Kontrak Hewan Legendry Terkuat Dan Jahat

Kontrak Hewan Legendry Terkuat Dan Jahat
Eps 4 Segel bintang


__ADS_3

"Kenapa manusia sekuat dia datang ketanah terlarang!" Naga iblis penyucian yang merasakan aura kuat di depan pintu goa, ia pergi keluar untuk menemuai sang ahli.


Sang ahli yang berdiri tegak, berambut panjang berwarna hitam, body yang sexy, dada yang elgan, tatapan mata biru yang sangat dingin menatap naga iblis penyucian.


"Apa yang kau inginkan?, kenapa demon sekuatmu menemuiku?, hentikan auramu ini membuat luka lamaku terbuka kembali!" berlutut.


"Berhenti omong kosongmu, aku hanya ingin menemuai anakku yang ingin kau makan!, aku akan memberimu dua pilihan berkontrak dengannya atau mati!" Pancaran aura yang semakin kuat sepuluh kali lipat, membuat Naga iblis penyucian yang agung di hormati di masa lalu dan setara demon king, ia dipaksa berlutut di depan akaki seorang Demon wanita yang darah campuran.


"Beraninya kau mengancamku!, kalau aku masih berada di punjak, demon tidak murni sepertimu sudah aku lahap hidup- hidup!" merasakan kesakitan.


Akari Nara dengan tatapan rendahnya, ia mengeluarkan cahaya merah bulat kecil keluar dari telunjuknya yang membuat sekelilingnya mati terbakar.


"Sayang kau terlalu berlebihan hanya berurusan dengan seekor kadal liar!" memeluk dari belakang.


Naga iblis penyucian yang melihat ras abadi yang memeluk demon campuran, ia terkejut hingga muntah darah dan tertawa berbahak - bahak, "Hahaha, Ras abadi sepertimu punya selera yang sangat rendah!"

__ADS_1


Pria dengan rambut panjang kucing kuda, berwarna putih, tatapan mata emasnya, memberikan tekanan.


Eiji Fankai, ia melepas pelukannya dan menghampiri Naga iblis penyucian, ia menendang kepalanya hingga terlempar jauh berjarak sepuluh meter.


"Argh ... Argh ...!!!" tersungkur tertipa pepohonan.


"Kau urus kadal air itu, aku akan melihat keadaan anakku, Yumi melaporkan kepadaku dia di serang oleh pasukan serigala!" ucap Akari Nara, berjalan masuk kedalam goa.


"Kau tidak boleh gegabah bandit serigala milik organisasi klan phonik, kita tidak bisa membunuh mereka begitu saja" Tranmisi suara Eiji Fankai, berjalan menghampiri naga iblis penyucian.


Cahaya tujuh warna yang sangat menyilaukan keluar dari tubuh Daeki mengundang banyak hewan iblis yang mendekati Goa, mereka bersembunyi di sekitar goa.


Eiji Fankai yang melihat ada tiga ratus hewan iblis yang mengelilingi goa, ia mengeluarkan hewan peliharaannya, retakan ruang yang muncul memberikan aura dingin membekukan sekitarnya, hewan iblis yang merasakan aura itu ia merasakan ketakutan, setengah hewan iblis pergi meninggalkan goa.


Suara raungan yang di dalam retakan ruang memberikan perasaan kematian, muncul seekor anak harimau berwarna biru yang menggigit pedang bintang, mata biru, wajah yang bulat bulu yang terbuat dari petir biru, ia menggosokan tubuhnya kekaki Eiji Fankai sambil mendengkur.

__ADS_1


Eiji Fankai yang melihat kebiasaannya ia menendangnya hingga tersungkur, "Apa yang kau lakukan!, apa kau tidak lihat didepanmu!" menatap dingin, pura- pura cuek, memalingkan wajahnya.


Anak harimau petir biru yang marah, ia melampiaskan amarahnya menyerang hewan iblis dengan pedang di mulutnya, ia berlari dengan cepat aura petir yang menyelimuti tubuhnya memberikan kecepatan yang tak bisa di lihat mata.


Ular iblis yang menyemburkan racunnya, harimau petir biru menghindarinya seperti kilat mendekatinya , pedang yang menempel di leher ular iblis ia di penggal tanpa rasa sakit.


Kalajengking api mata hijau yang keluar dari dalam tanah, ia menyemburkan racun api dari mulutnya, dan laba - laba kepala singa yang melemparkan jaring karet dari atas pohon, burung bangau kaki satu yang menyemburkan petir dari atas awan, serangan kejutan yang mengepung harimau petir biru, ia membelah ruang dengan pedangnya, melompat kedalam ruang dan mucul di belakang burung bangau kaki satu.


Bom ... Bom ... Bom!!!!


"maor... Aur!!!" suara ranguan.


Burung bagau kaki satu yang kehilangan kesadarannya mendengar raungan harimau petri biru ia terjatuh ke tanah, ia berlari menghampiri, Kalajengking mata hijau, laba - laba kepala singa, dengan cepat menebasnya mencadi seribu keping kecil - kecil.


Eiji Fankai yang melihat harimau petir biru dengan tatapan pembunuh, semua hewan iblis yang melihat raja iblisnya mati mereka semua kabur terbirit - birit.

__ADS_1


__ADS_2