Kisah Putri Jinyan

Kisah Putri Jinyan
Episode 12


__ADS_3

Pangeran Jin membawa Jinyan keluar dari Penjara rahasia, tetapi dihadang oleh beberapa penjaga.Penjaga, “Pangeran, anda diminta menghadap Pangeran Yu di Taman Plum. Jika dalam 15 menit anda belum datang, maka anda dianggap mengundurkan diri sebagai panglima kerajaan”


Pangeran Jin kesal mendengarnya, tetapi dia tidak memiliki pilihan lain.


Akhirnya Jinyan dibawa pergi lagi oleh penjaga dan Pangeran Jin pergi menuju Taman Plum.Pangeran Yu dan Zhong Li berada di Taman Plum.Pangeran Yu, “menurutmu apa yang akan dialami pelayan wanita itu?”


Zhong Li, “Pangeran tenang saja, di penjara begitu banyak alat untuk menyiksa agar pelayan itu mengaku”


Pangeran Yu langsung menatap Zhong Li dengan tajam, kemudian pergi dari sana.Zhong Li, “Pangeran, anda akan pergi kemana? Pangeran Jin sebentar lagi datang”


“suruh saja dia menunggu di sini!!” ucap Pangeran Yu kesal.


Zhong Li hanya terdiam melihat sikap Pangeran Yu yang aneh. (Zhong Li bingung kenapa Pangeran Yu marah hanya karena seorang pelayan akan di hukum).


**✥Kediaman Ibunda Permaisuri✥**


Ibunda Permaisuri menginterogasi Suyu. Suyu mengatakan bahwa dia tidak tahu apapun soal amulet takdir.


Ibunda Permaisuri, “jadi menurutmu, pelayan itu ingin menjebakmu !!”


Suyu, “saya tidak tahu, kami tumbuh besar bersama. Siapa yang menduga dia akan seperti itu”. (Suyu tega banget sama Jinyan. Dia bahkan tidak mencari cara untuk menolong Jinyan, dia hanya memikirkan cara untuk menyelamatkan dirinya sendiri).Pangeran dan Zhong Li masuk ke dalam kediaman Ibunda Permaisuri.

__ADS_1


Pangeran Yu, “Cukup!!, apakah Putri Permaisuri layak menyalahkan semuanya kepada seorang pelayan?!, tanpa membuktikan keaslian amulet takdir itu”


Ibunda Permaisuri, “amulet takdir mengatakan bahwa Putri Permaisuri membawa sial bagi keluarga kerajaan, tentu saja itu masalah besar yang harus di hukum”


Pangeran Yu memohon kepada Ibunda Permaisuri untuk tidak mempermasalahkan hal ini, “Putri Permaisuri dipilih sendiri oleh Ibunda Permaisuri. Jika hal ini terdengar di luar, maka Ibunda Permaisuri akan dianggap tidak dapat memilih Putri Permaisuri dengan tepat”


Suyu, “saya tidak bersalah”


Ibunda Permaisuri kesal dengan perkataan Pangeran Yu.


“Sekarang terserah!!, jika suatu saat nanti ada masalah, jangan salahkan saya!!” ucap Ibunda Permaisuri kemudian pergi dari sana.


Kemudian Pangeran Yu memerintahkan Zhong Li untuk membebaskan Jinyan dari penjara dan segera membawanya keluar dari kediaman.


Di penjara, Jinyan kembali disiksa.Kasim Xi tidak tega melihat Jinyan, ia berusaha mengurangi siksaan Jinyan


Kasim Xi, “Bibi Yun (nama pelayan yang menyiksa Jinyan), anda pasti haus minumlah dulu”


Bibi Yun, “Kasim Xi, apakah kamu ingin menghalangi penyelidikan!!, cepat pergi dari sini!!”Tidak lama kemudian, Zhong Li datang, “Berhenti!”


Jinyan senang mendengar nama Zhong Li, Jinyan mengira itu adalah Zhong Li yang dia kenal (Pangeran Yu).

__ADS_1


“Zhong Li” ucap Jinyan kemudian pingsan.


Zhong Li berkata kepada Bibi Yun, “Pangeran Yu, memerintahkan ku untuk membawanya pergi”


Zhong Li akan membawa Jinyan pergi ke luar kediaman, namun ditahan oleh Kasim Jiang.


Kasim Jiang, “bawa pelayan ini menghadap Ibunda Permaisuri untuk di hukum”.


Zhong Li tidak bisa membantah, “Baiklah, saya akan pergi bersama dengan kasim Jiang”.


**✥Kediaman Ibunda Permaisuri✥**


Jinyan dibawa ke Kediaman Ibunda Permaisuri.


Zhong Li berusaha memohon kepada Ibunda Permaisuri untuk tidak menghukum Jinyan,


Zhong Li, “Ibunda Permaisuri, tadi pelayan ini sudah di hukum dan Pangeran Yu memberi perintah untuk membawa pelayan ini ke Biro Perkebunan untuk introspeksi diri”. (Biro Perkebunan adalah tempat terpencil di istana)”


Ibunda Permaisuri kesal mendengar bahwa Pangeran Yu telah memberi perintah, namun Ibunda Permaisuri tidak ingin berdebat lagi dengan Pangeran Yu.


“sudahlah, saya sudah lelah, kalian pergi saja” ucap Ibunda Permaisuri sambil menghela napas.

__ADS_1


**✥Bersambung✥**


__ADS_2