
Sepulang nya dari sekolah Zea langsung merebahkan badan nya di sofa,dia menatap langit2 kamar dengan perasaan yang campur aduk.
Dia memikirkan kembali pernikahan yang menurut nya aneh tapi di dalam lubuk hati terdalam dia tidak rela jika suatu saat nanti mereka berpisah,ntah apa yang dia pikirkan mungkin dia sudah mulai jatuh hati pada lelaki musuh bebuyutan nya itu tapi kenapa dia sedikit luluh dengan sikap dan perhatian kecil nya.
Huufffft
Helaan nafas terdengar dari mulut zea dia tidak bisa tenang entah kenapa hingga suara getaran hp nya terdengar menandakan ada pesan masuk di grup khusus zea dan sahabat nya .
Ting
"Bosen gak sih kelean " Cika
"Banget kali" Denada
"Gaskuy"Cika
"Kemana kale maen gas gas aja ?" Denada
"Gas lpj kale " Zea
"Ke toko cake yang viral boleh tuh katanya per kue an per bobaan dan juga makanan kaya cake banyak tuh dan tempat nya kaya cafe gtu bisa buat nongkrong " Denada
"Viral dimana "Zea
"Seluruh semesta alam heheh "Denada
"Ngelucu loe, jam berapa ?" Zea
"Tapi yakin enak ?"Cika
"Yakin dah gue"
"Kalo gak enak gue tampol pala lo"Cika
"Buset dah kaga gitu juga konsep nya malihh"Denada
"Kuy lah debat mulu kapan otw nya"Zea
"Satu jam an lagi kita ketemu di tempat atau di jemput nih"Cika
"Ketemu di tempat aja lah sherlok "Zea
"Woke"Cika
"Gas"Denada
Zea langsung berdiri dan masuk kedalam kamar mandi untuk bersih bersih
"Untung aja mereka gak maksa mau jemput gue, biasa nya mereka maksa gtu hihi " monolog nya sendiri
"Tapi mobil gue di rumah Mommy ah knapa juga gue gak bawa yah,udahlah pake taksi aja" lanjut nya
Setelah selesai dengan ritual mandinya Zea keluar dengan hanya memakai jubah mandinya saja,Dia celingak celinguk seperti mencari sesuatu dan mengerutkan dahinya ketika melihat kamar yang masih kosong dan sepi padahal jam pulang sekolah sudah bubar dari 1 jam yang lalu.
"Kak Alsad kemana yak " tanya nya sendiri
"Belum pulang atau ada keperluan lain,kok gak ngabarin"
"Iss Zea loe ngapain ngarepin dia ngabarin loe " Gumam nya sambil cekikikan
__ADS_1
Setelah dandan dengan rapi dan sedikit polesan make up membuat kecantikan nya bertambah ,Dia menggunakan dres rajut berwarna merah marun ,sepatu kets putih dan tas selendang senada dengan sepatu nya membuat nya makin terlihat mempesona.
"Dah siap lets goo"
Sesampai nya di tujuan dia turun dari taksi terlihat mobil sahabat nya sudah datang dia melangkah kedalam akan tetapi langkah nya terhenti saat dia membaca nama toko tersebut "AL BAKERY"
"Namanya bagus simple juga " lalu dia melanjutkan langkah nya masuk kedalam untuk menemui sahabat nya
"Gaesss''
Ucapan nya terhenti kala dia melihat lelaki yang sudah beberapa hari ini selalu mengganggu nya sedang ngobrol asik dengan kedua sahabat nya,dan Cika menyadari kedatangan Zea
"Zee woyy come on sebelah sini" teriak Cika sambil melambaikan tangan nya dan terpaksa Zea melangkah dengan malas karna melihat ada raka disana
"Sorry gue telat ya" ucap nya santai
"Gapapa kali kita baru dateng kok" Sahut Denada
"Loe ngapain disini " tanya Zea dengan ketus pada Raka
"Gue lagi beli kue kesukaan Mama kebetulan ketemu mereka " jawab Raka
"Ohh"ucap Zea
"Kalian mau pesan apa nih ,wih cake nya banyak variasi nya boba nya pun bikin ngiler bngett" ucap Denada antusias
"Coba liat " ucap Zea sambil mengambil daftar menu yang ada di tangan Denada,sementara Denada mendengus kesal karna Zea mengambil begitu saja daftar menu tanpa menunggu dia memesan terlebih dahulu.
