KUASA CINTAMU

KUASA CINTAMU
Tatapan


__ADS_3

Maryam dan adiknya fikri berjalan menuju rumah. masing-masing membawa satu ember berisi baju yang sudah dicuci Maryam.


Dijalan, tepatnya di sebuah gazebo terdapat sekumpulan empat remaja laki-laki yang salah satunya teman sekolah Maryam yaitu Deni.


Melihat Maryam dan adiknya yang sedang berjalan, Sekumpulan laki-laki yang berada di gazebo berbisik-bisik.


"Eh ada Maryam tu sama adiknya... "ucap salah satu pemuda bernama Zidan , sontak semua pemuda yang berada di gazebo menoleh melihat Maryam.


"Masyaallah cantiknya.... seperti kenikmatan surga..." Puji Fahri salah satu pemuda kampung yang berada di gazebo bersama pemuda yang lain.


"Tau gak , banyak laki-laki yang mau nikahin Maryam , tapi ia tolak semua... "ucap Zidan menjelaskan.


"Masa sih? mungkin Maryam nunggu aku ngelamar dia... " ucap Fahri ngawur


"Ihh kePD an lu.... mana mungkin Maryam mau sama laki-laki dekil kaya lu.... " ejek Deni yang merupakan teman sekelas Maryam


"Kali aja... jodoh kan nggak ada yang tau" balas Fahri membela diri


Maryam yang melewati sekumpulan empat pemuda tersebut merasa tidak nyaman. Ia merasa dilihat oleh pemuda-pemuda di gazebo itu.


Tepat di depan gazebo, Maryam dan Rifki berhenti. Rifki hanya ikut-ikut kakaknya yang tiba-tiba berhenti .Maryam melirikkan matanya dengan tajam kearah pemuda -pemuda tersebut. Melihat kakaknya melirik, Rifki ikut melirik juga


'nihh anak....dasar bocah... daritadi ikut-ikut aja ' batin Maryam melihat adiknya yang menirunya


Para pemuda-pemuda yang melihat lirikan Maryam langsung salah tingkah ,ada yang garuk-garuk kepala, ada yang senyum-senyum sendiri .


"Ngapain kalian? " tanya Maryam dengan sinis kepada keempat pemuda yang berada di gazebo


" Eh Maryam... haiii... ki kita nggak ngapa ngapain " ucap Deni terbata bata


Maryam kemudian melanjutkan jalannya bersama Rifki


"hihh lirikannya menusuk banget... jadi takut gue... " Ucap Fahri


"Maryam itu temen sekelas gue.... jangan macem -macem kalian kalo sama dia... bisa ditonjok lu lu pade....Dia itu juara silat di sekolah tau.... " jelas Deni yang sangat tau Maryam teman sekelasnya.


"Waduhhh galak dong.... " ucap Fahri kaget


"Walaupun dia jago silat, dia nggak pernah sombong dengan kehebatannya... dia selalu baik pada siapapun... "Jelas Deni sangat kagum.


"Jangan - jangan lu suka ya sama Maryam?... " tebak Zidan memastikan


"nggak ....jelas iya lah... mana ada laki - laki nggak mau sama perempuan kaya dia " jawab Deni


"Heh fiz.... kenapa dari tadi diem aja lu?... " tanya Zidan kepada Rafiz yang hanya diam melihat teman - temannya memperbincangkan Maryam.

__ADS_1


Rafiz adalah anak Pak RT di Desa Lembah cakar itu. Ia terkenal cuek, apalagi dengan kaum hawa. Banyak perempuan desa yang menyukai Rafiz karna ketampanannya tetapi tidak ada satupun yang ia gubris.


"Emang napa? daripada kalian, ngebincangin satu cewek nggak jelas,.... " ucap Rafiz sombong


" Emang lu gak suka cewek kaya Maryam? " tanya Deni


"Kaya nggak ada cewek lain " ucap Rafiz masih dengan sombongnya


"Maryam tu cewek idaman bro.... udah cantik, pinter, sholehah, body juga oke, hadehhh apalagi yang kurang?.... dia juga hafal Quran 15 juz dalam setahun ...." Puji Deni kagum


" Banyak cewek lain kali di luar sana..." balas Rafiz cuek


" Terserah lu Fiz.... awas aja kalau suatu saat lu suka sama Maryam, dia milik gue!..." tegas Deni


"Sssttt ....udah - udah, malah debat.... orangnya juga udah pergi... ganti topik gitu! " Zidan berusaha mengalihkan topik pembicaraan


-------------


"Wihhhh kakak Keren.... cuma nglirik bisa buat mas-mas di gazebo tadi salah tingkah.... aku jadi suka lirik-lirik kaya kakak.... mas -mas tadi ganteng - ganteng lho kak tapi masih gantengan aku , kakak suka yang mana? ....menurutku sih.... "Ucap Fikri polos yang kemudian disela Maryam


