
Samudra yang menjadi tempat
Tenggelamnya senja,samudra selalu setia
Menemani senja,hingga malam akan tiba—samudra
"Bukan karena gw kan?"tanya langit sembari menatap sekilas senja,lalu senja hanya mengerlingkan matanya
"Apaan si Lo"ujar senja lalu,senja hanya diam tanpa berbicara
"Lo gak papa?"tanya langit,dengan nada yang sedikit datar hanya sedikit!!!
"Dih,siapa Lo yang nanyain gw?"ujar senja dengan nada yang meledek ada rasa tidak suka yang senja sampaikan lewat nada tersebut...
"Ngengas Mulu dari tadi"ujar langit ,lalu duduk di kursi yang sudah di sediakan
"Lo beneran gak papa?entar yang ada gw yang kena,gw juga yang kena omel"ujar langit,lagi-lagi senja mengerlingkan matanya
"Ya terus,nyalahin siapa lagi?kan Lo yang hukum gw,ketos LANGIT ARDANTA PRATAMA yang terhormat!"ujar senja sembari menekan kata ketos dan nama langit sendiri
"biasa aja dong gak usah ngengas"ujar langit lalu senja menyahut
"Apaan si Lo itu-- aduhh sakit!"ujar senja memegang perutnya membuat langit panik
"Lo kenapa?mana yang sakit?"tanya langit panik sembari memegang lengan senja membuat senja langsung mengelak dan langit masih memegangnya
"JANGAN PENGANG-PENGANG GW,BISA GAK SII!!!"Ujar senja membuat langit langsung melepas tangannya senja
"Maaf"ujar langit,lalu duduk kembali sedangkan senja masih setia memegang perutnya
"Sen,ni aku bawa in roti,masih sakit? pasti kamu minum susu aja tadi gak sempet makan nasi nii pasti"ujar Samudra datang dari balik pintu menghampiri senja
"Siapa suruh ninggalin aku"ujar senja sembari membuka roti lalu mulai memakannya
"Makanya,bangun itu pagi-pagi,jangan malah bilang 'iya bunda 5 menit lagi',tiap aku bangunin juga bilangnya sama"ujar samudra mengomel sedangkan senja?dia tidak menghiraukan kembarannya sama sekali
"Denger gak?"tanya samudra,lalu senja hanya mengangguk
"Lang, makasi ya udah jagain senja,Lo bisa ke kelas biar gw aja yang nemenin dia"ujar samudra langit hanya mengangguk tanpa mengatakan sepatah katapun
"Tu ketos,nyebelin banget tauu"ujar senja,dia mengambil air mineralnya dia tidak bisa membukanya,namun dengan samudra yang peka langsung mengambil alihnya dan langsung membukanya
"Makasii ,Abang aku yang pekaaaa"ujar senja lalu samudra hanya tersenyum,dia memang ramah senyum bukan ramah senyum saja,dia juga ramah hati
"Habis makan,langsung ke ruang kepsek,bisa kan belajar sekarang??"tanya samudra lalu dengan semangat senja mengangguk
"Udah ni,yokk ke kepsekk aku harap kita satu kelas,aku yakin mah ini kita pasti satu kelas,orang dari SD gak pernah misah kok"ujar senja lalu samudra mengerlingkan matanya
"Kamu ngeharapin satu kelas sama aku mah,cuma karena biar dapet nyontek ke aku,aku udah hafal sen"ujar samudra sedangkan senja dia hanya cengengesan
__ADS_1
"Udah ayokk buruannn"ujar senja lalu dia menggandeng tangan samudra
"Jangan buru-buru kayak di kejar setan aja,emang tau dimana ruang kepseknya?"tanya samudra lalu sontak senja menghentikan langkahnya
"Hehehe gak tauu,udah kamu yang di depan aku ngikutin"ujar senja lalu mundur ke belakang dan kembali menggenggam tangan samudra lalu mereka berdua berjalan ke ruang kepsek
Tok,tok,tok
"Permisi"ujar samudra dari luar
"Silahkan masuk"ujar seseorang dari dalam
"Oh,kamu murid baru tadi kan?emm samudra,iya kan?kamu samudra kan?"tanya pak Wawan dia adalah kepsek SMA SURYA KENCANA
