
pukul 10:03 el dan reno memilih untuk langsung ke objeck wisata yang akan mereka liput.
"rey kayaknya kita mulai dari sana deh!"kata el sambil menunjuk ke tempat pemberitahuan.
"seterah"kata rey yang membuat el dongkol.
"ya udah seterah!"kata el sambil berjalan menjauhi rey dan membuat rey kebingungan
"el tunggu!"kata rey sambil berlari mengejar el.
"permisi mbak"kata el memanggil mbak pegawai
"ow ya mbak ada yang bisa saya bantu?"tanya mbaknya kepada el
"jadi gini mbak kami mendapat tugas untuk mencari informasi dan membuat berita terbaru tentang pantai pandawa ini apakah mbak berkenan untuk membantu kami?"tanya el kepada mbak pegawai
"ow baik saya akan membantuk mas dan mbaknya mari!"kata mbak pegawai sambil berjalan menuju tempat duduk.
"jadi akan di mulai dari mana mbak mas?"tanya mbak pegawainya
"ow iya mbak yang pertama itu apakah bla bla bala bla"kata el bertanya kepada pegawai pantai sedangkan rey memotret setiap kali si pegawai itu menunjuk tempat tempat.
3 jam mereka di pantai pandawa untuk mencari informasi dan tiga jam pula mereka merasa pegal di bagian bokong dan juga tangan.
"baik kalo begitu terimakasih banyak mbak atas waktunya dan maaf jika kami telah menganggu dan mengurangi jam berkerjanya!"kata el sambil berjabat tangan kepada pegawai tersebut
"tidak masalah mbak yang penting kita bisa saling membsntu sama lain ow ya mbak dan masnya sangat cocok loh!"kata pegawai itu yang membuat el dan rey saling menatap sekilas dan tersenyum ke arah pegawai.
"kalo begitu kami pamit"kata el dan rey sambil berjalan meninggalkan pegawai tadi.
"hufst teryata cape juga ya!"kata el sambil duduk di bebatuan pantai.
"hmm"kata rey sambil melihat hasil jepretannya.
"setelah ini kita masukan ke dalam laptop dan mebuat kliping dan berita!"kata el sambil menatap kertas yang tadi dia tulis serta handpone yang di gunakan untuk merekam apa yang di bicarakan oleh mbak pegawai itu.
"el!"panggil rey kepada el dan membuat el menoleh ke arahanya.
"apa?"kata el sambil menatap ke arah rey.
"semisalnya aku masih dengan kepercayaan ku dan bukan dari golongan yang satu kepercayaan dengan mu apa aku masih boleh untuk mencintai kamu dan menyayangi kamu el?"tanya rey yang membuat el menjadi salah tingkah.
"hmm gini ya rey cinta itu butuh perjuangan dan cinta itu datang dan hilang begitu ajah cinta datang dengan kebahagiaan namun cinta pula pergi dengan kepedihan. yang namanya perasaan itu gak bisa di paksa kalo kita suka ya bilang suka kalo kita gak suka yang bilang ajah gak suka jangan sampai kita bicara tidak sesuai kata hati!"jawab el sambil memandangi ombak yang menari nari
__ADS_1
"kalo di tanya apa kamu masih bisa mencintai aku walaupun kamu bukan dari golangan satu keprcayaan dengan ku jawabanya ya bisa banyak di luar sana yang mencintai walaupun berbeda agama dan berbeda kodrat tapi masalahnya hanya di satu titik yaitu restu orang tua tampa restu dari orang tua kita gak bisa hidup dengan nyama,hidup dengan tenang!dan jika orang tua sudah berkata tidak lebih baik kita menurutinya namun kita manurutinya sesuai dengan kata hati kit!"sambung argumen el sambil menatap ke arah rey.
"kalo menurut lu iki gimana orangnya?"tanya rey yang membuat el kaget.
"iki dia baik,pendiem,pemaksa,mudah buat orang tertipu sama dia,udah itu ajah emang kenapa?lu cemburu?"tanya el kepada reno dengan menahan tawa.
"cemburu sama kecebol?hah gak selefel hahahaha"kata rey sambil tertawa.
"bukan kecebol kali tapi lebih tepatnya lagi landak diem diem tajam!"kata el sambil menatap ke arah rey yang tertawa
"el lu tau gak perbedaan gw sama iki?"tanya rey kepada el
"hm mungkin tingkahnya kali ya dan emosinya!"jawab el kepada rey yang membuat rey menahan tawa.
