
"Tuan Lu, selain menjual Giok Spiritual, saya juga ingin membeli tungku pil..." Ucap Ling Shentian.
Mendengar hal ini, Lu Xing Li tampak tertarik, dia mengangkat tangannya dan mengeluarkan sebuah tungku pil tingkat menengah di atas meja.
Tungku pil ini memiliki ukuran yang sedang dan ada motif naga emas di permukaan.
"Tuan muda, ini adalah tungku pil tingkat menengah. Saya akan memberikan ini sebagai hadiah pertemanan pada anda, sekaligus rasa terimakasih pada guru anda. Berkat dia, saya bisa keluar dari Petarung Jiwa lingkaran keenam dan menembus lingkaran ketujuh dua hari yang lalu..."
Mata Ling Shentian tampak terbuka lebar saat melihat tungku pil tingkat menengah yang jauh dari harapannya.
Ia mengangkat wajahnya dan menatap Lu Xing Li. "Tuan Lu, apakah anda benar-benar ingin memberikan ini padaku sebagai hadiah?..." Ia bertanya dengan semangat.
Lu Xing Li mengangguk. "Benar. Dan jika ada sesuatu yang lain yang anda butuhkan, katakan saja dan saya dengan senang hati akan membantu..."
Ling Shentian tersenyum samar mendengar ini.
Ling Shentian berdiri dari tempat duduknya dan memberi hormat pada Lu Xing Li. "Tuan Lu, sebenarnya guru saya telah kembali ke asalnya beberapa hari yang lalu. Dan besok adalah upacara kedewasaan keluarga Ling. Aku takut bahwa kami akan dalam bahaya karena adanya masalah internal antara paman Ling Futian dan paman Ling Huo. Jika memungkinkan, bisakah anda datang sebagai penolong kami dipihak paman Ling Futian?..."
Lu Xing Li memejam. "Tuan muda Ling, duduklah. Kita bicarakan ini dengan baik, jangan terlalu tergesa-gesa..."
Ling Shentian melirik dengan tajam. "Sialan, orang tua ini cukup berhati-hati juga..." Ucapnya dalam hati.
Ling Shentian mengangguk dan menurut untuk duduk.
Lu Xing Li melihat ke arah Ling Shentian. "Tuan muda Ling, aku sangat ingin membantu anda. Tapi yang aku dengar bahwa anak dari Ling Huo adalah ketua selanjutnya dari Kelompok Tinta Darah. Kelompok ini bahkan lebih mengerikan dari Gedung Dagang Naga kami..." Ucapnya dengan penuh pertimbangan.
__ADS_1
Ling Shentian tersenyum tipis. "Tuan Lu, jangan khawatir. Meskipun saya meminta bantuan anda, saya bukan ingin meminta anda untuk melawan Kelompok Tinta Darah. Anda hanya perlu menjadi sekutu paman saya dan menahan dua patriak keluarga besar lainnya. Saya sangat yakin bahwa mereka akan mengambil kesempatan ini untuk melawan pamanku..."
Lu Xing Li mengerutkan keningnya. "Lalu bagaimana dengan Kelompok Tinta Darah?..."
"Kami akan bertarung dengan mereka. Tapi, aku tidak yakin jika mereka akan mengirimkan ketuanya langsung untuk menjaga Ling Xiaofan. Ini bukan berarti mereka memandang rendah Ling Xiaofan, tapi mereka memandang rendah kota ini dan tak menganggap adanya bahaya yang mengancam..." Ucap Ling Shentian.
Ling Shentian menoleh ke arah Lu Xing Li. "Tuan Lu, bagaimana? Apakah anda bisa membantu kami?..."
Lu Xing Li menunjukkan tatapan serius ketika menatap Ling Shentian. "Anak ini... Sikapnya berbeda dari yang sebelumnya..." Ucapnya dalam hati.
Lu Xing Li menghela nafas. "Tuan muda Ling, karena saya hanya akan berurusan dengan dua keluarga besar, maka saya rasa tak akan ada masalah. Saya akan ikut membantu..." Ucapnya.
Ling Shentian mengangguk dan berdiri. "Karena tuan Lu telah memutuskan, maka saya sangat berterimakasih. Tapi saat ini saya harus kembali..." Ucapnya.
"Baiklah, hati-hati dijalan. Dan jangan lupakan tungku pil anda juga uang pembayaran anda..."
.
Setelah keluar dari Gedung Dagang Naga, Ling Shentian segera berjalan ke arah kediman Ling.
"Bocah, kau hebat juga dalam hal berpura-pura..." Ucap Wu Shuwang dari dalam cincin.
Ling Shentian tersenyum tipis. "Haha, senior, guruku sedang tidak ada saat ini dan kekuatanku masih sangat lemah. Aku memerlukan bantuannya untuk mengurus sebuah masalah..."
Sebenarnya rencana Ling Shentian bisa dibilang licik dan kejam.
__ADS_1
Dia sebenarnya memang akan menggunakan kekuatan Lu Xing Li untuk melawan dua patriak keluarga besar.
Tapi, ketika Ling Xiaofan dan penjaganya mati di tangan keluarga Ling dan beritanya sampai pada Kelompok Tinta Darah dan Gedung Dagang Naga, maka dirinya juga akan termasuk bersalah.
Ini karena dirinya menjadi sekutu keluarga Ling, yang berarti dia akan menjadi musuh Kelompok Tinta Darah juga.
Dalam hal ini, Gedung Dagang Naga pasti takkan mau mengambil kerugian apapun dan akan menghindari perperangan dengan Kelompok Tinta Darah yang lebih kuat dari mereka.
Untuk menghindari perperangan ini, Gedung Dagang Naga akan memutuskan hubungan dan mengeluarkan Lu Xing Li.
Setelah Lu Xing Li berpisah dari Gedung Dagang Naga, Ling Shentian akan menjabat tangannya dan menariknya masuk ke keluarga Ling.
Ini akan jadi hal yang baik dan terbaik bagi Lu Xing Li, karena dengan bantuan Ling Shentian dirinya akan berkembang sampai Petarung Jiwa lingkaran kesembilan, karena ini adalah potensi terakhir dari Tulang Perak tingkat rendah.
"Senior, karena guruku sedang tidak ada. Maka aku perlu bantuan mu sewaktu-waktu..." Ucap Ling Shentian.
"Bantuan apa?..."
"Aku ingin kau mengeluarkan aura Petarung Langit dan menyamar sebagai guruku ketika terdesak..."
"Hah, itu sangat mudah. Meskipun kekuatan bertarung ku saat ini sangat lemah. Tapi jika hanya aura aku bisa mengeluarkan aura Petarung Langit lingkaran kelima..." Ucap Wu Shuwang dengan bangga.
Ling Shentian tersenyum tipis. "Terimakasih..." Ucapnya.
Ling Shentian berhenti di jalanan sepi dan menatap langit yang cerah. "Karena aku diberi kesempatan kedua di keluarga ini, maka akan aku bawa keluarga Ling untuk menjadi yang terkuat di daratan..." Ucap Ling Shentian dengan yakin, meskipun sebenarnya ini mustahil karena tak ada satupun di generasi yang sekarang yang memiliki kualitas tulang yang tinggi.
__ADS_1
.
( maaf yang ini dikit, cuma 868 kata. )