Kulkas 7 Pintu

Kulkas 7 Pintu
Bab 29


__ADS_3

" jagiya,,boleh aku lanjutin gak " memandang dita


" Mm" menganggukan kepala


" gomawo jagiya " mencium kening dita


Kim mulai mencium kening terus ke pipi,me**mat bibir mungil dita dan terus turun ke leher


" Hmm,,Hmm " desah dita


Kim mulai membuka kancing piyama dita,tapi bi**r mereka tetap saling berpagutan.kancing baju sudah terlepas semua dan Nampaklah bukit kembar kenyal milik dita yang masih terbungkus.


Kim,diam dan memandang bukit kembar milik dita.


" kenapa kamu ngelihat nya Kaya gitu,aku Kan jadi malu " berusaha menutupi dengan tangan


" jangan di tutup sayang,aku juga sudah melihat nya " melihat dita


Dita hanya menundukan pandangan,dan Kim menarik dagu dita dan me**mat bi**r mungil dita,tangan Kim juga tidak tinggal diam me**mas bukit kembar dita.


" hm,,akh,,jagiya" desah dita


" apa kamu suka sayang"


Tidak ada jawaban Dari dita,karena dita malu untuk mengatakan apa yang dia rasakan.karena tidak ada jawaban Dari dita Kim melanjutkan mencium bi**r dita terus turun ke leher dan menghisap dan mengigit ringan leher dita sampai berbekas merah,di saat Kim ingin melepaskan pengait tiba-tiba

__ADS_1


Ting tong,,ting tong,,ting tong


" kim,ada yang datang,cepat buka pintu nya"


" biarkan saja sayang " tidak memperdulikan


Ting tong,,ting tong,,ting tong bel terus menerus berbunyi


" kim,cepat buka pintu nya,siapa tahu itu penting " mendorong tubuh Kim


" Aishh sialan siapa yang datang,mengganggu saja " berjalan ke arah pintu


Kim membuka pintu,dan ternyata itu jimin yang datang.


" Yaaakkk kenapa loe lama sekali buka pintu nya,loe budek yah" berjalan masuk


" loe bilang malam-malam,ini baru jam 21:00 Kim,gue juga sebenar nya malas datang ke sini,tapi loe gak angkat telephone Dari gue" duduk


" langsung aja loe mau ngapain Jim " duduk di depan jimin


" weeeh gue baru sadar loe cuma pake celana dwg,loe udah tidur apa..." melihat kim Dari aras ke bawah


" diem bego " mendorong kepala jimin


" hahaha...sorry Kim tapi ini penting,ada laporan pembobolan Sandi perusahaan " mulai serius

__ADS_1


" mwo,,terus bagaimana" terkejut


" kita harus ke kantor sekarang,samchon menyuruh gue ke sini karena loe gak angkat telephone,sekarang kita berdua harus kesana "


" gue pake baju dulu " berjalan masuk kamar


Di dalam kamar dita pura pura tidur,karena dita malu bertatap muka sama kim.


Kim yang melihat dita sudah tidur menghampiri dan mengecup sekilas bibir dan kening dita.


" sayang aku pergi sebentar yah,ada urusan kantor " mengusap kepala dita.


setelah dita mendengar langkah kaki kim yang mulai menjauh,dita membuka Mata nya.


" urusan kantor apa malam-malam begini,dan seperti nya tadi ada suara jimin.Aish,sudahalah besok aja tanayain sekarang aku harus tidur,besok harus bangun pagi.


Dita menarik selimut nya,sementara di Mobil jimin tidak ada habis nya meledek kim yang gagal membobol gawang dita.


*****


pukul 02:00AM Kim baru pulang ke Apartment,untung masalah nya tidak terlalu fatal,jadi Kim bisa pulang,kalau msalah nya bener-bener fatal mungkin kim tidak pulang.


Kim yang benar- benar lelah membaringkan tubuh nya di samping dita dan memeluk tubuh mungil dita yang sedang tidur.


Pukul 04:00PM Dita bangun,dan melihat kim yang tidur d samping nya,dita sengaja bangun pagi karena biar dia sempat menyiapkan sarapan dan agar jangan sampai terlambat ke bandara.dita yang sudah bangun berjalan ke kamar mandi.

__ADS_1


" Aaaaaakkh " terdengar suara jeritan dita


__ADS_2