Kumiskinkan Suamiku Bersama Selingkuhannya.

Kumiskinkan Suamiku Bersama Selingkuhannya.
Bab 16 ~ Tidak tau malu ~


__ADS_3

Saat itu semua orang yang ada di meja makan menoleh ke arah suara Naura,Yuda dan Yuna beranjak dari tempat duduknya lalu berlari kecil menghampiri Naura.


"Ma...Akhirnya mama pulang juga,kenapa lama pulang ma?" Tanya Yuna sambil memeluk tubuh ibunya seakan sudah lama tidak bertemu.


"Kamu sudah pulang sayang,kemari lah kita makan bersama!!" Ucap Vito.


Wajahnya terlihat pucat dan juga gugup seakan dia menyembunyikan sesuatu yang sangat rahasia.Sementara itu mertua,adik iparnya dan juga wanita itu terlihat acuh dan tidak peduli akan kehadirannya.


Naura menahan sedikit perasaanya,dia mendekati meja makan lalu menarik kursi dan duduk di dekat kedua anaknya.


" Wanita jaman sekarang memang sudah banyak tidak punya rasa malu,padahal biasanya dia punya latar belakang pendidikan tapi sama sekali tidak punya etika dan sopan santun." Sindir Naura.


Saat itu mertuanya menoleh ke arahnya,begitu juga Melisa saat itu juga wajah wanita itu berubah pucat pasi mungkin dia merasa tersindir.


"Apa maksud ucapan mu Naura,kamu menyinggung Melisa,dia anak dari temanku aku yang mengundangnya ke rumah ini,jaga kata-kata mu itu..." Ucap mertuanya dengan tatapan sinis.


"Lah..Memangnya dia tersinggung ya Bu,untuk apa dia tersinggung apa dia ngomong sama ibu kalau dia tersinggung,Bu...Ingat ya ini rumah saya semua di rumah ini ada peraturan dia datang bertamu ke rumah ini kalau dia punya etika setidaknya dia menyapa lebih dulu yang punya rumah jangan merasa orang yang paling penting di rumah ini." Kata-kata Naura cukup membuat Melisa malu di depan semua orang dan juga di depan Vito kekasihnya.


" Vito...Apa kamu tidak bisa mendidik wanita ini,aku sudah benar-benar muak dengan semua ini,sekarang kamu pilih ibu atau wanita ini aku sudah tidak tahan melihatnya disini." Bentak mertuanya dia berdiri di depan meja makan wajahnya memerah dan dadanya terlihat naik turun terlihat sekali wanita itu benar-benar emosi.


" Pilih....Oke silahkan pilih mas,aku juga sudah muak Bu dengan semua ini,kalian juga punya rumah sendiri kenapa kalian malah tinggal disini,bahkan melakukan sesuka kalian di rumah ini!!"

__ADS_1


"Sudah Tante...Lebih baik Melisa pulang,aku minta maaf ya mbak,tadinya aku sudah mau menyapa mbak duluan tapi melihat wajah Mbak yang jutek aku jadi takut." Melisa mulai memelas dia pura-pura sedih lalu dia mendorong kursinya dan hendak keluar dari tempat duduknya.


"Melisa duduk....Jangan keluar,Naura kamu tidak usah makan bersama kami,aku tidak mau melihatmu,besok aku akan pergi dari rumah mu untuk malam ini ijinkan aku menjamu makan tamu ku ini." Tanpa menunggu mertuanya selesai bicara Naura beranjak dari tempat duduknya lalu membawa kedua anaknya pergi dari meja makan.


Vito hannya bisa diam melihat perdebatan antara istri dan ibunya,dia menarik napas berat saat Naura dan kedua anaknya keluar dari dapur dan saat itu suasana di meja makan terlihat canggung.


"Bu,bisa tidak ibu tidak cari masalah setiap hari sama Naura,aku capek Bu tiap hari melihat kalian ribut terus,tidak bisa kah ibu mengalah sama Naura?"


