Langit Ardanta

Langit Ardanta
bab 6


__ADS_3

"sen?? Bisa jalan ke sini gak??"tanya samudra berteriak,lalu senja berjalan menuju meja makan


"Masak apa?"tanya senja,lalu samudra menyajikan makanan di atas meja


"Aku masak bubur,kalau di suruh makan itu makan,gak usah ngeyel,gak ngerti-ngerti juga?"ujar samudra,memarahi senja


"Marah-marah muluu,lagian akunya gak laper,terus maagnya tiba-tiba kambuh,yang salah bukan aku dong ,orang selera makan aja gak ada"ujar senja, mengelak,emang ada aja yang di ucapkan senja untuk mengelak


"Udah,kalau aku marah itu dengerin gak usah ngebantah,cepet makan habisin udah di masakin"ujar samudra lalu senja terdiam,dan mulai memprotes nihh


"Kok bubur?katanya nasi goreng,gak mau ah maunya nasi goreng,orang tadi aja bilangnya masak nasi goreng"ujar senja,sedikit merajuk,huhuhu merajuk lah tuuu


" baru aja maagnya kambuh ,makan aja apa yang aku masakin,entar makan malem aku masakin nasi goreng,sekarang makan bubur aja dulu,bisa nurutkan??"ujar samudra,senja hanya terdiam lalu mulai menyendok bubur tanpa mengatakan sepatah katapun


"Salah Mulu heran gw"batin senja tapi tetap memakan bubur yang di masak oleh samudra


"Kamu gak makan?"tanya senja,sembari melihat samudra yang duduk hanya makan buah saja


"Enggak,aku udah makan"sahut samudra,sembari memainkan hpnya


"Aku udah habis makannya,aku mau ke kamar"ujar senja,lalu samudra mengangguk dan membawa piring kotornya ke wastafel lalu mencucinya,setelah itu dia kembali ke ruang tamu untuk belajar lagi


.....


Pagi ini berjalan seperti biasa,senja pun sama begitu juga dengan samudra mereka duduk bersama


"Fan,ini gurunya emang lama banget ya datengnya?"tanya senja,lalu tanya menoleh


"Gak tau nih,ngaret kali"ujar fanya,lalu senja mengangguk


"Bis,cak,entar sore main ke rumah gw mau gak?Mabar PS entar di rumah gw,bosen gak ada temen selain senja,gimana?"tanya samudra mengajak Bisma dia adalah BISMA DANENDRA RAJESTA dan juga Cakra dia adalah CAKRA ANGGARA RAJAKSA ,mereka berdua duduk di belakang samudra dan juga senja


"Boleh,entar sharelock aja rumah Lo Sam"ujar Bisma,dia memang suka bermain game begitu juga dengan Cakra


"Lo gimana cak?"tanya samudra bertanya,Cakra hanya mengangguk,dia orangnya dingin,banyak yang tidak berani berbicara dengan dia karena tatapannya yang tajam


"Pulang sekolah langsung ke rumah gw aja,entar makan di rumah gw,urusan baju gampang bisa pake baju gw,biar gak bolak-balik lagi,terus Lo pada jangan lupa bilang sama orang rumah mau ke rumah gw"ujar samudra ,lalu dengan bersemangat Bisma menjawab

__ADS_1


"Sipp,gampang"ujar Bisma mengancungkan jempol nya begitu juga dengan Cakra yang hanya mengancungkan jempolnya


"Selamat pagi semua!!,silahkan buka buku kalian halaman 45 kita mulai pelajaran hari ini"ujar Bu guru,lalu mulai belajar


.....


"Guys kantin yok!!"ajak senja ke Fanya dan Aluna


"Bentar gw masukin buku dulu"ujar Aluna senja hanya mengangguk


"Aku duluan sama Bisma ma Cakra ya?"ujar samudra bertanya,senja hanya mengangguk


"Udah yok"sahut Aluna ,lalu mereka segera ke kantin, sesampainya di kantin jangan tanya lagi bagaimana suasana kantin,ramai,sangat ramai sudah seperti pasar saja


"Kalian cari meja biar gw yang pesen ya?"ujar senja


"Ya udah boleh,gw mau bakso sama es teh,Lo apa fan?"tanya Aluna ke pada Fanya


"Gw,Nasi uduk aja sama Air putih itu aja sen,kita cari meja dulu thank you!!"ujar Fanya lalu senja mengangguk,lalu segera dia memesan makanan yang mereka minta


Saat sedang berjalan tanpa sengaja senja menabrak seseorang,bukan! Bukan senja yang menabraknya tapi dia yang menabrak,saat senja berjalan lurus,sembari memainkan hpnya tiba-tiba seorang laki-laki berjalan tergesa-gesa lalu menabrak senja dari samping,senja tidak siap sehingga tubuhnya terhuyung ke samping,dan jatoh


"Maaf gak sengaja"ujarnya,lalu senja menoleh dengan wajah yang sedikit terkejut


"Elo!!setiap gw ketemu Lo sial Mulu perasaan!!"ujar senja,lalu langit mengerenyitkan dahinya,ya dia adalah langit si ketos galakk


