KISAH CINTA BEDA AGAMA

KISAH CINTA BEDA AGAMA
7.DILABRAK.


__ADS_3

sesampainya di kelas semua teman teman el hening melihat el dan seperti orang takut.


"kalian kenapa si?" tanya el kepada temen temenya.


"lu pacarnya rey kita takut"kata salah satu temen el


"ow santai kalian gak usah takut karena gw masih tetep el yang dulu jadi jangan menghindar kaya gini !"kata el dan membuat temen temen sekelas el tersenyum dan tertawa bersama.


el dan ke tiga sahabatnya pun duduk di bangkunya


"el lu harus cerita sama kita kenapa lu bisa bareng sama rey?" kata puput sambil memiringkan badannya ke arah el.


"oky gw ceritain jadi gini kemarin kan gw balik nah mobil gw mogok terus pas gw cek ternyata mesinya soak abis itu si rey lewat gw udah coba menghindar tapi dia ngajak gw balik bareng terus mobil gw di derek sama bengkel dia nah abis itu dia juga bilang kalo tiga hari kedepan gw berangkat dan baliknya sama dia,dan paling aneh lagi dia kenal sama abang gw!"jelas el sambil menyenderkan punggungnya di kursi


"ko bisa gimana ceritanya?"tanya aya dengan kepo


"mana gw tau nanti pulang sekolah abang gw baru mau cerita!"jawab el dengan mengehelai nafas


"mana yang namanya ariel!"teriak seseorang dari luar.


"el nama lu! itu jangan jagan mantan pacarnya si rey lagi!"kata aya sambil berdiri dari duduknya


"terus apa urusannya sama gw?"tanya el yang tak mau ambil pusing.


"el lu cantik tapi otak lu kerceran jadi oneng!,dia ke sini ya mau labrak lu lah!"kata puput sambil menatap ke arah pintu


"mana yang namanya ariel,anj*ng! brakkk"teriak perempuan itu dan menabuk pintu dengan kencang.


"gila!"kata el dan bangkit dan berjalan menuju ke arah suara


"ada apan si ini!"kata el yabg sudah keluar bersama sahabat sahabatnya.


"siapa diantara kalian yang namanya el"teriak perempuan itu di wajah el.


"gw!"jawab el singkat


"ow lu bagus deh kalo gitu!hubungan lu sama rey apa!"tanya perempuan itu sambil memegang pipi el


"apa hubunganya sma lu?"tanya el sambil menepis tangan perempuan itu dari pipinya


"lu belum tau gw siapa hah!"kata si perempuan itu dengan nada yang tinggi membuat kuping semua orang terasa mau pecah dan ketakutan begitu pula dengan el


"gw gak budek gak usah terik kaya gitu pita suara lu putus baru tau rasa luh!"kata el yang membuat kaget teman temannya dan juga perempuan itu karena baru el yang berani melawan perempuan itu

__ADS_1


"prakkkk,itu tamparan buat anak baru yang songong kaya lu!. Prakkk itu tampara ke dua buat lu yang keganjenan sama cowo gw. Prakkk dan itu tamparan buat lu karena lu udah berani nantangin gw dan...." sebelum meneruskan tamparannya el mengkap tangan perempuan itu dan mengarahkannya ke pipi perempuan itu


"prakkk,itu balesan dari tangan lu sendiri karena tingkah lu yang kaya laki!"kata el sambil berlari menuju kantin dan di kejar oleh sahabat sahabatnya.


sesampainya di kantin el memesan es batu untyk mengompres pipinya yang panas,terasa kram dan mengeluarkan darah di bagian pinggiran bibirnya.


"el lu larinya cepet banget sih"kata aya sambil ngos ngosan.


"hahaha jadi kalian ngejar gw?"tanya el sambil mengambil pesananya dan duduk kursi yang menyender di tembok


"ya iyalah masa iya kita ngejar bayangan lu!" kata raisa sambil meminum air mineral dan duduk di samping puput


"el kok lu berani si sama dhia? gw ajah yang sekolah udah lama di sini gw kagak berani lu sumpah!"kata puput sambil menatap el yang sedang mengompres pipinya dengan es batu


"kenapa harus takut? dia bukan tuhan gw! di bukan yang menciptakan jagatraya ini! dia juga bukan orang yang memberikan ilmu atau hal yang berguna dan bermanfaat!"kata el santai dan juga biasa ajah walau di hatinya menangis kesakitan dan ketakutan


"gila si ini baru pertama kali ada orang yang berani ama si dhia! lu sebenernya tau dhia gak si?"tanya raisa dan di gelengkan oleh el


"lu gak tau gila si! si dhia itu manta pacarnya si rey di di putusin sama rey gara gara dia selingkuh sama musuh bebuyutannya gang motor si rey!"jelas raisa


"cih,!"kata el sambil tersenyum miring.


