Kisah Putri Jinyan

Kisah Putri Jinyan
Episode 23


__ADS_3

Jinyan,”Kenapa kamu terus menatapku?”


Pangeran Yu,”Jinyan, kamu bisa memikirkannya terlebih dahulu. katakan siapa kamu sebenarnya? Apa tujuanmu? Dan apa hubunganmu dengan Pangeran Jin”


Jinyan,”bukankah aku sudah pernah menjawab semuanya”


Pangeran Yu kecewa dengan jawaban Jinyan,”besok saya akan datang ke Biro Perkebunan, semoga pada saat itu kamu tidak akan membohongi saya lagi”


**❣Kediaman Ibunda Permaisuri❣**


Ibunda Permaisuri memanggil Suyu karena masalah Jinyan.


Ibunda Permaisuri, ”pelayan Putri Permaisuri sungguh memiliki akal yang cerdik. Kasim Jiang sudah mencarinya di hutan semalaman tetapi belum bisa menemukannya. Bukankah Putri Permaisuri dikatakan dekat dengan pelayan tersebut?, saya yakin Putri Permaisuri sendiri dapat menangkapnya”


Suyu,”saya akan menjalankan perintah Ibunda Permaisuri”


Suyu memerintahkan pelayannya untuk menangkap Jinyan, “saya tidak akan tega jika menangkapnya sendiri”Kasim Xi memohon kepada ayah angkatnya (Kasim Li) untuk membantu Jinyan. Kasim Xi mengakui bahwa mengenai ladang sayur gong adalah salahnya.


Pangeran Yu lewat dan mendengar semuanya.


Pangeran Yu,”apa yang kamu katakan tadi?”


Kasim Xi,”perbuatan di ladang sayur gong adalah perbuatan hamba, bukan Nona Jinyan. Hamba bersedia menerima hukuman”Pangeran Yu,”sudahlah, itu hanya masalah ladang sayur gong”


Zhong Li berusaha mengingatkan Pangeran Yu untuk tetap menghukum pelakunya.

__ADS_1


Pangeran Yu,”apakah sekarang kamu ingin mengajari saya?”


Zhong Li hanya bisa menghela napas.


Jinyan berhasil ditangkap oleh pelayan Putri Permaisuri, kemudian mereka mengantarnya ke Kediaman Ibunda Permaisuri untuk di hukum.


**❣Kediaman Ibunda Permaisuri❣**


Pangeran Jin membantu Ibunda Permaisuri meminum obat. Tidak lama kemudian Pangeran Yu datang.


Pangeran Yu menyindir,”Pangeran Jin, sekarang anda berubah menjadi tabib”. (Pangeran Yu selalu menyindir Pangeran Jin yang berusaha mencari perhatian Ibunda Permaisuri).


Pangeran Jin beralasan karena Ibunda Permaisuri sedang sakit tentu dia harus merawatnya.


Kasim Jiang melapor,”Ibunda Permaisuri, pelayan wanita Biro Perkebunan itu sudah ditangkap. Sepertinya tidak perlu menginterogasinya, langsung dihukum saja”


Pangeran Jin memohon ampun untuk Jinyan,”Ibunda Permaisuri, saya mengenal Jinyan dari kecil, dia tidak jahat. Masalah ladang sayur gong itu karena persaingan saya dengan Pangeran Yu. Saya juga sudah menghukum Tuan Muda An”


Ibunda Permaisuri menatap Pangeran Yu,”apakah alasan Pangeran Yu juga sama? Berteman dari kecil!!”


Pangeran Yu beralasan,”saya memohon ampun untuk pelayan wanita itu karena Pengawal Zhong yang memintanya”


Ibunda Permaisuri menatap Zhong Li,”benarkah??”


Zhong Li terpaksa mengakuinya,”Saya yang memintanya kepada Pangeran Yu”

__ADS_1


Ibunda Permaisuri,”pelayan ini sangat hebat, bahkan bisa membuat kedua pangeran membuka mulut untuknya. Sudahlah, lupakan saja semua ini”


Kasim Jiang,”Ibunda Permaisuri, pelayan ini tidak bisa diampuni, dia harus dihukum”


Pangeran Jin dan Pangeran Yu menatap tajam kasim Jiang, kemudian mereka menendangnya.


Ibunda Permaisuri, “cukup, yang dikatakan Kasim Jiang benar juga. Pelayan ini harus tetap dihukum”


Pangeran Jin menyarankan hukuman berlutut tiga hari di Biro Perkebunan. Ibunda Permaisuri pun menyetujuinya.


**❣Biro Perkebunan❣**


Jinyan dihukum berlutut dan diawasi oleh Pengawal Zhong.


“berdirilah, hukuman tiga harimu sudah selesai” ucap Zhong Li dingin.


Tidak lama kemudian Pangeran Yu datang. Pangeran Yu membantu Jinyan untuk berdiri.


Jinyan,”Zhong Li, ku dengar kamu lagi yang menyelamatkanku. Aku sangat berterimakasih”


Pangeran Yu tersenyum mendengarnya.


Jinyan,”Oh ya, mengenai pertanyaanmu kemarin. Sungguh aku tidak memiliki identitas lain, dan aku juga tidak memiliki hubungan apapun dengan Pangeran Jin, kami hanya mengenal dari muda”.


“lagi pula, meskipun kamu temperamental dan memiliki perbedaan yang besar dengan Pangeran Jin, tetapi kamu tidak perlu rendah diri atau tidak senang, karena kamu adalah kamu” lanjut Jinyan dengan santai.

__ADS_1


**❣Bersambung❣**


__ADS_2