"Emang kita pernah ketemu??"tanya langit, membuat senja geram


"Ehh,yang nyuruh gw lari keliling lapangan sampe pingsan siapa?? Udah lansia Lo?gitu aja lupa ,udah males gw ngeladenin orang kayak Lo!!"ujar senja hendak pergi lalu di tahan langit,dia mencekal pergelangan tangan senja


"Tunggu!"ujar langit,lalu senja menoleh ke arah langit dulu lalu bergantian menoleh ke arah tangan langit,yang sedang mencekal pergelangan tangannya sendiri lalu langit melepaskan cekalannya


"Sorry,gak sengaja,gw cuma mau bilang, jangan biasain Dateng telat,terus kalau jalan jangan main hp,paham??!!"ujar langit,lalu setelah itu dia pergi begitu saja


"Apaan si ga jelas banget jadi manusia "ujar senja dengan dirinya sendiri lalu pergi untuk memesan makanan


Setelah memesan makanan senja kembali ke meja,menunggu makanan yang belum tiba,setelah tiba mereka bertiga makan bersama

__ADS_1


"Ehh ehh liat tuhh,si bulan udah melipir aja tuh ke meja langit,mana antek satu itu ikut lagi,heran tiap hari mepet Mulu ke langit,si Beby juga mepet Mulu ke devano,gak risih apa mereka di pepet Mulu"ujar Fanya,lalu Aluna dan senja menoleh secara bersamaan


"Iya,gw juga heran, gw liat muka-mukanya si Bagas sama ardhan udah muak banget tuhh"ujar Aluna menambahi ucapan Fanya


"Emang mereka siapa?"tanya senja,sembari masukkan bakso ke dalam mulutnya


"Nah itu yang rambutnya di gerai duduk di depan langit itu namanya ADNYA BULAN RISELDA ,dia biasanya di panggil Bulan,terus yang rambut nya di iket 1 itu namanya BEBY PUTRI ANANTA sering di panggil Beby,dia tu suka sama devano tapi devanonya gak respect gitu lah sama dia"ujar Fanya menjelaskan,senja hanya menganggukkan kepalanya


"Gw juga gak tau ya kenapa devano gak respect sama dia,yang jelas devano itu dingin,cuek kayak ya tau lah gimana sifat kulkas 2 pintu,11,12 sama Cakra lah"ujar Aluna,lagi dan lagi senja hanya mengangguk saja


"Oh iya,Lo kenal sama Ardhan sen?"tanya Fanya,membuat senja terdiam sejenak lalu dia mengangguk


"Iya kenal,temen SMP dulu"sahut senja,tanpa menambahkan bahwa ardhan adalah mantannya dulu


"Oo pantes,gw gak sengaja liat Lo di anterin ardhan ke kelas waktu itu"ujar Fanya,Aluna tersenyum tipis saat menoleh ke arah ardhan,dan senja pun mengikuti arah mata Aluna


"Lo suka sama ardhan lun?"tanya senja,lalu Aluna tersenyum manis dan mengangguk


"Iya gw suka sama ardhan sudah dari kelas 10,dia itu cool,baik makanya gw suka"ujar Aluna,senja hanya ber-oh ria saja,jujur saja senja merasa sedikit ada rasa tidak rela saat mengetahui Aluna menyukai ardhan namun dengan segera senja menepis rasa itu


"Menurut Lo ardhan baik gak sen?"tanya Aluna,sembari menatap mata senja,lalu senja berfikir sejenak sembari mengetuk-ngetuk dagunya


"Baik,dia baik,terus ramah,tegas juga,murah senyum juga,kalau di ajak ngobrol nyambung"ujar senja, menjelaskan tentang sifat ardhan


"Lo tau banyak ya tentang ardhan sen"ujar Fanya,senja hanya menanggapi dengan senyuman


"Tapi gw kok gak pernah liat di ramah ya?dia biasanya dingin juga kayak devano,kadang-kadang juga senyum"ujar Aluna,senja hanya terdiam


Di sisi lain tepatnya di meja langit dkk,di sana sudah ada Bagas,Ardhan,Devano,jangan lupa Langit,adanya duduk di depan langit,Beby duduk di depan devano,sedangkan Bagas duduk di samping devano dan ardhan duduk di sebelah Beby


"Kalian ngapain si,ngintilin kita Mulu!!gak cape apa?gw aja muak liat Lo berdua"ujar bagas,adnya hanya memutar bola matanya malas,sedangkan Beby?dia hanya diam


"Lo aja yang pindah,gw sama Beby kesini gak nyari Lo ke sini, sewot banget Lo"ujar adnya ,Bagas hanya menghela nafas kasar lalu bangkit dari duduknya,dan pergi begitu saja


"Ehh gas,Lo mau kemana?"tanya ardhan sedikit berteriak,Bagas hanya menaikkan bahunya


__ADS_1



__ADS_2