
Setelah kepergian Angel, Lida, Vira, Vina, Arkan, Rayhan, Reyhan, dan Andhra tiba tiba saja handphone Azril berbunyi membuat dia yang lagi melamun tersadar dari lamunannya, dengan cepat dia mengambil handphone nya dari kantong celananya yang di kiranya adalah dia, biasanya dia menelpon Azril karena ingin di manja, tetapi saat melihat siapa yang menelepon nya, Azril mengernyit bingung karena tidak ada nama yang tertera melainkan nomor baru yang menelepon nya.
" Nomor baru, siapa ya ?" gumam Azril mengernyit.
" Angkat apa engga ya ? Hem angkat aja deh, siapa tau dia " gumam Azril lagi.
Baru saja Azril mengangkat telpon dan belom sempat mengucapkan Hallo, sudah terlebih dahulu terdengar suara seseorang dari sebrang telpon, membuat Azril tiba tiba menegang.
" Bagaimana tuan muda Ricky yang terhormat, apakah penyamaran anda berhasil ? seperti nya sih berhasil ya hahahaha hahahaha, bagus bagus, acting anda sungguh luar biasa tuan muda, saya beri empat jempol untuk anda tuan muda, karena anda tengah berhasil mengelabui mereka semua, terutama Vira yang sebagai tunangan dari tuan Azril yang asli. Apakah anda tidak takut sama sekali dengan para sahabat Azril jika mengetahui bahwa anda menculik Azril yang asli tuan muda Ricky ? bahkan anda menyamar menjadi Azril, eh bukan menyamar deh tapi oplas lebih tepatnya hahaha hahaha, anda sungguh hebat tuan muda demi kelancaran rencana anda dan jalang nya anda, anda melakukan oplas karena ingin merusak hubungan mereka semua, sungguh malang nasib anda tua muda hahaha hahaha hahaha, bahkan anda sendiri sebenarnya sangat sangat menyukai Vira, apakah benar tuan muda tebakan saya, ah sepertinya sih benar ya hehe? tapi anda jangan pernah bermimpi tuan muda untuk menghancurkan mereka semua dan mendapatkan hati Vira dan memilikinya tuan muda Ricky, karena Vira sangat di jaga ketat oleh para sahabatnya, dan anda tidak tau berhadapan dengan siapa, dan sebenarnya dia siapa, seharusnya anda cari tau dulu siapa target yang ingin anda musnahkan tuan muda Azril palsu haha " tawa seseorang di seberang sana terdengar seperti meremehkan nya.
Azril yang sedari tadi di ledek bahkan di remehkan oleh seseorang yang di balik telpon menggertak kan giginya dan mengepal kuat, dia tidak terima dengan apa yang di ucapkan si penelepon, apalagi orang ini mengetahui identitas nya yang hampir lima tahun ini di sembunyikan nya dan dengan mudah nya orang asing yang menelepon nya mengetahui identitas nya, membuat dia harus berhati-hati dalam bertindak.
" Siapa lo hah ? kenapa lo tau semua tentang rencana gue ?" tanya Azril membentak.
" Oh tenanglah tuan Azril palsu " ejek penelpon lagi.
__ADS_1
" Berhenti mengejek gue, dan bicaralah kalau tidak lo akan tau akibatnya orang sinting " tekan Azril membentak.
