Kisah Putri Jinyan

Kisah Putri Jinyan
Episode 46


__ADS_3

Jinyan, “kebetulan sekali hari ini bertemu Pengawal Zhong. Oh ya, bukankah kamu yang menyelamatkanku”


Zhong Li, “iya”


Jinyan menatap Pangeran Yu, “berarti semua itu hanya kesalahpahaman”


Pangeran Yu, “hari itu kenapa kamu tidak membela diri?”


Zhong Li akhirnya mengaku, “Saya rasa tidak seharusnya Pangeran Yu terhanyut dalam urusan wanita, jadi saya tidak menyampaikan pesan Nona Jinyan dengan tujuan untuk mengintimidasi Nona Jinyan, tetapi malah menemukan Nona Jinyan tercebur”


Pangeran Yu, “Jinyan pingsan saat ditemukan, kenapa kamu tidak segera menyelamatkannya ?”


Zhong Li, “karena Ibunda Permaisuri pernah mengingatkan saya bahwa Jinyan merusak reputasi Pangeran Yu, sehingga saya ragu-ragu”


Pangeran Yu, “Ibunda Permaisuri”


Pangeran Yu mengunjungi Ibunda Permaisuri.


Pangeran Yu, “Ibunda, sekarang Anda sering sakit, lebih baik Anda tidak perlu mengurusi masalah harem kerajaan lagi. Anda bisa istirahat dengan tenang. Karena Putri Permaisuri sedang sakit, maka Selir Wen yang akan mengurus harem kerajaan”


Ibunda Permaisuri menahan amarah, “Pangeran Yu, kamu sudah dewasa”


Pangeran Yu pamit pergi.


Yiguang menenangkan Ibunda Permaisuri, “Pangeran Yu hanya sedang terhasut oleh budak licik itu, mungkin beberapa hari akan kembali baik”


Ibunda Permaisuri, “di antara saya dan dia, tetap bukan hubungan Ibu dan Anak kandung. Jika Pangeran Jin belum kembali, saya belum bisa tenang”

__ADS_1


Pangeran Yu dan Zhong Li sudah baikan, Zhong Li kembali menjadi Pengawal Pangeran Yu.Pangeran Yu ingin menyiapkan sendiri kejutan untuk Jinyan.


Kasim Li, “Pangeran, biar hamba saja yang melakukannya”


Pangeran Yu, “di mana Zhong Li?”


Kasim Li, “Ibunda Permaisuri meminta Pangeran Jin kembali, untuk menghadiri pesta ulang tahunnya. Pengawal Zhong takut terjadi kesalahan, sehingga berpatroli di kota perbatasan”


Pangeran Yu, “belakangan ini sikap Ibunda terhadap Kakak sangat aneh. Suruh Zhong Li menyelidikinya”


Pangeran Jin telah sampai di istana, ia mengunjungi Ibunda Permaisuri.


Ibunda Permaisuri senang dengan kedatangan Pangeran Jin.


Kasim Xi membawa Jinyan ke taman belakang, karena Pangeran Yu sudah menyiapkan kejutan.Jinyan senang dengan kejutan Pangeran Yu.


“Hari ini bukan ulang tahunku. Oh iya, aku mengisi formulir saat masuk istana dengan sembarangan” gumam Jinyan dalam hati.


Pangeran Yu menjitak Jinyan, “apa kamu lupa dengan ulang tahunmu sendiri”


Jinyan tersenyum, “tentu ingat, aku hanya terlalu bersemangat”


Pangeran Yu, “saya menyiapkan 1000 lentera untukmu”


Tidak lama kemudian Pangeran Jin datang.Jinyan, “Guru, kenapa kamu bisa ada di sini?”


Pangeran Jin, “saya ingin menghadap Pangeran Yu”

__ADS_1


Pangeran Yu, “Kakak sudah kembali, saya memiliki banyak urusan, jadi tidak bisa mengobrol dengan kakak sekarang”


Pangeran Jin, “Pangeran Yu silahkan lakukan urusanmu, saya hanya ingin mengobrol dengan Jinyan”


Pangeran Jin memberi hadiah ke Jinyan.


Jinyan tersenyum, “Bunga sakura salju, tetapi aku tidak bisa menerimanya”


Pangeran Yu tidak ingin hadiahnya kalah dengan hadiah Pangeran Jin, Pangeran Yu mencoba merendahkan hadiah Pangeran Jin.


Tanpa sadar baju Pangeran Yu terbakar api lenteranya.


Jinyan bergegas menarik Pangeran Yu untuk memadamkan api. Pangeran Yu pun jadi basah kuyup.Giliran Pangeran Jin yang menyindir hadiah Pangeran Yu, “di taman belakang terdapat tanaman dan lentera api, tentu saja dapat terbakar, demi keselamatan saya menyarankan lentera-lentera itu dimatikan saja”Pangeran Yu kesal, ia memilih pergi dari sana.Pangeran Yu pura-pura sakit, agar Jinyan merawatnya.Keesokan harinya, Pangeran Jin menghadap Pangeran Yu di istana.


Pangeran Jin dan Pangeran Yu berdebat mengenai penambahan pasukan di perbatasan Utara.


Pangeran Yu menyuruh Jinyan pergi dulu. Jinyan kesal, “mereka yang bertengkar kenapa aku yang menderita”Pangeran Jin, “apakah Pangeran Yu sudah membaca laporan permintaan saya”


Pangeran Yu, “belum, sepertinya belum di antarkan”


Pangeran Jin pergi dari sana dengan rasa kecewa atas respons Pangeran Yu.


Ternyata laporan Pangeran Jin sudah ada di meja Pangeran Yu, Pangeran Yu membacanya. (Isinya : Pangeran Jin meminta izin untuk mengurus tamu asing di perjamuan ulang tahun Ibunda Permaisuri).Pangeran Yu memanggil Kasim Li, “apakah utusan Nanyu akan masuk ibu kota?”


Kasim Li, “Raja Nanyu mengirimkan putri kesayangannya, Putri Rongjing untuk menghadiri perjamuan ulang tahun Ibunda Permaisuri. Pangeran Jin dekat dengan Nanyu”


Pangeran Yu, “karena mereka dekat, jangan biarkan Pangeran Jin mendekati utusan Nanyu. perintahkan Zhong Li untuk menyambut utusan Nanyu!”

__ADS_1


※**Bersambung**※


__ADS_2