
setelah mereka selesai berjalan jalan di bali mereka pun menuju hotel kembali karena bu indah sudah memanggil mereka.
"ayo anak anak segera kembali ke hotel karena malam ini akan di bahas apa saja yang harus kalian selama kurang lebih satu minggu ini,ayo masuk itu juga kenapa zaky sama puput malah pegang tangan udah kaya mau nyebrang ajah"kata bu indah dan di akhiri dengan tertawa bersama
"heheh bu indah bisa ajah"kata zaky sambil cengengesan
"loh si el rey sama raisa kemana?"tanya puput yang sedaritadi tidak melihat ke tiga sahabatnya.
"tadi si raisa pamit ke hotel duluan kalo si el sama rey kagak tau gw!"jawab iki dengan nada kesal
"alah palingan juga mereka lagi pacaran!"saut dewa yang membuat semua menatap tajam
"udah positif ajah palingan mereka udah sampai di hotel duluan!"kata aya sambil berjalan menuju bu indah dan di ikuti oleh temen temenya
di hotel
"rey emang lu ya kurang ajar sini gak lu!"kata el yang kesal terhadap rey sebab rey menjailinya.
"coba ajah kejar kalo bisa!"jawab rey yang masuk kedalam kamar dan berhenti di depan pintu karena rey mendengar suara tangisan
brukk
"aw sakit reyyyy!"teriak el sambil memukul punggung el
"sttttt,diem dengerin!"kata rey sambil menaruhkan telunjuknya di bibir el
"aaa jantung gw kenapa berdetak se kenceng ini?omg tuhan bantu aku! jangan sampai aku jatuh cinta sama dia! aku gak mau membuat bunda dan ayah marah dan kecewa,tapi kenapa hati gw selalu nyaman dan selalu bahagia di dekat rey?tapi di sisi lain hati gw gak tenang kalo gw selalu bohong sama bunda dan ayah!"batin el sambil tersenyum menatap tangan rey yang berada di bibirnya.
"denger gak?"tanya rey tanpa menoleh ke el
"hiks hiks hiks hiks gw bencii gw benci!"teriak seseorang dari kamar mandi
"suara apaa itu!"kata el dan menyembunyikan kepalanya di dada rey dan membuat rey terkejut dan tersenyum
"hiks hiks hiks hiks hiks"suara tangisan dari kamar mandi
"eh tunggu kok suaranya gak asing ya?"kata el sambil memperlihatkan kepalanya ke atas sambil melihat ke arah kepala rey
"siapa?"tanya rey sambil menundukan kepalanya.
"raisa!"kata el sambil melepas pelukanya dan membuka pintu kamar mandi.
"sa lu kenapa?"tanya el yang khawatir akan sahabatnya
"gw mohon tinggalin gw sendiri el!"teriak raisa kepada el membuat rey masuk ke dalam kamar mandi.
"sa lu kenapa lu cerita sama gw?"tanya el sambil memeluk raisa yang menangis
"gw sayang el sama dia tapi dia malah milih elu dan iki selalu tanya tanya elu ke gw hati gw sakit el hiks hiks!"kata raisa sambil menangis.
"lu tenang ajah ya gw gak akan ngerubut iki kok!"kata el sambil memeluk raisa
"tapi hiks hiks dia suka sama lu el hiks hiks hik!"kata raisa sambil memeluk el
"lu tenang ajah el dan gw udah jadian kok!"saut rey yang membuat raisa,el menoleh berasama dan di depan pintu kamar zaky,puput,aya,dewa,dan iki sungguh sungguh kaget
"lu seriusan rey?hiks hiks hiks"tanya raisa sambil menangis.
__ADS_1
"ya"jawab rey singkat dan menatap ke arah luar jendela.
"apa bener yang di katakan rey el?"tanya raisa kepada el dan membuat el bingung harus menjawab apa.
"aa iya jadi lu gak boleh nangis dan kaya gini lagi oky!"kata el sambil tersenyum.
