KISAH CINTA BEDA AGAMA

KISAH CINTA BEDA AGAMA
10.PENJELASAN DAN RENCANA


__ADS_3

el pun sampai didepan kamar ahmad dan masuk kedalam kamarnya dan dia sungguh sungguh terkejut atas perubahan kamar yang dulunya sangat sangat suka dengan dekor valentai kini menjadi suasana yang nyaman dan sangat indah sederhanan berwarna putih dan dewasa



"gila sejak kapan abang gw merenovasi kamarnya?"kata el yang takjub akan perubahan kamar abangnya itu


"sejak kemarin malem!"jawab ahmad yang ada di belakang pintu.


"abang abang ngapain di sana?"tanya el kepada abangnya yang berada di belakang pintu.


"karena abang mu ini tau kalo sang adik pasti akan datang untuk meminta pembayaran atas perkataan dan peristiwa tadi pagi buka!"kata ahmad sambil berjalan ke kasur dan duduk.


"hehehe abang selalu peka!"kata el sambil berjalan menuju tempat tidur ahmad dan duduk di hadapan ahmad.


"buruan ceritain!"kata el sambil merengek rengek kepada ahmad.


"jadi 2 tahun lalu abang pernah kerampokan dan hampir mati nah di sana rey dateng nolongin abang dan akhirnya abng dan rey kenalan dan abang berjanji pada diri abang buat membawa dia untuk menjadi satu kepercayaan kepada kita tapi dengan catatan tidak memaksanya!"jelas ahmad kepada el yang yang sendari tadi fokus mendengar cerita sang abang.


"terus?"kata el membuat ahmad mengerutkan keningnya


"terus abang ada niatan buat minta bantuan sama kamu!"kata ahmad membuat el menatapnya dengan tatapan yang tidak berteman


"gak el gak mau el takut ayah dan bunda marah sama el dan melempar el ke pondok pesantren el gak mau!"jawab el dengan menggelengkan kepalannya.


"dan el juga takut jatuh cinta sama dia bang kita beda agama dan beda doa! mungkin kalo kagum dan rasa suka sementara el bisa terima tapi kalo el bener bener jatuh cinta sama dia bisa kacau bang! dan lagi pula ayah sama bundakan gak ngizini el untuk pacaran sama yang berbeda agama! walaupun ayah dulu itu mualaf!"sambung el sambil menatap keluar jendela.


"tapi el abang udah janji sama diri abang dan yang di atas el masa kamu gak mau bantuin abang kamu ini" jawab ahmad dengan nada yang melemah.


"abang bukan el gak mau bantu abang tapi kalo misalnya dl bantu abang terus hatinya gak kesentuh juga tapi el jatuh cinta sama dia gimana bang! dan ayah dan bunda pasti akan nyesel dan marah!"jawab el sambil menitihkan airmata.


"abang yakin kok rey pasti akan memeluk agama yang sama seperti kita!"jawab ahmad sambil memeluk adiknya.


"jadi abang mohon bantuan el ya!"sambung ahmad sambil melepas pelukannya.


"ya el akan bantu abang untuk yang terakhir kalinya!"jawab el sambil menghapus airmatanya


"abang abang tau gak masa tadi rey ucap salam ke bunda,ayah sama el tadi"kata el sambil menatap ke arah ahmad.


"bagus itu tandanya dia mulai meluluh!"kata ahmad sambil menatap el


"tapi kata ayah itu kalo non muslim mengucap salam itu cuman sebagai salam menghormati ajah!"kata el sambil memainkan jarinya.


"kita kan belum tau tujua. dia lagi pula dia punya adik yang mualaf bukan"kata ahmad yang lagi lagi membuat el kaget.


"kok abang tau si? apa abang tau keluarga rey juga?"tanya el kepada ahmad dengan mempertajam tatapannya.


"yap bener abang tau semua tentang rey termaksud keluarganya!"kata ahmad sambil mengacak acak rambut el.

__ADS_1


"abang tau darimana?"tanya el dengan menaikan alis kanannya.


"temen abang,kebetulan dia kakak dari salah satu sahabatnya rey"kata ahmad sambil membaringkan tubuhnya di kasur.


"siapa?"tanya el sambil menatap ahmad


"aldy risky ramadhan" jelas kak ahmad.


"nanti orangnya ke sini kok"sambung kak ahmad dan membuat el membuka matanya dengan lebar


"sayang di bawah ada teman mu!"kata bunda anis tiba tiba membuat el dan ahmad terkejut.


"ow ya bun suruh ke atas ajah bun"saut ahmad dari dalam.


