
Kim dan dita menikmati makan siang mereka dengan nyaman
" Kim,nanti temenin aku belanja baju yah " ujar dita
"waaah daebak,tumben sekali nyonya Kim mau belanja baju"memandang dita
"mianhae Kim aku belum kasih tahu kamu kalau besok aku ada kerjaan di Indonesia"terang dita
" mwo,,kapan??"terkejut
"besok pagi aku berangkat ke Indonesia Kim,aku di suruh jadi penerjemah buat choi shiyuk"
" mwo,,ani,,ani,,,kamu gak boleh pergi"berhenti makan
" yaaaakk kenapa gak boleh pergi,ini Kan tanggung jawab aku Kim"
"lagian kenpa juga kamu baru sekarang ngasih tahu aku"tetap menatap dita
"aku juga baru di kasih kabar Hari ini kim,ini mendadak,maka nya sekarang aku pulang siang buat nyiapin barang keperluan besok"dita berusaha menjelaskan
"emang nya kamu pergi berapa lama dan sama siapa?"
"sekitar satu bulan dan pergi bertiga sama Choi shiyuk,dan juga sekertaris nya"
__ADS_1
"ani,kamu bener" gak boleh pergi"kim tampak mulai serius
"Kim,ini masalah kerjaan jangan kya gini dong,apa kamu gak mau kalau kerjaan aku lancar"tetap terus berusaha meyakinkan
"aku mau kerjaan kamu lancar,tapi satu bulan itu lama jagiya,aku gak bisa jauh sama kamu,apalagi kamu pergi sama si marga Choi itu"
"sayang,kitakan bisa video call dan juga Kan ada sekertaris nya juga"
"nee kamu boleh pergi,tapi aku punya dua permintaan"
"mwo"dita serius menatap kim
"pertama besok aku yang anterin kamu ke bandara,ke dua nanti aku kasih tahu kamu kalau kita sudah pulang ke Apartment"tersenyum penuh arti
"nee jagiya"merasa lega
"yeoboseyo,gak usah aku bisa berangkat sendiri,kita ketemu di bandara saja,nee jalja"mematikan telephone
"siapa jagiya"kim menghampiri dita
"owh itu Choi shiyuk,dia bilang besok mau jemput biar sekalian"melihat ke arah kim
"perhatian sekali dia,apa setiap karyawan kantor nya di perlakukan sama"memeluk dita
__ADS_1
"Aiish,,aku cape sama kamu yang cemburu gak sda habis nya,udah ah aku mau tidur"berjalan ke tempat tidur
"sayang kamu lupa yah,aku Kan belum kasih tahu sarat yang ke dua supaya aku ijinin kamu pergi"menyusul dita
"nee,,apa sarat nya tuan kim" duduk
"aku mau kamu malam ini tidur peluk kamu yang gak pake baju" berbisik di telinga dita
"mwo,,kamu dasar mesum" mencubit perut kim
"Akh,akh,ampun jagiya sakit" berusaha menghindar
"rasain,kamu mesum banget" berhenti mencubit
"Aah liat sayang jadi merah" membuka baju
"Yaaaakk kenapa harus buka baju" menutup Mata
" biar kamu lihat dan juga aku mau balas kamu,aku mau buat tanda merah juga" mendorong dita ke tempat tidur
" Yaaaakk kim,kamu mau ngapain " terkejut dan membuka Mata
" aku mau minta sarat nya,aku juga mau balas kamu yang udah bikin perut aku jadi merah" mengunci dita di bawah badan
__ADS_1
Kim me**mat bibir dita yang ada di bawah tubuh nya,perlahan lu**tan yang pelan menjadi lebih dalam dan Kim mulai mencium turun ke leher dita dan meninggalkan jejak di sana,setelah meninggalkan jejak di leher kim beralih ke atas bukit kembar kenyal dan juga meninggalkan banyak jejak di sana.
" jagiya,,boleh aku lanjutin gak" memandang dita