"ya salah lah jawaban yang bener gw itu ganteng alami sedangkan dia ganteng buatan hahahahaha!"saut rey yang membuat el tersenyum sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
"sudah ku bilang dia adalah kebahagiaanku.... dia mampu tersenyum dalam lukaku.. mampu menghilangkan beban pikiraku...selalu menjaga dan melindungi jiwa dan ragaku...mungkin setelah ini aku pasti akan menjau darinya...sebab orantuaku melarangnya...bukan aku yang meninta...namun fakta yang memberikanya...lama aku menyimpanya...maka akan cepat dibuka olenya...tuhan izinkan aku bahagia bersamanya tuk hari ini...agar aku tidak menyesal akhirnya..."batin el sambil melihat ke ara rey yang terus tertawa.
"el gw punya tebak tebakan lu harus bisa jawab!"kata rey sambil menatap ke arah el
"oky siapa takut!"jawab el sambil tersenyum.
"Monyet apa yang menyebalkan?"tanya rey sambil melihat ke arah el.
"salah hahaahagaga!"kata rey sambil tertawa
"monyet joget? apa si gw gak ngerti!"kata el mulai kesal
"jawabanya yang benar itu Monyet-tel tv tidak bisa!"kata rey sambil tertawa.
"heh iya juga ya kok gw gak kepikiran mereka pun tertawa bersama
"udah ah perut gw sakit!"kata el sambil membungkukan badanya.
"lagian gitu ajah pake mikir jahaha!"kata rey sambil menyenderkan badanya ke batu
"perasaan tadi leluconya garing banget tapi kenapa gw bisa ketawa segeli ini sih!"batin el yang tak habis pikir
"padahal gak lucu gw ngeluconya tapi kenapa gw ketawa terbahak bahak gini sih!aneh tapi gak papa lah yng penting el ketawa"batin rey sambil menatap ke arah el.
"udah yu balik kita masih banyak tugas nih!"kata el sambil bangkit dan mengajal rey untuk pulang.
__ADS_1
"el!"panggil rey kepada el sambil berjalan mengiri el
"apa"kata el menuruskan perjalanannya menuju parkiran dan menoleh kearah rey
"semalem lu mimpi apa?"tanya rey yang membuat el berhenti.
"hm semalem gw mimpi anu hm apa si gw lupa"kata el grogi
"udah gak usah grogi gitu nanti malah kejadian lu!"kata rey yang membuat el semakin takut untuk menjadi kenyataan.
"gw mimpi bunda dan ayah tau agama ku sebenarnya dan jauhin lu dari gw! gw gak mau itu terjadi!"kata el sambil menatap ke arah rey dengan mata berkaca kaca.
"kenapa lu gak mau terjadi?"tanya rey sambil memegang pipi el.
"karena gw sayang sama lu!"jawab el sambil menitihkan air mata.
"gw juga sayang sama lu udah jangan nangis lagi gw janji gw gak akan pernah ninggalin lu!"kata rey sambil mengapus airmata el
"asalkan...."sambung rey namun di sengaja terhenti agar el merasa penasaran
"asalkan apa?"tanya el kepada rey
"asalkan lu mau jadi pacar gw!"kata rey yang membuat el tersenyum
"mau gak?"tanya rey kepada el.
"iya gw mau!"jawab el dan memeluk rey dan rey pun membalas pelukan el
"*biarkan aku bahagia untuk waktu singkat ini bund yah dan biarkan aku menjadi wanita yang paling sempurna bersamanya yah seperti aya menyempurnakan bunda"batin el sambil tersenyum di pelukan rey
"makasih tuhan kau berikan aku satu kebahagiaan untuk mencintai umat mu dan biarakan aku mencintai dan menyayangi umat mu selama lamanya!"batin rey sambil menatap ke arah langit langit*.
"udah yu pulang udah mulai panas"ajak el sambil melepas pelukannya
"siap!"kata rey sambil menggandeng tangan el.
mereka pun pulang dengan rasa bahagia tawa dan canda di sepanjang jalan
oky gaes sigitu dulu jangan lupa like,comen,tap love favorit,dan vote ya
terimakasih semoga kalian sehat selalu dan dilindungi dari maraha bahaya.
aminnn
__ADS_1