"Wihh enak enak banget kaya nya,semua deh gue mau boba nya juga satu satu atau dua dua juga boleh,kita makan nya barengan gak usah pesan lagi jadi kita cobain semua " ucap Zea
"Boleh tuh gue yang teraktir perdana kita pertama kesini"jawab Cika
"Wih loe brother gue banget " timbal Denada senang
"Apa "tanya Zea
"Bisa ngobrol bentar?"
"Ngapain"
"Gue mau selesain masalah kita baik baik"
"Nggak"
"Plis Zee biar kita gk gini trus ,janji gak lama sampe pesanan datang aja "
"Berdua?"
"Iya berdua,mau kan?"
"Ayok"
Mereka melangkah pergi sebentar sementara Cika dan Denada hanya saling melempar pandangan dengan bingung
"Menurut loe?"tanya Denada
"Apa,loe mau tanya menurut gue mereka mau balikan atau cuma sekedar maaf maaf an gtu"
"Nah iya ,tapi kalo kata gue balikan lagi aja "
__ADS_1
"Is jangan lah loe gak denger waktu Zea cerita mereka putus karna tu cowo selingkuh "
"Iyah sih,sekali selingkuh pasti bakal ngulang lagi"
"Em mang "
Sementara di depan toko Zea dan Raka sedang duduk di kursi panjang
"Apa"tanya Zea to the point
"Gue ngaku gue dulu salah sama loe gue selingkuh sampe..
"Cukup gak usah di lanjut,langsung keintinya aja "
"Maafin gue yah"
Zea menarik nafas panjang "Oke gue maafin loe"
"Loe mau maafin gue ? Berarti loe mau kita temenan lagi kaya dulu sebelum kita punya hubungan "
"Iya "jawab Zea dengan senyuman manis nya
"Yaudah kalo gitu gue pamit ya Mama pasti udah nunggu"
"Iya salam buat Tante"
"Iya "
Sementara di dalam mobil di parkiran yang tidak terlalu jauh terdapat seseorang yang menyaksikan interaksi mereka berdua ,lalu dia turun dan menarik tangan Zea sebelum dia kembali masuk ke dalam toko nya.Yah toko itu toko milik Alsad tadi dia habis dari sana untuk mengecek keuangan dan laporan bahan2 dan tanpa sengaja saat mau pulang dia melihat Zea dan Raka di depan toko nya.
Degg
"Kak alsad " cicit Zea
"Ngapain loe berduaan sama dia"
"Kita gak berdua kok ada Cika sama Denada"
"Ck gue gak tanya mereka ,Gue cuma tanya ngapain berduaan di depan toko gue hmm"
Zea melototkan matanya "Ini toko loe?"
"Iya kan gue udah bilang punya toko kue"
"Wihh tokonya madep banget kak gue suka tapi kalo makan nya belum sempet nyoba sih"
"Jangan ngalihin pembicaraan gue nyuruh loe jawab ngapain loe berdua di depan toko gue bukan nyuruh loe review toko gue"ketus Alsad
"Ck tadi gue janjian sama sahabat gue dan ternyata si Raka ada di sana lagi ngobrol sama sahabat gue dan tenyata dia lagi beli kue buat Mama nya trus ngajak gue ngobrol bentar sambil nunggu pesenan datang cuma mau minta maaf aja sama gue gak lebih,gak selingkuh juga gue kok"jelas Zea panjang lebar
"Ohh"ucap Alsad dengan menahan senyum entah kenapa ada senang ketika Zea bilang dia tidak selingkuh
"Hah gtu doang"
"Jauhin dia "dengan tatapan tajam Alsad yang menusuk dan dia pergi begitu saja lalu melajukan mobil nya
Ting suara handpone Zea berbunyi menandakan pesan masuk
*Es batu berjalan*
__ADS_1
"Jangan pulang larut hati hati di jalan''
"Aneh" gumam Zea hanya membaca pesan tersebut tanpa berniat membalas nya.Lalu dia masuk kedalam karna sahabat nya sudah menunggu terlalu lama