" Oh hohoho ayo lah tuan muda santai santai, jangan gegabah nanti jantungan loh hehe, dan anda tidak perlu tau siapa saya, dan dari mana saya tau tentang semua rencana anda tuan muda yang terhormat, yang harus anda tau, berhati-hati lah dalam bertindak jika tidak ingin kepala anda terputus dari badan anda hahaha, dan oh ya yang pasti saya akan selalu mengawasi gerak gerik anda,
Sebenarnya anda hanyalah dendam terhadap Queenna karena dia penyebab kematian Sinta kekasih atau lebih tepatnya mantan terindah anda hehe, dan anda ingin membalaskan dendam atas kematian nya bukan ? Seharusnya anda tidak perlu repot-repot untuk membalasnya tuan muda, karena anda tidak mengetahui yang sebenarnya dan anda hanyaalah di jadikan spion oleh wanita jalang anda untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Anda sadar diri dong tuan muda anda ingin membalas atas kematian Sinta, tetapi anda malah berkhianat dengan sahabatnya Sinta sendiri, bagaimana jika Sinta tau bahwa anda berkali kali berhubungan dengan sahabatnya hoho pasti sangat seru, Sinta bergentayangan dan datang ke hadapan anda haha, em tapi yang saya bingungkan di sini adalah, kok anda bisa ya ingin merusak hubungan persahabatannya Queena, bukannya anda sudah gak cinta dengan Sinta ya bahkan sebelum Sinta ke neraka anda dan dia sudah tidak memiliki hubungan lagi ?" ucapnya berpura pura bodoh.
" Dasar omong kosong !!! karena gue hanya ingin membuat kekasih gue bahagia, kebahagiaan dia adalah jika gue berhasil membunuh Queena dan menghancurkan semua orang terdekat Queena, bukan berarti gue masih menyukai Sinta, karena sekarang gue lebih suka dengan dia ya walaupun sahabat dari Sinta sendiri, tetapi dia memberikan keperawanannya pertama kali buat gue, bukan seperti Sinta yang memang dari kecil sudah jebol " ucap Azril.
" Terus buat apa lo deketin Vira ?" tanya penelpon berusaha setenang mungkin.
" Buat jadiin mainan terbaru gue, kayaknya sih body dia boleh jua, gue bakal beri dia kenikmatan yang sangat sangat nikmat " jawabnya santai.
_________
Lain hal nya di tempat Vira dkk, Angel memberi isyarat kepada teman temannya beserta Rayhan dkk untuk pergi ke pantai sebentar, karena Angel melihat suasana hati Vira seperti nya tidak baik, terlihat jelas dari raut wajahnya yang menahan air mata, dan menahan sesak demi di lihat tidak apa apa oleh teman temannya, sebenarnya Angel tidak tega melihat Vira seperti itu, tetapi mau bagaimana lagi, dia tidak bisa ikut campur urusan Vira dan Azril karena bagaimanapun juga itu adalah masalah mereka berdua, Angel hanya bisa mendoakan yang terbaik buat Vira, dan apapun keputusan Vira dia pasti akan mendukung nya.
__ADS_1
" Vir " panggil Angel lembut.
" Hem ada apa Angel ?" tanya Vira berusaha tersenyum walaupun terpaksa, karena dua tidak ingin membuat sahabatnya khawatir.
" Lo gak papa ?" tanya Angel lagi.
" Gue gak kenapa kenapa, santuy aja kalian pada hehe " jawab Vira tersenyum paksa.
" Gue tau lo hanya berpura pura tersenyum, kalo memang lo gak kuat, lo boleh nangis kok, keluarkan semua keluh kesah lo ke kita bertiga, karena walau bagaimanapun kita sahabatan, sesama sahabat harus saling menguatkan satu sama lain, bukan begitu hem ? " tanya Angel lembut dan merentangkan kedua tangannya agar Vira leluasa untuk memeluk nya, melihat Angel yang merentangkan tangannya buru buru Vira memeluk Angel dan menumpahkan air matanya.
" Apa gue udah benar Angel hiks ?" tanya Vira yang tiba tiba tidak bisa menahan air matanya lagi.
" Lo udah benar kok Vira, lo hebat " puji Vina memeluk Vira di ikuti Lida yang juga memeluk Vira.
Arkan dkk terharu melihat persahabatan Vira dkk, mereka berempat tidak menyangka jika salah satu sahabat di antara mereka berlima ada yang berkhianat seperti Azril.
__ADS_1
.
{ Bersambung }