"Iya pak,betul saya samudra,saya kemari bersama saudari kembar saya,izin bertanya kelas saudari kembar saya di kelas apa ya pak?"tanya samudra dengan sopan dan santun
"Kamu siapa namanya nak?"tanya pak Wawan terhadap senja,lalu senja tersenyum ramah
"Perkenalkan,nama saya SENJA ALGARITA MAHESWARI,panggil saja senja pak"ujar senja memperkenalkan dirinya
"Baik, sebelumnya perkenalkan juga saya Wawan diontoro panggil saja pak Wawan saya kepsek SMA SURYA KENCANA, sebentar ya senja saya cari nama kamu dulu"ujar pak Wawan lalu senja mengangguk
"Senja,kamu di kelas IPA 4,iiya benar SENJA ALGARITA MAHESWARI,kamu di kelas 11 IPA 4 "ujar pak Wawan lalu senja mengangguk
"Baik terimakasih pak"ujar senja lalu pak Wawan mengulurkan tangannya dan di jabat baik oleh senja
"Selamat bergabung nak Senja di SMA SURYA KENCANA,semoga kamu senang dan nyaman serta mendapat pergaulan yang baik juga dengan kamu bersekolah di sini"ujar pak Wawan .
"Tuhh kan bener,apa aku bilang kita pasti 1 kelas Yoo"ujar senja samudra hanya berdehem
"Masih jauh gak kelasnya?"tanya senja lalu samudra menggelengkan kepalanya
"Udah sampe,ketok pintunya sen"ujar samudra lalu senja mengetok pintunya hingga ada suara dari dalam
"Silahkan masuk"ujar Bu guru,siapa lagi kalau bukan Bu Rara
"Ohh,Sam?kamu kemana aja?lama banget kamu ke toiletnya"ujar Bu guru lalu samudra dan senja menghampiri Bu Rara
"Maaf Bu,saya tadi mencari saudari kembar saya"ujar samudra lalu Bu Rara menengok ke sebelah samudra
"Ohh iiyaa,silahkan nak kamu perkenalkan diri kamu dulu"ujar Bu Rara lalu senja mengangguk sambil tersenyum
"Hallo semuanya selamat pagi"ujar senja lalu mereka semua menyahut
"Pagi"sahut para murid-murid
"Perkenalkan nama gw SENJA ALGARITA MAHESWARI,panggil aja senja,gw saudari kembar SAMUDRA ALMARIO MAHESWARA,gw pindahan dari Surabaya,semoga kita bisa berteman baik,salken semua"ujar senja lalu mereka semua bertepuk tangan
"Baik,silahkan senja duduk di samping samudra,karena 2 bangku itu saja yang kosong "ujar Bu Rara lalu mereka berdua mengangguk dan langsung menuju ke bangku mereka berdua
__ADS_1
"Baik anak-anak kita lanjutkan, sedikit materi-materi yang belum kita sempat bahas ya"ujar Bu Rara lalu mereka semua melanjutkan belajarnya
Di dalam kelas IPA 2,tepatnya di kelas langit,dia hanya diam di tempat duduknya dia duduk bersama,DEVANO ALASKA BHASKARA, panggil saja DEVANO
"Lang,kok Lo tumben diem Bae?"tanya Devano,langit hanya menoleh sekilas
"Bad mood"sahut langit,Devano hanya berdecih
"Ckkk,kayak cewek aja Lo,bad mood an sigala"ujar Devano lalu membuka buku lksnya
"Gak usah rajin-rajin amat Dev,Lo itu bakalan tetep pinter,malesan sebentar aja gak bakal ngilangin kepintaran Lo Dev"ujar langit lalu devano hanya menggelengkan kepalanya
"Ilang si kagak,gw cuma gabut doang,gak ada kerjaan Lang,gak kayak Lo sibuk Mulu tiap hari heran gw"sahut devano langit hanya terdiam
"Bukan sibuk,hanya menyibukkan diri"batin langit lalu tersenyum gentir,lalu dia ikut juga membuka LKS nya
"Ngapain?tumben,biasanya nyentuh aja kagak,tapi bisa jawab semua"ujar devano setengah melirik ke arah langit
Yaa,langit dan juga devano mereka adalah 2 laki-laki yang pintar di kelas IPA 2 mereka berdua sering sekali ikut olimpiade,jangan salah mereka sering mendapatkan mendali...
