue''


''Kok overthinking sih gapapa cerita aja,tiap manusia punya masalah nya masing masing,mungkin dengan cara Kakak cerita itu bisa bikin beban nya berkurang ''ucap Cika bijak

__ADS_1


''Hidup gue ancur semenjak Ayah selingkuhin Ibu dan pergi sama selingkuhan nya,dan sekarang Ibu depresi dan selalu mengamuk berharap Ayah kembali''Albi menghela nafas berat


''Ini yang bikin Kakak minder ?''tanya Cika dan di balas anggukan kepala oleh Albi


''Kakak gak usah minder gapapa tiap manusia punya jalan cerita nya masing masing ''


''Thank ya ''


''Untuk ?''


''Untuk karna loe gak ilfile sama gue''Albi tersenyum miris


''Kak jangan bebanin pikiran Kakak dengan hal yang belum tentu terjadi,Sekarang Kakak fokus untuk masa depan Kakak dan kesembuhan Ibunya Kakak ''ucap Cika lembut


''Gue suka sama loe Cik!''


Deg


Kata kata itu datang lagi ntah apa maksud dari ucapan Albi''Maksudnya?''


''Apa loe udah terima tentang keadaan keluarga gue?''


''Iya''ucap Cika bingung dengan jantung yang deg degan


''Gu gue''


''Terima aja lahh''ucap Denada tiba tiba membuat kedua nya terlonjak kaget dan ternyata ke 4 sahabat nya berada di belakang mereka yang ntah dari kapan mereka disana.


''Kalian sejak kapan disini?''pekik Cika


''Dari Albi cerita masalah keluarganya''ucap Deva mendelik membuat Albi menundukan kepala nya karna dia takut jika sahabat nya menjauh darinya


''Loe kenapa nunduk,come on Bi kita gak permasalahin latar belakang kehidupan loe tapi kita permasalahin kenapa loe gak cerita kita ini sahabat ,Ayolahh jangan merasa hidup loe sendiri disini''cecar Deva


Albi menatap wajah sahabat nya satu persatu lalu tersenyum yang selama ini dia sembunyikan''Thankk kalian udah mau nerima gue ,thank Al loe tetap jadi sahabat gue yang gak pernah berubah ''


''Udah deh ucapan terima kasih nya simpan dulu,noh cewe tanya dulu jawaban nya apa ''Ucap Zea terkekeh


''Cik?''tanya Albi lembut


''Gue mau Kak nerima cinta loe !''

__ADS_1


''Woaahhhhh couple baru nihhh''teriak Deva hebohh dan di timpali gelak tawa yang lain nya.


Drtt drttt


''Siapa yang nelpon ?''tanyaa Zea ,kini mereka ber 6 sedang makan di sebuah restoran


''Bunda ,bentar yah ''Alsad mengangkat telpon dari Bunda nya hingga membuat raut wajah Alsad berubah ntah apa yang di bicarakan mereka


''Kenapa?''tanya Zea yang melihat raut wajah Alsad berubah drastis


''Dia ada di rumah ''ucap nya Lemas


''Dia ?''tanya Zea yang tak mengerti maksud Alsad


''Sesilia!''bukan Alsad yang menjawab tapi Albi


''Terus gimana ?''tanya Zea sedikit khawatir


''Kita pulang dan kita lakukan yang pernah kita rundingkan bersama Ayah dan Bunda ''


''Tungu tunggu Sesilia siapa sihh?''tanya Cika dan di balas anggukan ole Denada


''Nanti kita cerita sama loe berdua!''ucap Albi


''Mending kalian pulang dulu selesaikan masalah sama cewek itu biar nanti tak jadi bumerang buat hubungan kalian !'' titah Deva


''Baiklah kita duluan ''ucap Alsad dan di balas anggukan oleh yang lainya sedangkan Zea hanya terdiam ada rasa khawatir dan takut dalam dirinya


''Kamu jangan khawatir yah ,ini maslah gampang ''ucap Alsad menenangkan hati Zea


''Gimana jika dia tidak terima dan nyuruh kamu ninggalin aku?''


''Hey ngomong apa sih ,ya aku tak akan pernah ninggalin kamu!Kamu itu istriku bukan pacarku tak mungkin segampang itu aku ninggalin kamu ''


''Tapi dia nanti tau nya aku hanya tunangan mu bukan istrimu !''


''Apa kamu minta aku publik hubungan kita ?''


''Is ngaco''Zea memanyunkan bibir nya dan membuat Alsad gemas,tak terasa perjalanan telah berakhir ,mobil mereka telah sampai di halaman luas rumah orang tua Alsad,mereka masih tinggal bersama orang tua Alsad karna niat nya setelah selesai sekolah maka mereka akan pindah rumah kerumah mereka yang sudah di siapkan orang tua Alsad .


''Asalamuallaikum''ucap Alsad dan Zea

__ADS_1


''Waalaikumsalam ''jawab orang orang rumah


__ADS_2