Legenda Petarung Terkuat

Legenda Petarung Terkuat
Dimulainya Upacara kedewasaan


__ADS_3

Di atas menara yang megah, semua tetua keluarga Ling, patriak Wang dan patriak Xu, Ling Futian, Ling Huo, Lu Xing Li dan Xue Lu telah duduk di puncak.


Lu Xing Li dan Xue Lu duduk di tengah sementara Ling Futian dan Ling Huo duduk mendampingi mereka di samping. Lalu, sosok yang tersisa duduk barisan belakang.


"Kakak, ini sudah waktunya. Apakah ada hal lain yang mengganggumu untuk memulai?..." Kening Ling Huo berkerut saat bertanya.


Ling Futian menggeleng. "Adik, aku masih belum melihat keberadaan Shentian. Lagipula, masih tersisa beberapa waktu lagi..." Ucap Ling Futian, dalam pandangannya yang menyapu kerumunan terdapat kecemasan terhadap seseorang.


Xue Lu mengerutkan keningnya. "Ling Shentian? Anak dari Ling Xuan? Kupikir dia adalah sampah dan telah pasrah untuk menjadi pelayan?..." Ucap Xue Lu.


"Xue Lu, jaga ucapanmu. Belum melihat hasil yang ditunjukkan, maka tak ada tebakan yang berarti..." Lu Xing Li mengelus janggutnya ketika ia menepis kata-kata Xue Lu.


Xue Lu mengangkat alisnya. "Ho? Kenapa kau terlalu kaku bahkan seperti akan mati-matian membela anak ini? Hubungan seperti apa yang kalian miliki? Apakah kau mengangkatnya sebagai anakmu?!..." Xue Lu tertawa keras ketika menyelesaikan perkataannya.


Wuzz!!!


"Bukankah aku telah mengatakan untuk menjaga ucapanmu?!..."


Ketika Lu Xing Li mengutarakan amarahnya, dirinya mengeluarkan aura kultivasinya dan membuat gelombang angin yang cukup kencang.


Setiap orang yang ada di dalam ruangan puncak menara dapat merasakan aura kultivasi yang kuat dari Lu Xing Li.


Ketika merasakan ini, raut wajah setiap sosok menjadi tegang dan berusaha keras untuk bertahan.


Ling Huo menelan ludahnya dengan tegang. "Tampaknya akan sulit menjalankan rencanaku jika Lu Xing Li ini masih berada disini..." Ucapnya dalam hati, dan yang memikirkan hal ini bukan dirinya saja, dua patriak keluarga besar lainnya juga memiliki pikiran yang sama.


Ini karena dasar dari tujuan mereka datang kemari adalah menjatuhkan Ling Futian dan menaikkan Ling Huo, lalu menjalin hubungan dengan Ling Huo.


Sementara itu, Ling Futian tampak mengeluarkan senyum samar. "Bagus, dengan ini kami masih memiliki harapan..." Pikirnya.


"Kau... Bagaimana bisa kau menembus lingkaran ketujuh?!..." Xue Lu mengatakan dengan raut wajah panik.


Lu Xing Li menghilangkan auranya dan mendengus dengan dingin. "Hmph, aku bukanlah sampah yang bahkan tidak bisa menembus lingkaran ketujuh dalam sepuluh tahun ini..." Ucapnya dengan acuh tak acuh.

__ADS_1


Mendengar hal ini, Xue Lu segera menggertakkan giginya dan mengepalkan tangannya dengan erat.


Meskipun tak disebutkan, ia bisa tahu bahwa orang yang dimaksud oleh Lu Xing Li adalah dirinya. Tapi, meskipun begitu, dia sama sekali tidak bisa untuk terus melakukan kerusuhan, mengingat kultivasi Lu Xing Li yang lebih tinggi darinya.


Dahulu, kedua orang ini pernah bersaing dalam sebuah pertandingan dan mendapatkan hasil seimbang. Lalu, sekarang Lu Xing Li telah melampauinya, kemungkinan dirinya akan kalah.


Beberapa saat setelah keadaan dipuncak menara yang mulai tenang, Ling Futian dapat melihat sosok yang sedang ia tunggu-tunggu memasuki lapangan pengujian.


"Karena Shentian telah tiba, aku akan langsung memulainya..." Ujar Ling Futian dan yang lain mengangguk setuju.


Di lapangan yang telah ramai, di bawah pohon yang rindang, Ling Xiaofan bersama dengan kakaknya dan ketiga anak buahnya dulu duduk dengan santai sambil berbincang-bincang.


Ketika itu, Ling Shentian mulai memasuki kerumunan dan tak sengaja Ling Xiaofan melihatnya berdiri di dalam kerumunan.


Ling Xiaofan tersenyum dingin. "Bersiaplah, aku akan membalas pengiinaan tiga tahun yang lalu berkali-kali lipat..." Gumamnya.


Sementara itu, di atas menara, Ling Futian berdiri dari tempat duduknya dan menatap lautan manusia yang bising di bawahnya.


