Laskar Dewa Sitija (Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija (Sang Yadawa Terakhir)
Professor I Wayan Dharma


__ADS_3

Pagi itu Terasa sangat cerah, Wayan Wira bersama Adik -adik sepupunya. pergi ke rumah Mendiang Sang Kakek yang tidak terlalu jauh dari Rumah Uwaknya. Ketika sampai Mereka pun berbagi tugas.


"Beli...Wira sebetulnya Isi dalam Rumah Kakiang ini Tidak berubah dari segi penataan ruang dan barang -barangnya..."kata Satya pada Kakak sepupunya.


"Apa iya.....begitu?"tanya Wayan Wira heran.


"Iya Beli...Kita hanya membersihkan debu-debunya saja....sambil menata kembali barang pada tempatnya.."sahut Adri.

__ADS_1


"Beli Wira. ... lihat lihat saja dulu Di Bale Manten...Terutama Kamar mendiang Kakiang dan Naniang, Beli Wira....Nanti yang lainnya Biar Kita yang bersihkan.."kata Nyoman.


"Baiklah kalau begitu,Aku kearah Bale Manten...."kata Wayan Wira sambil tersenyum kearah Adik -adik sepupunya.Dengan membawa Sapu Lalu melangkah ke bagian lain Rumah itu.


Wayan Wira memasuki Bagian Rumah yang dinamakan Bale Manten. Tempat buat Beristirahat Keluarga. Dia melihat lihat Kamar mendiang Kakek dan Neneknya. terdapat lemari ukiran khas Bali disebelah tempat tidur mendiang Sang Kakek. Wayan Wira membuka lemari tua itu. dia melihat pakaian Sang kakek Dan Sang nenek masih tersimpan sangat rapi walaupun sedikit berdebu. Wayan Wira mengeluarkan Pakaian -pakaian mendiang Kakek dan Neneknya dan ditata rapi diatas tempat tidur.


Wayan Wira Segera menaruh kotak itu disebuah tempat yang mungkin. Dia bisa cepat mengingatnya. Dia juga langsung membersihkan semua debu di pakaian Mendiang Sang Kakek, Neneknya dan ruangan itu. Tidak berselang lama Satya menghapiri Sang Kakak sepupunya.

__ADS_1


"Beli...istirahat saja dulu, Biar nanti debu-debunya dikumpul saja. Biyangku sudah datang membawa makanan dan minuman...di Bale Sekapat..."


"Ayo...Satya..."kata Wayan Wira tersenyum sambil mengajak adik sepupunya.


Pak Putu Dan Ibu Suasti sudah menunggu bersama Ni Kadek Gita, Istri Wayan Wira Bersama ketiga Anak-anaknya beserta para sepupunya dan Istri -istri mereka. Wayan Wira dan Satya ikut berkumpul bersama keluarga besarnya. Mereka menikmati hidangan khas Bali Yang dibuat oleh Ibu Suasti. Wayan Wira mengambil Ayam betutu kesukaannya,Begitu juga Satya. Mereka menyantap hidangan kesukaannya dengan nasi hangat. Sementara Kadek Gita dan Ni Luh Gina Istri Adri menyiapkan minuman dingin dan minuman panasnya.


Tidak terasa Hari menjelang sore. Tugas membersihkan Rumah telah selesai. Pak Putu dan Ibu Suasti berpamitan beserta Ni Luh Gina. Meski Rumah mereka tidak seberapa jauh. Adri, Nyoman, Praba, Satya dan Wayan Wira masih melanjutkan kembali bercengkrama mereka. Arnawa tertidur dipangkuan Sang Ayah, sedangkan Asthra kecil masih bermain -main ditemani Galuh Kalinda Sang Kakak dan Ibundanya.

__ADS_1


__ADS_2