
Jinnyan bertanya kepada Duta Wen, “apa yang sedang kalian lakukan?”
Duta Wen,”atas perintah Pangeran Yu, kami sedang melakukan kompetisi simulasi untuk mengatasi banjir”
“Wah, Pangeran Yu ternyata banyak ide, sama seperti Zhong Li” gumam Jinyan sambil tersenyum.
Duta Wen mendengar ucapan Jinyan mengenai Zhong Li.
“aku mengenal Zhong Li, kami berteman baik” ucap Duta Wen.
Jinyan senang mendengarnya. “Karena dia teman Zhong Li, aku harus membantunya” gumam Jinyan dalam hati.Jinyan mendatangi Tuan Muda An.
Jinyan, “Tuan muda, aku bisa membantumu untuk kompetisi ini”
Tuan Muda An, “jika kamu bisa membantuku, kamu akan mendapat banyak hadiah”
__ADS_1
Jinyan,”cara mengatasi banjir di ladang ini, pertama cari tahu dari mana airnya berasal, kemudian cari cara menghentikannya. Kedua menyingkirkan air dari ladangnya”Tuan Muda, “bukankah itu cara umum, Duta Wen pun pasti tahu”
Jinyan, “ada tambahan cara lain yaitu membersihkan rumput liar dan memperbaiki tanaman yang ada di ladang, pasti akan menambah poin tuan muda”.“cara yang bagus, baiklah laksanakan!” Ucap Tuan Muda An sambil menyuruh para pelayan wanitanya mengerjakan hal tersebut.
Jinyan tersenyum senang karena merasa idenya berhasil.Pangeran Yu dan Zhong Li sedang bermain catur. Kasim Li datang melapor bahwa kompetisi untuk simulasi banjir di ladang telah selesai.
Pangeran Yu terkejut, “cepat sekali selesai”
Kasim Li, “itu berkat Pengawal Zhong”Zhong Li bingung, “saya?”
“Gadis mana yang dekat dengan mu” ucap Pangeran Yu sambil tersenyum.
“Bukankah itu karena Pangeran Yu” jawab Zhong Li sedikit kesal.
Pangeran Yu, “baiklah, besok pagi saya akan mengutus Duta Wen sebagai penyelidik” “Sudah kuduga, tidak ada mata-mata sebodoh dia” gumam Pangeran Yu senangPangeran Yu meminjam baju Zhong Li lagi untuk pergi ke Biro Perkebunan. Zhong Li mencoba untuk menahan Pangeran Yu.
__ADS_1
Zhong Li, “Pangeran untuk apa anda pergi ke Biro Perkebunan dengan menggunakan baju saya? Dan juga Biro Perkebunan lumayan jauh, takutnya anda akan kelelahan”
Pangeran Yu beralasan bahwa ia ingin melihat langsung mengenai masalah di ladang Tuan muda An. (Padahal mau melihat Jinyan :).Jinyan di hukum oleh Bibi Yancui.
Bibi Yancui, “beraninya kamu berbuat masalah dengan Tuan Muda An. Apakah kamu tahu sayur gong adalah sayur kesukaan Ibunda Permaisuri dan hanya sayur itu yang tahan terhadap air!!.. tapi karena perbuatanmu itu, semua sayur gong telah hilang!!”
Jinyan, “aku tidak melakukannya, bukan aku yang mencabutnya”Bibi Yancui, “Tuan Muda An memperintahkan untuk menghabisi nyawamu”
Jinyan, “ini tidak sesuai aturan!! Lepaskan aku”
Bibi Yancui, “saya adalah peraturannya”.Bibi Yancui meminumkan Jinyan racun dengan paksa.Pangeran Yu dan Zhong Li datang tepat waktu.
Pangeran Yu,”beraninya!! Menetapkan peraturan sendiri, Hukum mereka semua di pengadilan!!”
Zhong Li terkejut dengan kemarahan Pangeran Yu.
__ADS_1
**✺Bersambung✺**