
Pngeran Yu kesal mendengar perkataan Jinyan yang seperti memuji Pangeran Jin, ia memilih pergi dari sana.
yan bingung,”apakah aku salah bicara lagi”
❦Kediaman Pangeran Yu❦
Pangeran Yu sangat marah mengingat perkataan Jinyan tadi, ditambah lagi dengan perkataan Pangeran Jin saat mereka akan pergi dari Kediaman Ibunda Permaisuri.
Pangeran Jin,”seorang pelayan wanita bisa membuat Pangeran Yu begitu tidak senang, lebih baik diberikan kepada saya untuk menjadi selir dan melayani saya”
Jinyan bermimpi lagi saat Suyu meminum racun.
Jinyan terbangun, ”kenapa bermimpi itu lagi!, aku harus segera mencari cara untuk menyelamatkan kakak”
“sepertinya mimpi itu saat acara Perjamuan” gumam Jinyan.
❦Biro Perkebunan❦
Jinyan senang mendapat Kue Osmanthus kesukaannya dari Pangeran Jin.
Kasim Xi datang menghampiri.
__ADS_1
Kasim Xi,”Nona Jinyan, ada apa mencariku?”
Jinyan,”Kasim Xi, bukankah sebentar lagi Perjamuan Ayunan akan diadakan? Apakah Divisi Arak yang akan menyediakan arak?”
Kasim Xi,”arak bagus milik Selir Wen lebih banyak, tentu saja Selir Wen yang akan mengaturnya”
Jinyan mendapatkan ide untuk masuk ke Kediaman Selir Wen sebagai pembuat arak.
Jinyan membuat arak, kemudian ia meminta bantuan Kasim Xi untuk mengantarnya ke Kediaman Selir Wen.
❦**Kediaman Selir Wen❦**
Pelayan Selir Wen melapor,”Nyonya, ada seorang kasim kecil yang mengantarkan arak untuk anda”
Kasim Xi mengeluh pada Jinyan, “Nona Jinyan, tugas anda membuat saya dihukum tamparan sepuluh kali. Kamu bisa-bisanya berpikir untuk memberikan Selir Wen sebuah arak. Tentu saja Selir Wen merasa terhina”
“memberi arak tidak berhasil, lalu bagaimana cara agar aku bisa pergi ke Kediaman Selir Wen” gumam Jinyan.
Akhirnya Jinyan mendapat ide lagi, Jinyan memohon kepada Kasim Xi untuk meminjamkan baju kasim kepadanya.
Kediaman Selir Wen
__ADS_1
Pelayan Selir Wen akan membuang arak Jinyan. Mencium aroma araknya, Selir Wen mulai tertarik.
Selir Wen,”tunggu dulu, aroma arak ini boleh juga. Biarkan saya mencobanya”
Selir Wen meminum arak Jinyan, ”ternyata arak ini, boleh juga”
Kediaman Pangeran Yu
Zhong Li melapor kepada Pangeran Yu,”Pangeran Jin telah pergi ke Kuil Muchen, seluruh pengawalnya diperintahkan untuk berjaga di sana dengan alasan untuk memperbaiki Kuil. Semua orang yang ingin sembahyang tidak boleh ke sana. Apakah harus ikut campur?”
Pangeran Yu,”Ibunda Permaisuri belum pulih. biarkan saja dulu Pangeran Jin, saat ini kurang cocok untuk membuat masalah lagi”
Zhong Li,“tetapi Pangeran, Kuil Muchen dan Wasiat memiliki sedikit hubungan”
Pangeran Yu menatap ke arah jendela, tepat saat itu Jinyan lewat dengan menggunakan Pakaian Kasim Xi.
“Orang ini, apalagi yang ingin dia lakukan” gumam Pangeran Yu tersenyum.
Zhong Li bingung,”apa? Pangeran”
Pangeran Yu menatap Zhong Li dengan senyuman, “Pengawal Zhong, pinjamkan lagi bajumu”
__ADS_1
Pengawal Zhong hanya bisa menghela napas dengan kelakuan Pangeran Yu.
**❦Bersambung❦**