"lu seriusan apa yang lu omongin tadi?"saut dewa dari ambang pintu yang membuat rey menoleh dan el mengintip dari bilik pintu kamar mandi.
"*mampus gw!mau bilang apa gw! ini semua gara gara rey enak banget dia ngomong seenteng itu!tapi gw seneng si gak papa deh semua jalan seperti ini oh tuhan izinkan aku untuk bahagia untuk sesaat sebelum bunda dan ayah tau yang sebenarnya!"batin el sambil menatap rey dengan senyuman
"sial!lagi dan lagi gw kalah cepat sama dia!liat ajah lu rey kali ini gw biarin lu dan el seneng seneng tapi kita tunggu tanggal mainya!"batin iki sambil tersenyum licik ke arah rey.
"gw gak tau apa yang di pikirkan oleh iki tapi gw yakin setelah ini mereka pasti akan bertengkar dan bisa jadi mereka saling luka melukai!gw harap iki gak berbuat nekat!"batin dewa sambil menatap iki yang tersenyum licik
"biar semua berjalan seperti ini dan jika suatu saat gw bener bener harus kehilangan el maka gw harus luas hati! atau gw yang satu kepercayaan sama dia walau gw harus di benci mami dan cici seperti ariz!"batin rey yang menatap ke arah jendela*
"wi makan makan dong kita"kata zaky sambil tersenyum dan berjalan ke arah rey.
"loh lu kenapa sa kok lu kaya abis nangis gitu?"tanya zaky yang melihat raisa keluar dari kamar mandi dengan mata yang merah
"gak gw gak papa tadi cuman kelilipan doang!"kata raisa bohong.
"sekarang lu pada mandi satu satu !"kata el sambil memandangi temen temenya secara bergantian.
"oky gw dulu!"kata aya dan mengambil anduknya.
mereka pun membersihkan badan mereka secara bergantian kini giliran el setelah rey.
"awas!"kata el sambil mendorong tubuh rey sebab rey menghalangi jalannya
"hmm!"kata rey sambil tersenyum dan berjalan.
"wangi!gw suka wanginya."kata el sambil menatap ke arah kaca
"gw takut kalo bunda dan ayah tau yang sebenarnya!"kata el sambil menatap ke arah kaca dan memandangi dirinya.
"tapi apa gw salah kalo gw mencintai lawan jenis yang bukan umat dari kepercayaan gw? lagi pula bukan bunda dan ayah dulu seperti itu? jadi gw gak salah dong!"kata el sambil menepuk nepuk pipinya dan memutuskan untuk mandi
25 el keluar dari kamar mandi di sana hanya tersisa rey,aya,dan dewa.
"loh yang lain kemana kok cuman ada kalian bertiga doang?"tanya el kepada rey,aya dan dewa.
"gak tau tadi merrka yang di panggil dan kita di suruh di dalam kamar dan gak boleh kemana mana kata bu indah tadi"jelas aya kepada el dan di anggukan oleh el
"el gw boleh nanya?"kata aya sambil menoleh ke arah el
"apa?"jawab el dan duduk di kasur milik aya.
"hmz lu sama rey bener bener pacaran?"tanya aya kepada el dan membuat el menatap ke arah rey yang sedang bermain games di kasur el
"sebenernya gw sama rey gak pacaran tapi karena raisa tadi nangis gara gara iki katanya suka sama gw! tapi lu jangan bilang siapa siapa ya!"jelas el kepada aya berbisik
"ow gitu, terus bunda anis dan ayah er tau kalo agama rey kristen?"tanya aya kepada el sebab dia tidak ingin iki mendahului el untuk bicara kepada bunda anis dan ayah ar.
"belum! cuman abang gw yang tau!"kata el sambil menatap ke kasurnya yang di tiduri oleh rey.
