KOS PAK DARSO

KOS PAK DARSO
EPS 05 Perempuan


__ADS_3

Sore hari, Salma bersama dengan yang lainnya sedang duduk santai di teras lantai 2. Mereka sedang mengobrol dan bergurau bersama.


"Eh guys.. kalian tahu kamar yang di ruang tengah dekat ruang tamu tidak?" Salma.


"Iya tahu.. besar banget loh kamarnya. Di bagian dalamnya ada jendelanya juga" Rika.


"Emangnya kenapa Sal?" tanya Wiwi.


"Gapapa.. kamarku kan sebelahan sama kamar itu. Kadang kalo lagi nyapu, aku sering liat aja dari jendela besar itu, kamarnya besar, bersih, tapi kayaknya terkunci terus" Salma.


"Iya ya kenapa kamar itu di biarin kosong, padahal kalo di sewain kam lumayan ya" Icel.


"Mungkin itu kamar khusus buat kalau ada tamu Cel" Ema.


'Duh aku pengen ngomong tapi gimana ya...' Salma.


"Guys... kalian liat nenek-nenek ga sih di rumah ini? apa ibunya pak Darso tinggal di kamar itu ya?" Salma.


"Emangnya pak Darso masih punya ibu ya?" Ema.


"Kayaknya masih deh" Icel.


"Emangnya kenapa Sal?" tanya wiwi lagi.


'Aduh.. kalo aku cerita, mereka nanti bakal takut masak di dapur ga ya' Salma.


'Ah sudahlah.. positif thinking aja, mungkin nenek itu adalah ibunya pak Darso' lanjut Salma.


"Gapapa ko hehe" balas Salma.

__ADS_1


Seketika semua terdiam.


"Eh, Laras mana sih? belum pulang ya?" Rika.


"Iya, dia sering banget pulang telat" Icel.


"Mungkin ada kuliah sore" Wiwi.


Akhirnya mereka melanjutkan obrolan lain seputar kuliah.


--


23.00 WIB. Salma terbangun dari tidurnya dan hendak ke kamar mandi ingin pipis. Salma keluar dari kamarnya berjalan menuju kamar mandi yang berada di belakang ruang tv alias hanya beberapa langkah dari kamar Salma. Kamar mandi yang waktu waktu itu Salma coba buka namun terkunci.


Jegrek! Salma mencoba membuka kamar mandi itu.


Jegrek jegrek! masih belum terbuka.


Akhirnya Salma menaiki tangga dan memutuskan untuk pipis di kamar mandi atas.


Setelah 5 menitan Salma berada di dalam kamar mandi, Salma kembali menuruni tangga.


Ketika sampai di kamar mandi tadi yang hendak di masuki Salma, tiba-tiba langkah Salma terhenti. Salma melihat pintu kamar mandi itu terbuka walau hanya sedikit. Bahkan lampunya pun menyala.


'Barusan ga bisa kebuka, tapi kenapa sekarang pintunya melongo dan lampunya menyala? apa Ema habis pipis juga?'


Salma mencoba mengintip melalui cela pintu tersebut yang sedikit terbuka. Terlihat seorang perempuan yang berdiri membelakangi. Rambutnya sangat panjang namun agak sedikit berantakan, mirip dengan Ema yang rambutnya panjang juga, saking panjangnya Salma tidak bisa melihat baju yang di pakai perempuan itu, Salma juga tidak memperhatikan bagian bawah yang di pakai perempuan itu.


"Ema??" Salma mencoba memanggil.

__ADS_1


Namun tidak ada jawaban.


"Em??" Salma mengulangi.


Hiiii hiii hiii hiii.... perempuan itu tertawa namun tidak membalikkan badan.


Salma langsung merinding dan reflek melangkah dan masuk ke dalam kamarnya lalu menguncinya.


"Hwaaa.. yang barusan itu manusia apa bukaaaan" Salma merengek.


Akhirnya Salma memutuskan naik ke atas tempat tidurnya, mencoba memejamkan mata agar tertidur, dan syukurnya bisa tertidur walau masih dalam keadaan ketakutan.


--


Pagi hari, Salma keluar dari kamarnya mendapati Ema sedang beres-beres sepatu di rak depan kamarnya.


"Em?"


"Ya??"


"Semalem kamu pipis di sini?" Salma menunjuk kamar mandi itu yang memang letaknya persis di depan kamar Ema.


"Engga. Aku semalem tidur nyenyak. Kenapa Sal?"


'Berarti dia juga ga denger kalo ada yang tertawa' Salma.


"Oh yaudah gapapa Em..." Salma pasrah.


Jangan lupa di like ya, jika ada saran atau masukan bisa tulis di kolom komentar, dan klik vote di bagian halaman depan novel dekat nama author agar author rajin untuk update😊

__ADS_1


Baca juga novel tulisan pertama ku berjudul 'Mantanku, Suamiku'. Terima kasih🙏


__ADS_2