
Suyu, “saya begitu baik padamu? Tetapi bahkan dalam mimpimu, kamu berharap saya mati, apakah kamu sangat membenciku”Jinyan,”Kakak percaya padaku, aku tidak membencimu, aku hanya ingin menyelamatkanmu”
Suyu,”jika memang mimpimu benar, sudah tidak ada jalan untuk lari dari semua itu”
Jinyan tetap menyakinkan Suyu, “pasti ada cara untuk kita bisa kabur”
Suyu,”saya tahu cara kabur yang tidak berbahaya, dengan cara menggunakan wasiat”Jinyan,”wasiat?”
Suyu,”Pangeran Yu sedang mencari wasiat, jika kita bisa menemukannya, kita bisa bernegosiasi dengan Pangeran Yu untuk mengizinkan kita pergi dari sini”
Jinyan,”baik kak, aku akan berusaha mencari wasiat”
Suyu, “Jinyan berhati-hatilah, karena ini rahasia”
(Suyu menggunakan Jinyan untuk mencari wasiat padahal tujuan utamanya untuk membantu Pangeran Jin)
**✷Kediaman Ibunda Permaisuri✷**
__ADS_1
Pangeran Yu datang berkunjung ke Kediaman Ibunda Permaisuri.
Pangeran Yu, “Ibunda saya memiliki permintaan”
Ibunda Permaisuri,”katakan saja”
Pangeran Yu, “Negara selama ini tenteram, harap Ibunda bisa pergi ke Kuil Long’an untuk sembahyang selama tujuh hari untuk berterimakasih atas berkat yang diberikan oleh langit”
Ibunda Permaisuri,”Pangeran Yu telah meminta, mana mungkin Ibunda menolak. Ibunda akan pergi sekarang”
Pangeran Yu memerintahkan Zhong Li dan semua pengawal untuk mengawal Ibunda Permaisuri ke Kuil Long’an.
Ekspresi Zhong Li kurang senang mendengarnya.
Zhong Li merasa Pangeran Yu selalu melakukan hal konyol hanya untuk Jinyan.
**✷Taman Plum✷**
__ADS_1
Jinyan senang melihat Pangeran Yu datang. Pangeran Yu telah berganti pakaian menggunakan pakaian Zhong Li.Jinyan bersikap sangat baik dengan Pangeran Yu.
Pangeran Yu, “apa tujuanmu? Kenapa kelakuanmu sangat aneh hari ini”
Jinyan, “Zhong Li, bukankah kamu pernah berkata jika aku berkelakuan baik, maka kamu akan meminjamkan plakat giok emas padaku”
Pangeran Yu tersenyum, “baiklah, tergantung kelakuanmu”
Pangeran Yu memerintahkan Jinyan untuk memijatnya.Melihat Pangeran Yu tertidur, Jinyan mengambil plakat giok emas Pangeran Yu diam-diam.
“Zhong Li maafkan aku, aku hanya pinjam sebentar” gumam Jinyan pelan, kemudian kabur dari sana.
Sebenarnya Pangeran Yu hanya pura-pura tertidur, dia sengaja membiarkan Jinyan mengambil plakat giok emas.Suyu mengirimkan surat kepada Jinyan. “Pergi ke wilayah terlarang, Ibunda Permaisuri sudah pergi dengan semua pengawal, jangan lewatkan kesempatan ini”
Wilayah terlarang (Paviliun Changmen)
Pangeran Yu masuk ke dalam wilayah terlarang (wilayah terlarang adalah wilayah yang tidak boleh ada yang pergi ke sana tanpa izin dari Ibunda Permaisuri) .Mendengar suara pintu terbuka Pangeran Yu bergegas sembunyi, ternyata yang masuk adalah Jinyan.Jinyan berusaha mencari wasiat, namun terhenti saat mendengar suara penjaga.Jinyan berusaha kabur dari penjaga, melihat ada sumur kosong, Jinyan tanpa berpikir langsung melompat ke dalam sumur.
__ADS_1
**✷Bersambung✷**