Kulkas 7 Pintu

Kulkas 7 Pintu
Bab 34


__ADS_3

Pukul 21:00 WIB dan pukul 23:00AM Dita sedang melakukan panggilan dengan bayi Besar nya.


" kim,di sanakan sudah larut apa kamu tidak ingin tidur,besok kamu masih harus kerja "


" aku rela tidak tidur buat kamu jagiya "


" ya tuhan kamu sekarang tambah pinter ngegombal eoh " salting


" aku tidak sedang merayu jagiya "


" nee,nee,aigo aku hampir lupa,mungkin besok malam aku tidak bisa menghubungi kamu nee "


" wae jagiya?kamu punya urusan " bertanya


" nee jagiya mianhae " merasa bersalah


" nee jagiya,kamu sekarang istirahat nee good night baby "


" good night Kim " mengahiri panggilan


Ting tong,,ting tong,,tiba-tiba terdengar suara bel berbunyi.


" Aishh siapa yang datang malam-malam,apa eonni Maria " dita berbicara sendiri


" dit apa kamu sudah tidur " terdengar suara Dari luar


" ah,shiyuk wae apa ada masalah " dita bertanya setelah membuka pintu


" mianhae kalau aku menggangu istirahat mu,tapi apa kamu ada gaun untuk besok malam?"

__ADS_1


" aigo aku lupa tidak membawa gaun " menepuk jidat


" besok kita pergi cari gaun untuk kamu nee,Good night dit " berjalan pergi


" eh apa maksud nya dia mau nemenin aku besok,ah sudahlah lebih baik sekarang aku tidur "menutup pintu


Pagi nya,dita yang masih tidur nyenyak merasa terganggu dengan suara telephone.dengan Mata yang masih tertutup dita mengangkat telephone.


" annyeong "


" Yaaakkk dita ini sudah jam berapa,kenapa kamu belum bangun " terdengar teriakan Maria


" eoh eonni,memang nya kita mau kemana,bukan nya Hari ini kita libur " masih dengan Mata terpejam


" kamu lupa eoh,kata nya kamu mau pergi cari gaun buat nanti malam "


" sekalian kita belanja siapa tahu kamu mau beli souvenir,cepat bangun mandi terus turun,kita sarapan sama-sama "


" nee eonni " mematikan telephone


Setelah selesai sarapan dita dan yang lain nya pergi ke mall untuk mencari gaun dan juga souvenir,dan tidak lupa dita sudah menelepon pak ujang untuk datang.


sesampai nya di mall mereka langsung menuju butik untuk mencari gaun yang cocok untuk dita.


" dit,kamu pilih gaun yang kamu suka nee,aku menunggu di sini,Maria kamu juga kalau mau bisa pilih yang kamu suka " duduk di sofa yang di sediakan


" tidak usah pak,aku sudah ada gaun,kajja dit eonni bantu kamu cari gaun " menarik tangan dita


setelah dita mencoba beberapa gaun,dita memilih gaun pendek sepaha dengan motif bunga dan berwarna silver.

__ADS_1


" eonni bagaimana,apa ini cocok untuk ku? " menunjukan gaun pilihan nya


" kamu cantik banget dit,kajja kita minta pendapat pak Choi " menarik dita


" ehem pak bagaimana menurut bapak apa gaun ini cocok " dita meminta pendapat


" gwiyeowo kamu cantik kajja " keceplosan


" mwo " dita bertanya


" emm itu cocok buat kamu dit,dan tolong carikan aku Jas yang sesuai dengan gaun kamu " mengalihkan pembicaraan


Membeli gaun dan belanja souvenir sudah selesai,sekarang mereka pergi makan tapi dita tampak tidak tenang dan Choi shiyuk menyadari itu.


" kamu kenapa dit,apa masih ada yang mau kamu beli "


" emm emm pak boleh saya memesan satu makanan lagi dan membungkus nya? " merasa Ragu


"nee tentu saja,apa makanan di sini sesuai selera mu "


" bukan untuk saya,tapi untuk pak ujang kasian takut nya pak ujang belum makan " menerangkan


" eoh kamu bisa panggil dia kesini dan ikut kita makan sekarang "


" really pak " merasa tidak percaya


" of course dit " tersenyum


Setelah mendapatkan persetujuan Choi shiyuk dita menelepon pak ujang dan meminta nya masuk ke dalam mall.awal nya pak ujang menolak tapi dita memaksa nya,terpaksa pak ujang menerima tawaran dita walau makan di meja yang berbeda.pak ujang merasa tidak enak sendiri kalau harus makan satu meja.

__ADS_1


__ADS_2