
Dita sedang sibuk bersiap untuk ke pesta,tapi dita tidak tahu harus menata rambut nya bagaimana,jadi dia terpaksa pergi ke kamar Maria untuk meminta bantuan Maria.
" Ting tong,,ting tong eonni " panggil Dita di luar
" aigo dita kamu belum siap " heran melihat dita yang belum berdandan sama sekali
" eoh eonni aku tidak bisa menata rambut ku dan juga aku mau oenni dandani aku " memajukan bibir manja
" kajja kajja kita setengah jam lagi berangkat,kamu ini reseting baju mu juga belum benar,bagaimana kalau ada yang lihat atau pak Choi tiba-tiba keluar kamar " mengomel
" pak Choi tidak Akan keluar kamar eonni,dia sedang sibuk bersiap-siap supaya tampan " berjalan masuk kamar
" apa sekarang dia kurang tampan? " berjalan menyusul dita
" tampan,tapi kaya playboy hihihi " duduk
" husst kamu tidak takut kalau eonni laporin ke pak Choi " mulai menata rambut dita
" ani "
" wae? "
" aku tahu eonni tidak Akan memberi tahu pak Choi,aku inikan adik nya eonni " mengedip-edipkan Mata
" itu Mata kenapa,katarak " tersenyum
Begitulah keakraban dita dan maria.awal nya maria mengira dita gadis yang pendiam tapi setelah satu bulan ini sering bersama,maria tahu dita itu hanya terlihat diam kalau tidak kenal.setelah selesai dita dan Maria keluar kamar dan kebetulan Choi shiyuk juga keluar Dari kamar nya.
" dit kamu kok keluar Dari kamar Maria? " merasa heran melihat dita
" nee pak tadi saya minta tolong eonni Maria buat menata rambut saya "
" eoh kajja kita berangkat "
__ADS_1
Mereka sampai tempat pesta pukul 21:00 WIB dan langsung di sambut Radit yang sudah datang terlebih dahulu.sementara maria dan Choi shiyuk berbincang dengan rekan bisnis nya(menggunakan bahasa inggris tentu nya).dita lebih memilih duduk di kursi sudut ruangan.dita tipe orang introvert yang tidak betah dan merasa pusing kalau ada di tempat ramai terlalu lama.
Pesta berjalan lancar dan acara inti nya juga sudah selesai,dita sudah mulai bosan ingin sekali dita pulang saja ke hotel tapi merasa tidak enak, dita tidak tahu kalau maria sudah pulang duluan karena tidak enak badan.choi shiyuk menghampiri dita yang sedang duduk sendiri
" wae,apa kamu bosan? " duduk di samping dita
" M " mengangguk
" kenapa kamu tidak bilang,kajja kita pulang " bangun
" nee tapi eonni Maria mana? " celingak celinguk
" Maria sudah pulang Dari tadi,kata nya dia tidak enak badan "
" wae tidak mengajak ku " membuang nafas kasar
" kalau kamu ikut maria pulang lalu siapa yang nemenin aku dita " menarik gemas pipi dita
dita dan choi shiyuk menoleh dan ternyata ada Radit yang berdiri di samping mereka.
" eh Mr Radit,apa ada masalah "
" tidak Mr Choi,saya hanya ingin bertanya kapan Mr Choi dan yang lain nya kembali ke korea? "
" eoh,kemungkinan besok malam jadwal pesawat kami " menerangkan
" apa perlu saya antar Mr Choi? "
" tidak,terimakasih bukankah sudah ada mobil Dari kantor Anda "
" oh iya saya lupa,saya juga pribadi ingin meminta kontak pribadi dita,apakah boleh dit? " melihat dita
" ah ooo... " bingung mau jawab apa
__ADS_1
" maaf sekali Mr Radit saya tidak mengijinkan dita memberi kontak pribadi nya pada orang lain " Choi shiyuk menahan emosi
" kenapa Mr Choi,apa ini juga Salah Satu peraturan di perusahaan Anda? " merasa heran
" oeh tentu bukan Mr Radit hanya saja dita ini pacar saya jadi saya punya Hak buat larang dia " menarik dita ke pelukan
" ah maaf Mr Choi saya Kira Anda dan dita hanya sebatas bos dan karyawan saja " kecewa
" iya,jika kita sedang bekerja hubungan kita hanya bos dan karyawan tapi jika di luar pekerjaan dita itu kekasih saya,iya Kan sayang " mencium kepala dita
Dita cukup terkejut dengan sikap dan omongan Choi shiyuk sehingga dita membulatkan Mata nya dan reflek mencubit pinggang Choi shiyuk.
" aakh aakh jagiya ini sakit " meringis
" saya keluar duluan " dita berjalan keluar
" maaf Mr Radit dita memang seperti itu,dia tidak ingin kalau terlalu mengumbar kemesraan di tempat umum " stay cool kembali
" it's OK Mr Choi "
" ok kalau begitu saya permisi pulang dulu Mr Radit,senang bisa bekerja sama dengan perusahaan Anda " mengulurkan tangan
Sementara Choi shiyuk masih berbicara dengan Radit,dita mencari pak ujang di tempat parkir.dari jauh dita melihat Pak ujang dan menghampiri nya,tapi tidak sengaja dita mendengar pak ujang yang sedang berbicara lewat telephone.
" pak ujang "
"eh non dita,kenapa non ke sini apa acara nya sudah selesai non? "
" iya pak,saya mau telephone bapak tapi saya lupa telephone saya ada di dalam Mobil "
" apa kita mau pulang sekrang non? " bertanya
" iya pak,ayo pak Choi sudah menunggu "
__ADS_1