" Sssttt.... anak kecil nggak boleh gitu... jangan kaya mas-mas tadi yang sukanya gosip , lemes banget tu mulut ! " jelas Maryam memberitahu adiknya


Saat Maryam asyik berjalan bersama adiknya, tiba - tiba 'bbrrakk' seseorang tak sengaja menabrak Maryam hingga membuat Maryam terjatuh


"Aduhh.... sakit " Maryam terjatuh dan terluka di bagian pergelangan tangan kanannya karena tergores Batu


"Maaf maafkaan saya...saya benar-benar tidak sengaja " ucap laki-laki berpeci yang menabrak Maryam


"Sakit tau.... hati-hati dong kalau jalan, liat -liat dulu ! " Maryam merasa kesal


"Maaf, saya tadi buru-buru dan tidak sengaja menabrak Kamu..."Jelas Laki - laki itu


Rifki yang berada disebelah Maryam, terus menatapi wajah laki - laki yang menabrak Maryam


"Kak Maryam, sini kak!" Minta Rifki agar maryam mendekatkan telinganya .


"Apa? " tanya Maryam tak mengerti


"Sini kak!.." Minta Rifki lagi sambil menarik tangan kakaknya


Maryam menuruti permintaan adiknya. Ia kemudian mendekatkan telinganya ke mulut Rifki


" Kak, mas ini ganteng banget... kakak jangan galak-galak dong , maafin aja ...biar Rifki aja yang ngomong!...kalau kakak yang bicara, nanti masnya malah takut " bisik Rifki kepada Maryam.


"Hisss... " Maryam yang mendengar perkataan adiknya itu , langsung mengangkat kepalanya

__ADS_1


" Mas yang ganteng, kak Maryam udah maafin kok..tenang aja ,gak usah khawatir....kakakku ini orangnya baik banget, cuma galak dikit " Ucap Rifki menjelaskan


"Beneran gak papa? " tanya laki-laki itu memastikan


" Santai aja mas.... nama mas siapa? " tanya Rifki


"Nama saya Muhammad Atif , panggil aja Mas Atif " jawab laki-laki yang bernama Atif dengan ramah


"Ooo mas Atif to..... mas ganteng banget, kaya aku hehe.... oh iya ini kak Maryam, dia kakak saya yang paling cantik! " ujar Rifki yang membuat Maryam merasa malu.


Atif yang mendengar perkataan Rifki hanya membalas dengan senyuman


Maryam hanya diam menunggui adiknya berbicara.


'nih anak kalau liat orang ganteng jadi lupa segalanya ' batin Maryam


"Argghh.... " Maryam kesakitan memegangi lengannya yang mengeluarkan darah


"Astagfirullah, itu berdarah " Atif yang melihat tangan Maryam berdarah langsung merogoh saku celananya. Ia mengeluarkan sapu tangan kecil bermaksud membantu Maryam


"Ini ada sapu tangan buat nutupin lukamu! " Atif menawarkan sapu tangannya


"nggak usah mas... lukanya kecil kok " tolak Maryam


"Kalau nggak ditutup , darahnya nanti tambah banyak " jelas atif


" Nggak usah mas... " Maryam terus saja menolak


"kalau begitu maaf " Atif terpaksa menarik tangan Maryam dan membalut luka Maryam dengan sapu tangannya.


Maryam kaget Atif menarik tangannya tiba-tiba. Ntah kenapa ia diam membiarkan Atif meraih tangannya. Tidak seperti nasib laki-laki lain yang akhirnya kena pukul.


Maryam masih diam tak berkata melihat atif yang dengan hati-hati membalut pergelangan tangannya yang berdarah.


Atif dengan teliti membalutkan sapu tangannya ke lengan Maryam agar tidak terasa sakit. Hingga kedua mata mereka bertemu satu sama lain.


"Astagfirullah.. "Atif segera mengalihkan pandangan matanya ,begitu juga dengan Maryam . Atif melepaskan tangan Maryam yang telah selesai ia baluti dengan sapu tangan .


"Sekali lagi saya minta maaf.... kalau begitu saya pergi dulu " Pamit Atif dengan menelungkupkan kedua tangannya


"oh iya, terima kasih " Maryam juga menelungkupkan kedua tangannya sebagai ganti jabat tangan karena mereka berdua bukan mahram.


"Kapan - kapan main ya mas " ucap Rifki lagi-lagi membuat Atif membalasnya dengan senyuman.


"Assalamualaikum.. " Atif segera berlalu pergi.

__ADS_1


"Waalaikumsalam... "jawab Maryam dan Rifki berbarengan


Maryam dan Rifki juga segera berjalan pulang Karena mereka harus segera pergi ke kebun


__ADS_2