" Apa ibu mengalah!! tidak ada ceritanya ya seorang mertua mengalah sama menantu apalagi menantu miskin seperti dia,enak saja!! lihat..Lihatlah gara-gara kamu memanjakan dirinya bahkan dia tega mengusir ibu dari rumah ini dia pikir aku benar-benar pergi besok jangan mimpi aku tidak pernah keluar dari rumah ini kalau memang dia tidak tahan dia saja yang pergi" Jawab Sarah sinis membuat Vito benar-benar tidak berkutik.


Naura mendengar semua percakapan mereka,saat dia keluar dari dapur dia menyuruh kedua anaknya untuk masuk kamar dan dia menguping apa yang di bicarakan mereka di meja makan.


"Siapa wanita itu, sepertinya dia bukan orang yang bisa di anggap sepele,bagaimana bisa dia menjadi wanita tidak tau malu begitu!!" Ucapnya dalam hati.


"Kamu lapar sayang,mana abang mu,tunggu ya sayang, kita pesan saja makanan dari online mama sudah malas ke dapur." Ucap Naura lalu membawa Yuna kembali ke kamarnya.


Naura keluar dari dalam kamar saat pesanannya sudah datang,bersamaan saat itu mertuanya dan semua orang kembali ke ruang tamu.


" Melisa ini sudah malam,lebih baik kamu menginap disini saja,tidak baik seorang wanita pulang sendirian." Ucap Sarah dan saat itu Naura sedang lewat dari depan mereka sambil membawa pesanannya dia tau kalau mertuanya sengaja meninggikan nadanya agar dia mendengar ucapannya.


"Tapi Tante_

__ADS_1


"Sudah kamu tidak bisa menolak,sekarang kamu ke istrahat di kamar tamu,abaikan saja orang-orang yang tidak penting itu." Ucap mertuanya semakin meninggikan nadanya karena Naura sudah semakin jauh dari mereka.


Naura tertawa sinis dengan sikap mertuanya,dia semakin curiga kalau mertuanya ada maksud terselubung membawa wanita itu ke rumahnya.


" Sekali saja aku tau ada hubungan Vito dan wanita itu,aku tidak akan memaafkan mereka dan aku pastikan mereka menyesal sudah berani main-main dengan ku." Ucapnya dengan wajah yang tidak bisa di jelaskan.


"Yuda,Yuna kita makan dulu ya,nanti lanjutkan belajarnya." Ajak Naura dan saat itu kedua anaknya langsung menuruti permintaan mamanya.Mereka duduk di lantai lalu mulai menikmati makanan yang di pesan oleh Naura dari online dia bersyukur kedua anaknya bukan tipe anak yang nakal.


" Ma kata papa mulai besok kami setiap berangkat sekolah,tidak boleh lagi di antar sama mama,kami sudah ada supir,kenapa sih ma,aku tidak suka sama supir." Ucap Yuna di sela-sela makan malamnya.


"Yuna kamu tidak bisa makan sambil bicara,habiskan makan mu baru bicara,lagian papa melakukan itu karena kata papa mama biar tidak terlalu capek." Sela Yuda.


Naura mendengus saat mendengar ucapan putar pertamanya baginya suaminya cukup pintar mencari alasan dan pada saat ini dia terlihat seperti suami paling perhatian nyatanya semua itu dia lakukan karena keserakahan dirinya.


Mendengar ucapan Yuda,Naura langsung kehilangan nafsu makan,dia merasa suaminya hannya pria munafik dan pastinya pria itu sedang menyimpan satu rahasia.


"Pria macam apa yang lebih betah bersama ibu dan tamunya sementara ada istri dan anak yang juga membutuhkan dirinya,dia tidak tau kalau sikapnya ini semakin membuatku muak." Ucap Naura dalam hati.


Setelah kedua anaknya selesai makan Naura keluar dari kamar,dia pergi ke dapur tanpa menoleh ke ruang tamu sesampainya di dapur dia sangat kaget saat melihat Melisa dan Vito sedang mengobrol.


"Apa yang kalian lakukan disini?"

__ADS_1


🌺🌺🌺 bersambung 🌺🌺🌺


__ADS_2