"lu kenapa el?lu gak papakan?"tanya aya yang melihat el tersenyum


"wi ada cewe cewe cantik nih!"kata dewa sambil melirik ke arah aya.


"lu ngapain di sini dateng dateng gak jelas lu sono sono ganggu ajah lu!"kata puput sambil mendorong dewa


"lu kenaoa kas?"tanua dewa yang tak sengaja melihat el mengompres pipinya dengan es batu dan bibirnya keluar darah dan mendengar rintisan kesakitan dari bibir el


"gak gw gak papa"jawab el dengan santai dan menatap ke arah lapangan.


"bambang cewe lu terluka!"teriak dewa ke rey yang lagi memesan makanan dan membuat rey,zaky,dan iki menatap ke arah dewa.


"si dewa ngapain teriak teriak kaya gitu?"tanya iki sambil menatap ke arah dewa


"kagak tay gw coba ajah ke sono!"ajak zaky dan di anggukan oleh rey dan iki.


"lu apa apaan sih!"kata aya yang membuat dewa tersenyum.


"lu kenapa si wa manggil rey kaya gitu! malu maluin lu untung sepi!"kata zaky sambil menepuk punggung belakang dewa


"aw sakit monyet! gw manggil rey ada sebabnya tuh lu liat si kulkas!"kata dewa sambil menunjuk el yang sedang menempelkan es batu di pipinya

__ADS_1


"lah iya kenapa si el?"tanya zaky yang melihat el yang menitihkan airmata.


"itu tadi dia di tampar sama si dhia sampe 3 kali kenceng banget malah!ups puput bodoh kali kamu"kata puput sambil memukul bibirnya karena keceplosan.


"sialan!"kata rey sambil menendang kursi dan berlari meninggalkan yang lain membuat yang lain kaget begitu dengan el


"ada apaan si!"tanya el sambil mengapus airmatanya.


"loh kalian dari kapan disini?"tanya el dan menatap ke arah dewa,zaky dan iki.


"itu gak penting sekarang yang paling terpenting adalah rey el!"kata raisa yang membuat el kebingungan.


"rey kenapa?bukanya tadi pagi dia baik baik ajah?"tanya fannie dengan santai.


"rey udah tau kalo lu di tampar sma dhia dan dia lagi nyamperin si dhia bisa bisa so dhia masuk rumah sakit gara gara emosi si rey el"jelas zaky yang cemas dan membuat el berdiri dan berlari menuju 12 ips 1 dan di ikuti oleh sahabat sahabatnya


benar sajah sesampainya di kelas 12 ips 1 sudah penuh dengan siswa siswi dan el mendengar teriakan seorang perempuan.


"kamu kenapa belain cewe murah itu ha!kamu suka sma dia rey! inget dia sama kamu gak seiman dan sedoa dan kamu juga akan membuat mami kamu marah dan benci seumur hidup!" teriak dhia yang membuat rey semakin marah dan emosi.


"jawab rey jawab!" teriak dhia sambil menggoyang goyangkan badan rey.


"bukan urusan lu urisn hidup lu sendiri dan gak usah lu urusin urusan gw lu paham!"kata rey dengan emosi dan masih mengepal tangannya. el yang melihat dari depan pintu hanya bisa mematung melihat dhia menangis seperti di aniyaya namun di hati kecinya dia merasa bahagia jika ada seseorang yang membelanya.


"gw gak akan pernah berhenti buat ngurusin kehidupan lu sebab gw cewe lu!"kata dhia dengan nada yang tinggi


"lu bilang apa barusan gw gak dengar?"kata reno dengan suara pura pura lembut.


"gw pacar lu!"kata dhia dengan nada yang tinggi dan membuat rey mengangkat tangannya untuk menampar pipi dhia untuk pembalasan yang dia lakukan oleh el tapi sayang tangan rey lebih dahulu di pegang oleh el


"jangan kasar sama cewe!"kata el yang membuat rey menurunkan tanganya


"lu boleh marah sama dia tapi lu gak boleh kasar sama dia apalagi dia perempuan!"kata el sambil menatap ke arah dhia dan rey bergantian.


"walaupun sifatnya sebejad apapun sama kita cukup diam dan di ingat ajah jangan sampe kotorin tangan dan mulut kita sendiri untuk menanggapi kritikan dan saran yang salah dari seseorang yabg iri!"sambubg el sambil mengelap bibirnya yang mengekuarkan darah lagi dengan ibu jarinya.


"lu liat dan lu denger sendiri bukan! lu jahat sama dia tapi dia malah belain lu sekarang!"kata rey dan menginggalkan dhia dengan mengandeng el ke arah kantin


"el tungguin!"kata aya,puput dan raisa bersamaan.


oky gaes sigitu dulu jangan lupa like,comen,tap love favorit,dan vote ya


terimakasih semoga kalian sehat selalu dan dilindungi dari maraha bahaya.

__ADS_1


aminnn


__ADS_2