"Gw ketemu cewek galak tadi"ujar Langit sontak membuat devano menghentikan kegiatan menulisnya
"Aihh?tumben,ada cewek yang berani galak sama Lo?"tanya devano,biasanya langit sang ketos ini lebih galak dari cewek biasanya
"Dia galaknya itu,nyolot bikin gw Gedeg,males gw sahutin makanya gw diem aja ma tu cewek"sahut langit tanpa menoleh ke arah devano,devano tetap melihat ke arah langit
"Tumben gak Lo lawan?biasanya kalau cewek galak sama Lo ,Lo malah lebih galak dari dia"ujar devano lalu langit menoleh ke arah devano
"Males debat,lagian dia mubar"sahut langit devano hanya menganggukkan kepalanya tanpa mengatakan sepatah kata lagi
"Bagas,sama ardhan kemana?tumben gak ke bangku sini?"tanya langit lalu menoleh ke belakang sekilas
"Noh,lagi jawab LKS,mungkin ke bentur tu anak,ardhan lagi ke ruang buk astika gak tau di suruh apa,biasalah dia jadi ketua kelas paling ada aja di suruh/gak di panggil guru 11,12 lah sama kayak Lo Lang"ujar devano lalu langit tersenyum
"Berusaha menyibukkan diri Dev"ujar langit lalu devano menepuk pundak langit
"Jangan terlalu capek,sering-sering buat diri bahagia Lang"ujar devano lalu langit hanya tersenyum tanpa mengindahkan kata devano
"Pagi semua,tolong perhatianya sebentar,yang gak merhatiin gw jangan harap gw mau ngulang kembali ucapan gw di depan,tolong pasang telinga kalian lebar-lebar!!!"ujar Ardhan,dia adalah seorang ketua kelas dari kelas IPA 2 nama lengkap dia adalah ARDHANIO ALGAFARI RAYAKSA,dia kerap di panggil ardhan
"ITU YANG DI BELAKANG!! GAK MAU DENGERIN GW ATAU GIMANA?ATAU MAU GANTIIN GW,YANG BAKAL NGOMONG DI DEPAN NIH!SILAHKAN MAJU KALAU MAU GANTIIN KALAU ENGGAK YA UDAH!!DIEM!!!"ujar Ardhan dengan tegas,lalu mereka semua diam,suasana di ruangan ini menjadi senyap
"Jadi,buk astika gak bisa ngajar sekarang,beliau ada urusan keluarga yang perlu beliau urus,buk astika titipkan tugas untuk kita,kerjakan LKS,halaman 25-28 yang bagian A,B,C, untuk yang D gak usah karena itu gak perlu,itu aja terus tugasnya kumpul di pelajaran terakhir sebelum pulang pastikan semua ngumpul sama gw,bagi yang belum selesai nanti,selesai gak selesai tetep di kumpul,gak ada tawar-menawar lagi,itu aja ada yang mau nanya?silahkan tanya ke gw kalau gak ada gw balik ke bangku"ujar ardhan,lalu beberapa siswa hanya menggelengkan kepalanya
"Bener gak ada yang nanya?"tanya ardhan sekali lagi lalu beberapa siswa menyahut
"Enggak Dhan"ujar beberapa siswa dan siswi lalu Ardhan mengangguk dan kembali ke bangkunya
"Tumben banget buk astika kagak ngajar,biasanya paling rajin buk astika yang ngajar di kelas ini"ujar Bagas dia adalalah KANENDRA BAGAS PHATI ,di sering di panggil Bagas
__ADS_1
"Gw juga gak tau,katanya ada urusan keluarga,gak tau gw urusan tentang apaan,bomatlah gak bersangkutan sama gw juga"ujar ardhan lalu membuka buku
.....