
Sepulang kuliah, Salma merasa lelah hingga tertidur di siang hari. Cukup lama Salma tertidur namun tiba-tiba dia merasa ada seseorang di dalam kamarnya, tepatnya di samping Salma.
Salma merasa ada seseorang yang memandanginya saat tertidur. Bahkan seseorang tersebut sesekali membelai rambut Salma.
Jantung Salma bergetar dahsyat, bagaimana bisa seseorang masuk ke dalam kamarnya, sementara pintunya saja ia kunci. Salma selalu mengunci kamarnya apalagi saat ia tertidur.
Jantung berdetak semakin tak menentu, badan rasanya panas, nafas mulai kesulitan. Salma mencoba membuka mata perlahan, dan benar saja ada sesuatu yang duduk di dekat kepalanya. Salma mencoba menggerakkan tangan, kaki, dan bagian tubuh lainnya, namun tidak bisa. Sekujur badan rasanya kaku seperti patung.
Sesuatu di samping Salma berwujud besar, gemuk, berambut panjang dan kribo, namun wajahnya belum terlihat jelas karena Salma tidak membuka matanya dengan lebar, melainkan hanya mengintip melalui ekor matanya.
'Tuhaaannn.... makhluk apa yang sedang mengelus rambut ku ini.....' Salma.
Karena badannya yang sulit di gerakkan, akhirnya Salma memilih diam dan menutup matanya kembali. Makhluk itu terus mengelus-elus rambut Salma tanpa berbicara ataupun mengeluarkan suara apapun. Sampai akhirnya Salma tertidur kembali.
Satu jam kemudian, Salma membuka matanya. Kali ini badannya bisa di gerakkan, Salma bisa bangun dan kemudian duduk.
'Makhluk apa ya tadi? apa aku cuma mimpi? tapi tadi aku membuka mataku perlahan, apa memang hanya mimpi? tapi aku yakin tadi aku bangun.. ah sudahlah' Salma.
Akhirnya Salma bangun dan keluar dari kamarnya, lalu bergegas ke kamar mandi untuk mandi dan wudhu, karena hari sudah menunjukkan waktu sholat ashar.
Setelah sholat dan berganti pakaian, Salma naik kembali ke lantai 2 dan melihat teman-temannya sedang duduk berkumpul di teras lantai 2. Dan Salma pun menghampiri mereka.
"Eh Salma sini sini deh" ujar Icel ketika melihat kedatangan Salma.
Salma duduk dan bergabung dengan mereka.
"Baru bangun po Sal?" tanya Wiwi.
__ADS_1
"Iya, baru selesai mandi" jawab Salma.
"Eh Sal, tau ga? tadi siang, Laras lagi masak mie di dapur, terus katanya liat ada nenek-nenek lagi nyuci beras di keran" ujar Icel.
"Masa sih?" Salma.
"Iyaaaa... si Laras sampe lari ketakutan, jangan-jangan itu nenek-nenek yang waktu itu kamu liat juga" Icel.
"Emangnya ciri-cirinya kaya gimana?" Salma.
"Pokoknya udah tua kata Laras" Wiwi.
"Sekarang Laras dimana?" tanya Salma tidak melihat keberadaan Laras.
"Malam ini katanya dia mau nginep di kost temennya aja, karena dia ketakutan" Icel.
"Tapi aku yang kamarnya deket dapur ko ga pernah liat ya" Ema.
"Hehe jangan deh.." Ema meringis.
"Ah lagian nenek-nenek doang masa takut sih, itu kan orang tua harusnya kita hormatin, salaman kek apa kek" Rika.
"Kalau nenek-neneknya orang sih gapapa, lah ini kan belum jelas Rik... lagian mana ada nenek-nenek di kost ini? pak Darso kan udah ga punya orang tua" jelas Icel.
"Ya sapa tahu itu saudaranya pak Darso yang lagi mampir ke sini kan" Rika.
'Apa jangan-jangan itu arwah ibu pak Darso ya?' Salma.
__ADS_1
--
Setelah sholat isya, Salma mengerjakan tugas kuliahnya. Baru setengah jam mengerjakan tugas, Salma merasa bosan dan mengantuk dan akhirnya pukul 20.20 Salma terlelap tidur.
Pukul 21.45 Salma membuka matanya perlahan dan mengusap kedua matanya dengan pelan.
'Ya ampun.. aku ketiduran' gumam Salma ketika menyadari lampu kamarnya masih menyala. Karena setiap tidur Salma pasti mematikan lampu kamarnya.
Salma mencoba bangun dan hendak ke kamar mandi untuk sikat gigi. Namun Salma terkejut ketika melihat lemari dan menyadari ada sesuatu di atas lemari tersebut.
"Astaghfirullah'aladzim.. Siapa kamu?!!!" Salma menjauhkan tubuhnya menempelkannya ke tembok.
Di atas lemari tersebut ternyata ada sosok besar, tinggi, rambutnya panjang berantakan, matanya menyala, dan giginya bertaring.
Salma pun menangis karena ketakutan.
Salma hendak lari keluar namun untuk menuju pintu harus melewati lemari tersebut.
'Ya Allah.... aku harus bagaimana'
Salma menangis ketakutan sambil membaca surat-surat pendek Al-Quran di dalam hatinya.
"Hua Ha.. Ha.. Ha.. Ha.." sosok itu justru bersuara seakan tertawa.
"Siapa kamu? kenapa ada di sini? pergi!" Salma.
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa di like ya, jika ada saran atau masukan bisa tulis di kolom komentar, dan klik vote di bagian halaman depan novel dekat nama author agar author rajin untuk update😊
Baca juga novel tulisan pertama ku berjudul 'Mantanku, Suamiku'. Terima kasih🙏