"ya sudah!"kata bunda anis dan memanggil teman ahmad untuk nai ke atas


tok tok tok


suara pintu terketuk


"masuk!"kata ahmad yang tiduran di atas paha el.


krekkkkk


suara pintu terbuka dan membuat el menatap ke arah pintu yang terbuka.


"kalian idah saling kenal?"tanya ahmad sambil memandangi el dan zaky satu persatu.


"kamu kenal sama el zak?"tanya aldy kepada adeknya


"dia anak baru di sekolah aku kak"kata zaky sambil menatap ke arah el


"lu ngapain di sini el? lu pacarnya kak ahmad?"tanya zaky dengan tatapan heran


"ya suka suka gw lah ini rumah rumah gw!"kata el yang membuat zaky bingung.


"sini duduk dulu !"kata ahmad sambil menatap ke arah zaky dan aldy.


"dy,ky kenalin ini adek gw namanya ARIEL WAHYU PERMATA panggil ajah el dan el kenalin ini aldy yang tadi abang cerita dan ini adeknya namanya zaky!"kata ahmad sambil menatap ketiganya secara bergantian.


"aldy!"kata aldy dan menyodorkan tanganya.



"el"


"zaky"

__ADS_1


"el"


"nah kan kalian udah padah kenal nih gimana kita buat rencanan ajah!"kata aldy dan di anggukan oleh ke 3 orang di hadapanya


"jadi tugas el sama zaky gampang kok, buat dia terkesan suka sama kepercayaan kita tapi inget jangan memaksa karena semua agama itu sangat sangat baik dan bagus namun hanya berbeda di kepercayaan ajah"kata aldy dengan di akhiri dengan penegasan.


"tapi bukannya itu sama ajah kita memaksa seseorang untuk masuk ke dalam agama kita? kalo menurut el si biarin ajah si rey terbuka hatinya sebab orang yang ingin masuk kedalam sesuatu yang baru itu butuh ketukan hati sendiri bang bukan ajakan atau bantuan dari orang lain!"jawab el yang takut.


"iya juga sih"kata ahmad sambil mengagaruk kepalanya.


"lagi pula kan semua agama itu baik kak gak ada agama yang jelek di mata tuhan. jadi kenapa kita harus mengajak atau mengasut dia untuk bersama satu kepercayaan sama kita. lagi pula kakakkan baru janji kepada diri kakak bukan kepada sang tuhan bukan?"sambung zaky dan membuat semua terdiam


"aku sejutuh bang sama apa perkataan aky sebab agama di mata tuhan itu baik dan bagus. biar ajah rey kebuka hatinya sendiri kalo memang dia mau masuk kedalam agama kita."kata el dengan menatap ahmad


"bukan gitu maksud abang el dari sorot matanya dan tingkah lakunya rey dia itu menandakan bahwa dia itu pengen satu kepercayaan sama kita tapi ada yang masih menjanggal mungkin dihatinya"jelas ahmad kepada el dan yang lain.


"ya intinya el gak mau bantu kalo itu memaksa!"kata el sambil meninggalkan kamar ahmad dan memilih untuk membantu bunda anis.


"jadi gimana bro!"kata aldi yang mengacak acak rambutnya.


"apa gw deketin ajah el sama rey?"tanya ahmad sambil menatap zaky dan aldy


"hah ide bagus lagian rey kayanya suka sama el!"jawab zaky.


"oky kamu bantu pantau mereka ya!"kata ahmad sambil menepuk bahunya.


"ya udah bro gw pamit ya!"kata aldy sambil menyalami tangan ahnad begitu pun dengan zaky.


mereka bertiga pun turun dan pamit kepada bunda anis ayah ar.


"bun,yah kita pamit pulang dulu ya. assalamualaikum"kata aldy dan zaky dan mencium tangan ayah ar dan bunda anis secara bergantian.


"waalaikumsalam hati hati nak"kata bunda anis dan ayah ar.


mereka pun masuk ke dalam rumah dan melihat el yang sudah duduk di meja makan.


"bang jadinya gimana?"tanya el yang melihat ahmad bejalan menujunya.


"gak jadi males"kata ahmad bohong


"syukur deh"kata el dengan mengusap wajahnya dengan kedua tanganya.


akhirnya mereka melaksanankan makan malam dengan tenang dan hening.


oky gaes sigitu dulu jangan lupa like,comen,tap love favorit,dan vote ya


terimakasih semoga kalian sehat selalu dan dilindungi dari maraha bahaya.

__ADS_1


aminnn


__ADS_2