Kumiskinkan Suamiku Bersama Selingkuhannya.

Kumiskinkan Suamiku Bersama Selingkuhannya.
Bab 30 ~ Paksa dia ~


__ADS_3

Vito menghela napas berat,sekarang dia semakin sadar kalau Naura benar-benar sangat bermanfaat untuknya dan juga untuk keluarganya,sekarang usahanya sudah benar-benar tidak jalan lagi dia tidak punya uang lagi dia menyesal telah memperlakukan Naura tidak adil seperti dulu.


" Apa yang bisa kulakukan sekarang,aku benar-benar hancur,aku tidak tau harus bagaimana lagi." Ucapnya dengan wajah frustasi menyesal dengan semua yang terjadi sekarang tapi dia tidak pernah menyesal telah selingkuh dengan wanita seperti Melisa.


" Entahlah aku juga bingung,dari pada stres disini lebih baik kita pulang,dan menurutku mas... lebih baik kamu cerita semuanya kepada Tante agar dia tau yang sebenarnya."Vito tampak berfikir sampai saat ini dia masih kesal dengan Lisa dan juga ibunya yang selama ini dia pikir mereka yang terlalu menekan Naura hingga nekat pergi dari rumah.


" Entahlah,lihat nanti saja." Ucapnya mereka meninggalkan gedung yang selama ini dia pakai sebagai kantor.Sepanjang jalan Vito hannya diam bahkan dia menyuruh Melisa untuk menyetir karena pikirannya yang sedang tidak baik-baik saja untuk saat ini.


Sementara itu Melisa punya rencana untuk menyuruh Vito untuk mencuri Naura lalu memaksanya memberitahu rahasia untuk membuat ramuan scancare nya tapi dia sedikit ragu melihat Vito yang selalu frustasi.


" Bodoh...Padahal larut dalam kesedihan juga tidak akan membuatnya kaya,seharusnya dia memaksa Naura untuk memberi tahu rahasianya." Ucapnya dalam hati.


Sesampainya di rumah,Sarah dan Melisa sudah duduk di ruang tamu,Sarah menyambut mereka dengan penuh semangat sepertinya dia sedang menunggu mereka dari tadi.


" Akhirnya kalian kembali juga,bagaimana kabar tentang perusahan,apa semua baik-baik saja?" Tanya Sarah basa-basi.Vito langsung menghempaskan tubuhnya di atas sopa lalu mengambil rokoknya lalu mulai merokok di depan ibunya.


" Melisa buatkan aku kopi." Suruh Vito setelah dia membuang asap rokoknya ke udara wajahnya tampak frustasi hal membuat Sarah sedikit takut.


" Vito bagi mama uang,mama ada ada arisan nanti sore." Ucap mamanya sambil menadah tangannya ke udara.Seketika Vito menatap wanita yang telah melahirkan dengan tatapan yang sulit di katakan.

__ADS_1


" Duit ...Duit terus,duit hannya duit saja yang mama tau,apa mama tidak bisa melihat keadaan Vito sekarang,Vito sudah bangkrut ma,sadarlah sedikit ini semua karena kesalahan mama..." Vito memukul meja dengan kasar hingga Lisa dan mamanya ketakutan dan juga kaget.


" Bangkrut apanya...Kalau kalau bangkrut seharusnya kamu menjual semua hartamu jadi kenapa semuanya masih ada kamu mau bohong sama mama ya?"


" Bug....." Vito segera beranjak dari tempat duduknya lalu dia memukul dinding dengan sangat keras hingga tangannya terluka dan mengeluarkan darah segar.


" Tante...Jangan pancing emosi Vito,selama ini Vito tidak cerita kepada Tante kan,sebenarnya selama ini Naura yang telah meracik scancare di pabrik dan hannya dia yang tau bahan apa yang dia pakai dan cara meraciknya setelah Naura pergi pabrik sudah tutup dan perusahan tidak beroperasi lagi jadi wajar Vito marah seperti ini." Ucap Melisa menceritakan semuanya.