"tapi lu ada rasa gak sama rey?"tanya aya kepada el dan hanya anggukan yang di berikan oleh el
__ADS_1
"yan udah lu perjuangin lah!"kata aya menyemangati el
"susah ya mencintai seseorang berbeda kepercayaan dan doa itu mudah tapi kalo meminta restu dari kedua orang tua itu susah, gw suka sama rey belum tentu rey suka sama gw dan keluarga gw suka sama rey karena belum tau rey itu siapa dan beragama apa?dan sebaliknya ay gw takut kalo rey bakal di usir jaya ariz kalo dia pindah agama dan gw juga takut kalo bunda dan ayah marah sama gw karena gw udah bohong sama dia! maka gw mohon sama lu dan yang lain biarin ge bahagia di dalam waktu yang singkat ini sama rey!"kata el sambil menatap ke arah rey yang masih fokus dengan handponenya.
"gw selalu dukung lu kok el."jawab aya sambil memeluk el.
krekkkk
pintu kamar terbuka.
"woy lu pada enak enak bae di sini!"kata zaky menuju ke tempat tidurnya dan di ikuti puput,iki,dan juga raisa
"lu ngapain tadi di panggi bu indah?"tanya dewa yang berada di tempat tidur zaky
"biar cewe gw yang jelasin!"jawab zaky sambil menoleh ke pada puput.
"jadi gini tadi gw sama yang lain di panggil itu di suruh untuk membuat kliping dan berita di 4 objek wisata yang pertama pantai pandawa,Garuda Wisnu Kencana,Taman Nusa Bali,danau Beratan Bedugul. nah dari ke empat ini kita gak mungkin dalam 6 hari ini bisa menyelesaikan itu secara sama sama makanya gw udah mutusin kalo nanti kita di bagi menjadi 2 orang di 1 objek wisata gimana setuju?"jelas puput dan seraya bertanya kepada teman temannya
"setuju"serempak kecuali rey dan iki
"oky jadi buat gw sama zaky ke danau berata bedugul,aya sama dewa ke GWK,el sama rey ke pantai pandawa,dan raisa sama iki ke taman nusa bali?"kata puput dan di anggukan oleh para sahabatnya.
"ya udah sekarang kalian istirahat biar besok semangat"kata el dan bangkit dari tempat tidur aya.
"good night semuanya"kata el dan naik ke kasurnya tapi dia lupa kalo di kasurnya masih ada rey yang tertidur di sana.
"nigt too"serempak
"el lu mau tidur satu kasur sama rey?"tanya zaky yang membuat el terhenti langkahnya di tengah tengah tangga
"maksud lu?"tanya el yang masih belum sadar.
"lu liat sendir!"saut dewa sambil berjalan menuju ranjang sedangkan iki hanya menahan emosi.
el pun melanjuti menaiki anak tangga dan terkejut melihat rey yang tertidur di kasurnya
"rey!!!!"teriak el karena kaget tapi rey tidak bergerak sama sekali
"rey bangun gak! ini kasur gw kasur lu di sana!"sambung el sambil menunjuk dan memukul telapak kaki rey.
"udah lah el lu mending tukeran dulu deh tempat tidur!"kata zaky sambil memainkan handponenya.
"tau ah!" kata el sambil turun dan berpindah tempat.
"dasar kutub!"kata el kesal dan menaiki tangga kasur milik rey
"gak nyadar kalo lu juga kaya kulkas yang dingin el?"saut dewa yang mendengar el berdesis kesal.
"diem lu panci!"kata el sambil membaringkan tubuhnya di kasur rey dengan bantal dan selimut yang dibawa oleh rey.
"wangi parfumnya masih menempel di sini gak papa deh gw tidur di sini untuk sehari ini ajah dan bahagia di 6 hari kedepan karena lambat laun bunda dan ayah pasti mengetahui indetitas rey dan begitupula keluarga rey!"batin el sambil menatap rey yang sudah tertidur di kasurnya.
mereka semua tertidur dengan pulas tanpa ada denguran atau pun teriakan.
oky gaes sigitu dulu jangan lupa like,comen,tap love favorit,dan vote ya
terimakasih semoga kalian sehat selalu dan dilindungi dari maraha bahaya.
__ADS_1
aminnn