Ketulusan Hati Untuk Cinta

Ketulusan Hati Untuk Cinta
Mula percakapan terjadi


__ADS_3

Melihat Fazil yang tersenyum ia pun merasa heran dan menegurnya kembali...


Askia:" Fazil?, kok senyum?".


Fazil:" eum, tidak apa-apa, aku hanya memandang wajah mu yang begitu cantik".


Fazil menjahili Askia karena kepolosannya, Askia yang mendengar perkataan Fazil itu terkejut dan merasa risih.


Askia:" apaan sih, katanya kamu mau ngomong hal yang penting, ini malah bahas lain".


Fazil:" iya maaf..., habisnya gue tidak bisa mengalihkan pandangan dari wajah Lo itu."


Askia:" kalau kamu bahas itu aku lebih baik pergi aja".


Fazil:" eh, jangan dong, langsung maen pergi aja". menghadang Askia yang mau berjalan pergi


Askia menatap Fazil yang menghadang jalan nya itu, melihat wajah kesal Askia akhirnya Fazil tidak lagi menjahili Askia.


Fazil: " tunggu dulu, iya oke, sekarang gue ngomong".


Askia menatap dia dengan penuh keseriusan.


Askia:" yaudah cepat ngomong".


Fazil:" sabar tuan putri, gue bingung harus mulai dari mana."


Askia sangat penasaran dengan apa yang akan di sampaikan oleh Fazil, sedangkan Syifa dan Tia yang memantau mereka dari jauh pun bingung kenapa wajah Askia merasa kesal.

__ADS_1


Syifa:" mereka ngomong apa sih kok lama banget ya."


Tia :" iya, liat tuh muka Askia rada kesel gitu gak sih".


Syifa:" iya ya, kenapa ya?."


Tia:" heum..."


...****************...


Mereka berdua semakin penasaran atas apa yang sedang di perbincangkan oleh Fazil dan Askia. namun di samping itu Fazil pun mulai mengutarakan apa yang menjadi permasalah nya kepada Askia.


Fazil:" gini loh, gue gak pinter basa basi jadi tadi pagi gue kagum sama suara merdu Lo saat baca Yasin, jadi gue ingin Lo ngajarin gue ngaji."


Askia terkejut dengan pernyataan Fazil tersebut, dia sendiri tidak menyangka seorang Fazil yang keras kepala, dan susah di atur, hari ini dia meminta untuk diajarkan ngaji, berasa seakan kenyataan ini adalah mimpi. Askia pun bengong menatap Fazil.


Fazil:" hallo Askia, kok malah bengong sih, tadi disuruh cepat-cepat ngomong, sekarang malah ngelamun."


Fazil:" iya iyalah Askia, emang gue keliatan gak serius gitu?."


Askia:" tapi kenapa harus aku?, kan masih banyak ustadz yang bisa ngajarin kamu."


Fazil:" gue mau nya sama Lo, kalau gue mau belajar sama orang lain bisa aja gue cari, tapi gue gak ingin itu, gue mau diajarkan sama Lo." tersenyum dan mencodongkan kepala lebih dekat kepada Askia dengan maksud terselubungnya untuk mendekati Askia, Askia reflek menjaga jarak nya antara Fazil.


Fazil:" jadi gimana Lo mau gak?, harus mau dong...!."


Askia:" maaf aku gak bisa."

__ADS_1


Fazil:" loh kok gak bisa?, Lo gak mau pahala ya?."


Askia:" aku bukan nya menolah pahala tapi gak mungkin aku mengajarkan kamu soalnya kamu bukan mahram nya aku, lebih baik belajar sama yang lain aja, aku pergi dulu Assalamualaikum."


...****************...


Askia mulai beranjak pergi namun Fazil belum selesai membujuknya dan akhirnya di hadang lagi oleh nya.


Fazil:" eeeh... tuh kan maen pergi-pergi langsung, tunggu dulu gue belum selesai ngomong."


Askia:" apalagi sih, aku sudah menolak nya, apalagi yang kamu harapkan?."


Fazil:" yaudah, tapi gue dengar Abi Lo juga mengajar ngaji kan?".


Askia :" iya, emang kenapa".


Fazil:" gimana kalau gue ngajinya di Abi Lo aja?."


Askia:" kamu ngotot sekali sih!, emang kamu kira Abi aku bakal Nerima kamu sebagai murid nya?, dengan penampilan kamu yang seperti preman ini?."


Fazil pun tersadar atas perkataan Askia, dan dia mulai berfikir ada benar nya ucapan Askia. namun dia percaya kalau Abi Askia bakal menerima dia sebagai muridnya.


Fazil:" liat aja nanti, gue bakal kerumah Lo buat ketemu Abi Lo, kalau gue berhasil jadi murid Abah Lo, Lo harus jadi pacar gue."


sontak terkejut Askia karena ajuan yang di lontarkan oleh Fazil.


Askia:" aku gak mau pacaran, dan itu dosa jdi kamu jangan pernah berharap, Assalamualaikum...." akhirnya Askia meninggalkan Fazil dengan tergesa-gesa dan raut wajah yang kesal, karena pemaksaan Fazil tersebut.

__ADS_1


Fazil:" kita liat aja nanti, Lo pasti akan jadi milik gue." bergumam atas dirinya. dan pergi meninggalkan halaman sekolah.


...****************...


__ADS_2