
Sudah satu bulan semenjak kepergian dita.kim masih tetap mencari dita,bahkan Kim pernah ingin pergi ke Indonesia untuk mencari dita dan untung nya bisa jimin cegah.
semenjak kepergian dita Kim banyak berubah,jadi lebih dingin dan tidak banyak bicara dan juga lebih tegas dalam hubungan dengan lawan Jenis,dan Kim juga mulai mengurangi minum kalau di luar.
*****
" permisi ini minuman nya,silahkan " tersenyum ramah
" dit tolong kamu antarkan ini ke meja no 3 "
dita hanya mengangguk dan pergi mengantar pesanan.dita bekerja di Cafe sudah satu bulanan.
" Aaah ahir nya istirahat juga " dita meregangkan otot-otot yang terasa capek
" dit,mau makan siang bareng? "
" eh Jhon,maaf aku ada janji sama yuna buat makan di luar sebentar "
" oh OK deh kalau kamu memang sudah ada janji sama yuna,lain kali saja "
" ok,maaf yah Jhon " merasa tidak enak
" it's OK dit no problem "
" aku pergi dulu eoh Jhon " bergegas keluar
Di luar Cafe yuna sudah menunggu dita.ia dita memang pergi menemui yuna di Australia dan dita juga yang meminta Yuna untuk berpura-pura Marah kalau jimin atau Kim menanyakan dita,dan dita juga meminta Yuna jagan mengatakan pada Kim dan jimin kalau dita ada di Australia.dan Cafe tempat dita bekerja sekarang juga milik teman yuna Jhon Aleksander Pria bule yang tampan perhatian dan juga baik.
" dit,tadi aku lihat pengumuman di kantor sedang buka lowongan,apa kamu berminat? "
" eoh tentu saja yun,tapi bagian apa Kira-kira yang sedang buka? "
__ADS_1
" ada sekertaris,department keuangan,dan bagian management "
" bagaimana kalau aku melamar ke bagian department keuangan,agar sesuai dengan pengalaman kerja ku "
" nee itu juga boleh,tapi apa kamu tidak ingin mendaftar sebagai sekertaris? "
" ani ani saya tidak ada pengalaman untuk itu yun " menolak dengan tegas
" ok terserah kamu saja dit "
Setelah dita makan siang bersama yuna Dita kembali lagi ke Cafe,tapi di depan Cafe dita melihat seorang nenek yang sedang duduk di bawah sambil memegangi kaki nya,dan dita menghampiri nenek tersebut.
" Anda tidak apa-apa nek? "
" akh kaki nenek sakit cu " melihat ke arah dita
" Mari masuk ke dalam dulu nek,kita obati kaki nenek di dalam " memapah
" terimakasih cu "
Dita mengobati dan sedikit memijat kaki nenek tersebut.
" sekali lagi terimakasih sudah membantu nenek,apa ini Cafe milik mu "
" eoh ani ani ini bukan Cafe milik ku,aku hanya bekerja di sini " menjelaskan
" eoh apa kamu Dari korea? "
" ani,aku Dari Indonesia nek? "
" Indonesia,kenapa tadi kamu bisa Bahasa korea? "
__ADS_1
" aku pernah belajar dan bekerja di sana nek "
" aaa begitu(mengangguk) lalu siapa nama mu cantik? "
" nama ku dita "
" panggil saja Omah nee "
" oeh nee omah "
Tidak berapa lama datang seorang lelaki bertubuh Besar dan kekar.
" nyonya Besar,tuan muda cemas mencari Anda " membungkukan badan
" ish di mana dia sekarang? "
" tuan muda masih di jalan,tapi tuan muda berpesan kalau sudah menemukan nyonya Besar, harus segera membawa nyonya Besar pulang "
" kenapa kau cerewet sekali seperti tuan muda mu itu,aku hanya bosan ingin jalan-jalan "
Dita hanya diam mendengar percakapan itu.
" cantik,Omah pulang dulu eoh,Omah bakalan sering-sering ke sini,bolehkan? "
" eoh nee omah tentu saja boleh "
" kajja kita pulang " berbicara dengan bodyguard
" permisi Nona " bodyguard membungkukan badan
" eoh nee "
__ADS_1
setelah nenek itu pergi dita melanjutkan pekerjaan nya.
setelah seharian bekerja ahir nya waktu nya dita pulang.dita tinggal di rumah yuna,awal nya dita ingin menyewa hotel atau Apartment kecil saja,tapi yuna melarang dita dengan alasan nanti saja kalau dita sudah mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang cukup baru menyewa hotel.yuna dan orang tua nya sebenar nya tidak keberatan kalau dita mau tinggal di rumah mereka,hanya saja dita yang tidak ingin merepotkan orang lain terlalu lama.