Kulkas 7 Pintu

Kulkas 7 Pintu
Bab 36


__ADS_3

Di korea


" kim selamat eoh loe sekarang sudah menjadi ceo di perusahaan ini dan selamat juga karena sudah berhasil mendapatkan kelaien kelas kakap " jimin memeluk kim


" gomawo Jim,semua ini juga berkat bantuan loe,dan juga selamat untuk loe karena sudah menjadi wakil ceo "


" kapan loe Akan memberitahu dita? "


" tidak untuk sekarang Jim,waktu nya belum tepat "


" eoh kapanpun itu gue selalu mendukung fighting "


" gomawo,,loe jadi berangkat sekarang Jim,apa pertemuan nya tidak bisa di ganti lain Hari,nanti malamkan ada pesta perayaan kantor "


" nee gue berangkat sekarang,untuk pesta nya mianhae gue gak bisa hadir "


" loe benar-benar hanya pergi sendiri? " merasa hawatir


" nee,loe tenang aja gue juga gak lama palingan malam atau besok pagi juga sudah balik lagi " menepuk bahu kim


" OK loe hati-hati di jalan,kalau ada apa-apa loe telephone gue "


Di Indonesia..


Dita yang sudah bangun hanya malas-malasan di tempat tidur.


" Aaaaah aku udah gak sabar memberi kejutan buat Kim " berbicara sendiri


Dita memang sengaja tidak memberitahu Kim kalau dita nanti malam terbang ke korea.

__ADS_1


Pukul 15:00 WIB dita yang sudah berkemas segera keluar kamar karena Akan pergi ke bandara.Choi shiyuk dan Maria juga sudah keluar Dari kamar dan sedang menunggu dita di lobby hotel.


" udahkan dita tidak ada yang ketinggalan? "Maria memastikan


" Kaya nya tidak ada eonni "


" kajja kita berangkat,takut di jalan macet pesawat kita take off jam 17:30 " Choi shiyuk berdiri


Dan benar saja apa yang di katakan Choi shiyuk di jalan cukup macet dan itu membuat perjalanan mereka telat.


" kajja kita sudah terlambat,mana tas mu dit aku yang Bawa " menarik koper


" mwo tidak pak biar aku saja yang Bawa " berusaha merebut


" kamu mau bagaimana,kamu itu ada dua koper Besar "


" dita kamu mau kenmana? " Choi shiyuk berteriak


" sebentar pak saya ada perlu sebentar " berlari


" eh non dita kenapa balik lagi,apa ada yang ketinggalan non? "


" iya pak ujang,ini untuk pak ujang " menyerahkan amplop


" apa ini non? "


" itu di dalam nya ada uang buat pak ujang,maaf kemarin malam saya tidak sengaja mendengar pembicaraan bapak di telephone "


" tidak non bapak tidak bisa menerima nya " menyodorkan kembali

__ADS_1


" tolong jangan di tolak pak,itu rizki anak bapak " tersenyum


" terimakasih non "menagis haru


" iya sudah aku pergi dulu pak,bapak sehat-sehat yah " mengusap lembut bahu pak ujang


Choi shiyuk yang melihat Dari kejauhan merasa heran,apa yang dita lakukan.


pesawat yang dita tumpangi sudah take off Dari satu jam yang lalu,dan dita juga sudah duduk nyaman di sambil mendengarkan musik.


" dit " mencolek tangan dita


" mwo shiyuk? " melepas earphone


" tadi di bandara aku lihat kamu memberi sesuatu pada pak sopir "


" eoh itu uang buat bayar sekolah anak nya pak ujang,kemarin malam saya tidak sengaja mendengar pembicaraan pak ujang yang anak nya minta uang bayar sekolah tapi pak ujang tidak punya " menjelaskan


" wae kamu tidak bilang sama saya dit "


" untuk apa? " heran


" kalau kamu bilang,mungkin aku bisa membantu biaya sekolah nya "


" mianhae shiyuk aku tidak punya Hak buat ngomong,iya mana mungkin aku ngomong masalah orang lain sama kamu "


" kamu benar-benar baik banget dit(dalam hati Choi shiyuk) "


Karena waktu sudah malam semua penumpang peswat tidur dengan nyenyak termasuk dita.saking nyenyak nya dita sampe tidak sadar kalau kepala nya bersender di bahu Choi shiyuk.

__ADS_1


__ADS_2