" Apa.....Apa ini cerita macam apa ini? " Sarah terduduk di sopa sambil memegangi jantungnya dia terlihat sangat syok melihat itu Melisa langsung pergi ke dapur lalu membuatkan kopi untuk Vito.


Lama sekali mereka diam di ruang tamu,semua orang diam tanpa kata-kata Sarah tidak bisa terima kenyataan kalau keluarganya sampai bangkrut dan dia tidak bisa lagi gabung dengan geng sosialitanya.


" Jadi...Apa kita harus menunggu kita benar-benar bangkrut? Naura tidak mati dia masih hidup suruh orang menculiknya dan bawa dia kembali ke rumah ini setelah itu paksa dia untuk mengajarimu,untuk apa kita tetap diam,jangan biarkan wanita licik itu menghancurkan hidup kita." Ucap Sarah tiba-tiba memberi ide yang cukup membuat Vito kaget.


" Tapi ma,bagaimana kalau dia tidak mau,ibu tau sendiri dia begitu keras kepala_


" Bunuh dia ....Kalau dia tidak mau mengajari mu,tidak ada gunanya membiarkan dia hidup di kota ini dan kalau kita membuangnya jauh tidak akan ada yang curiga kepada kita,lagian siapa yang peduli dengannya keluarganya hannya orang kampung yang bodoh kalau pun suatu saat mereka datang mencarinya kita hannya perlu mengelak kalian paham."


" Bagus....Tante memang yang terbaik dari kemarin aku ingin bilang itu sama Vito tapi aku takut dia marah." Ucap Melisa dengan nada bangga dan bahagia dia sudah tidak sabar ingin menjadi nyonya kaya.

__ADS_1


" Sebelum kita menjalankan semua rencana kita ada baiknya kalian berdua menikah dulu,tidak masalah menikah sederhana yang penting sah nanti kalau semuanya berjalan lancar kalian mengadakan resepsi yang mewah." Ucap Sarah.Lisa hannya diam mendengar semua rencana ibunya dia tidak menyangka kalau ibunya begitu jahat bahkan merencanakan kejahatannya yang begitu besar.


" Baik Tante aku setuju kita bisa melaksanan pernikahan besok,aku juga tidak sabar untuk menjadi menantu di rumah ini." Ucap Melisa dengan penuh bangga akhirhya apa yang dia impikan tercapai juga untuk menjadi istri pria kaya raya.


" Ma,aku mau pamit,mulai hari ini aku memutuskan untuk mencari rumah untuk diriku sendiri!!"


"Kenapa tiba-tiba?" Tanya Sarah merasa aneh dengan sikap putrinya.


" Aku hannya teringat apa yang di katakan Naura,aku wanita tidak laku aku mau hidup di luar agar lebih mandiri." Jawabnya berbohong padahal dia hannya tidak ingin ikut campur untuk rencana jahat ibunya dan calon kakak iparnya.


" Baiklah sekarang kamu bisa pergi,ibu dan Melisa ingin mengurus pernikahan Vito dan kakak ipar mu besok,pergilah." Ucap ibunya tanpa curiga sama sekali.


Lisa segera pergi meninggalkan mereka,setelah rencana ibunya Vito sedikit punya harapan hidup,dia yakin Naura akan menyetujui permintaanya apalagi kalau sampai dia mengancam tentang kedua anaknya dia yakin sekali kalau Naura akan segera mengajarinya.


" Betul kata mama,untuk apa mempertahankan pernikahan yang tidak sehat lagi,Naura kamu yang memaksaku menjadi pria jahat kamu terlalu serakah untuk membawa semuanya pergi." Ucapnya dalam hati.


Keesokan harinya seorang ustad datang ke rumah mereka,dan hannya ada beberapa kerabat yang datang sebagai saksi semua orang-orang disana hannya orang bayaran saja yang penting mereka sah saja.


🌺🌺🌺 bersambung 🌺🌺🌺

__ADS_1


__ADS_2