"Perhatian semuanya!..." Ling Futian berkata dengan lantang dan semua sosok menghadap kearahnya dalam keheningan.


"Kalian semua adalah generasi yang akan memajukan keluarga Ling dimasa yang akan datang. Di dalam upacara kedewasaan ini, aturannya tetap sama seperti yang dulu, semua yang berada di bawah Petarung lingkaran ketujuh apapun identitas yang dimiliki akan dikirim menjadi penjaga ataupun pelayan keluarga, dan untuk yang berada di atasnya akan menjadi calon anggota inti keluarga! Dalam upacara kedewasaan kali ini, kita kedatangan dua tamu besar dari Kelompok Tinta Darah dan Gedung Dagang Naga. Mohon untuk tunjukkan hasil maksimal dari pelatihan yang telah kalian jalani!..."


"Baiklah, semuanya telah mengetahui aturannya. Kalau begitu, upacara kedewasaan resmi dimulai!..."


Ketika Ling Futian mengatakan kata-kata yang terakhir, semua generasi muda segera bersorak-sorai dengan semangat.


Selain tiang batu hitam, sosok pria paruh baya yang dipercaya untuk membawa berlangsungnya upacara kedewasaan mulai berjalan di tengah.


Dia naik ke panggung yang merupakan letak dari tiang batu hitam dan berdiri tegak disampingnya.


Ia dengan perlahan mengeluarkan sebuah gulungan yang mewah yang berisi daftar nama peserta dari upacara kedewasaan.


Suara yang lantang mulai memanggil satu persatu dari nama-nama yang tertulis untuk melakukan pengujian.

__ADS_1


Di bawah pohon rindang yang lain, Ling Shentian duduk dengan tenang dan menyaksikan berlangsungnya pengujian pada setiap nama yang di panggil.


Bukan satu dua kali Ling Shentian mendengar teriakan bahagia dari peserta yang lolos atau tangisan menyedihkan dari peserta yang gagal.


Pada saat puluhan peserta telah diuji, Ling Shentian dapat melihat sosok selanjutnya yang dipanggil adalah anak laki-laki yang usianya satu tahun diatas Ling Shentian dengan wajah yang cukup tampan dan rambut biru gelap yang diikat, namanya adalah Ling Bai.


Ini bukanlah keturunan asli dari keluarga Ling, meskipun dia bermarga Ling, tapi faktanya dia adalah cucu angkat dari tetua tertinggi.


Bakat yang dimiliki oleh Ling Bai ini tidaklah rendah, meskipun dirinya bukan keturunan keluarga Ling yang asli, tapi dia cukup dihormati dalam keluarga karena kualitas tulangnya setara dengan Ling Yan, yakni Tulang Perak tingkat rendah.


Pengujian berakhir dan hasil yang di dapatkan oleh Ling Bai sangatlah baik jika dibandingkan peserta sebelumnya, yakni Petarung lingkaran kesembilan.


Setelah pengujian atas Ling Bai telah selesai, operator kembali memanggil nama peserta untuk maju.


"Ling Xiaofan!"


Setelah belasan nama telah dipanggil, sosok yang penampilannya telah di tunggu-tunggu oleh setiap orang akhirnya berdiri dan mulai melangkah menuju tiang batu.


Ketika sampai, semua orang segera terdiam dengan tegang untuk menyaksikan pertunjukan yang ditunggu.


Batu hitam mengeluarkan sinar merah yang terang dan terdapat tulisan yang menunjukkan bahwa Ling Xiaofan telah berada di Petarung Senior lingkaran ketiga.


Melihat hasil yang menakjubkan, semua peserta upacara kedewasaan bersorak dengan kagum.


Ini mungkin adalah kegembiraan yang kedua setelah hasil yang didapat oleh Ling Xuan dulu.


Di atas menara, kedua patriak menyatukan kedua tangan memberi selamat pada Ling Huo.


"Tetua Ling Huo, anda benar-benar beruntung memiliki anak sehebat Ling Xiaofan..." Ucap Wang Teng.


"Benar. Dengan bimbingan yang diberikan oleh tuan Xue Mo dati Kelompok Tinta Darah, tuan muda Ling Xiaofan pasti akan jadi orang yang hebat..." Xu Hong Ba ikut memberi sanjungan.


Ling Huo menyatukan kedua kepalan tangannya juga dan tersenyum bersahabat. "Haha, terimakasih kedua patriak. Xiaofan pasti akan senang dengan ucapan selamat dari kalian berdua. Dan mungkin saja dimasa depan dirinya akan bekerjasama dengan anda sekalian..."

__ADS_1


Melihat adegan yang tampak biasa ini, Ling Futian dan tetua keluarga Ling tampak tegang.


Dengan bakat ini, semua anggota keluarga pasti akan mendukung Ling Huo, jika ini benar-benar terjadi dan mereka bersikukuh untuk mempertahankan Ling Futian, maka ini akan menjadi kehancuran sebenarnya dari keluarga Ling.


__ADS_2