Legenda Tikus Abadi

Legenda Tikus Abadi
EPISODE 23 Sampai Di Kekaisaran


__ADS_3

Pangeran Shin An Zhu adalah anak terakhir kaisar Shin dan selir Hua. dia juga satu-satunya laki-laki diantara keempat kakaknya yang semuanya perempuan. karena penerus Kekaisaran hanya akan di alih tahta kepada keturunan laki-lakinya saja dan itu adalah pangeran Shin An Zhu, karena itulah keempat saudara perempuannya kerap kali menyewa pembunuhan bayaran untuk menghabisi Pangeran Shin An Zhu, namun usaha mereka tidak pernah berhasil karena kemampuan Pangeran Shin An Zhu yang sudah sangat mumpuni.


Hubungan antara pangeran Shin An Zhu dengan kaisar Shin pun tidak baik. pangeran Shin An Zhu kerap kali menentang apa yang di lakukan ayahnya karena menurutnya itu tidak masuk akal.


Pangeran Shin An Zhu pun juga sempat menolak dengan keras untuk di jadikan sebagai penerus kekaisaran Shin namun karena desakan dari kaisar Shin ia hanya bisa diam saja karena kaisar Shin adalah tipe orang yang akan melakukan apapun agar tujuannya tercapai termasuk ketika kaisar Shin menikahi ibunya, ralat di paksa menikah.


Selir Hua sendiri adalah seorang nona muda keluarga Wong. dengan paras cantiknya banyak sekali lelaki yang terpikat dengannya termasuk kaisar Shin yang saat itu sudah memiliki 4 istri.


Wanita mana saja tentu tidak ingin di jadikan madu tapi karena kekuasaan kaisar Shin ia mengancam ingin membunuh orang tua dan semua bangsawan Wong jika ia tidak mau menikah dengan kaisar Shin, akhirnya mau tidak mau ia pun menikah dan lahirlah pangeran Shin An Zhu.


Beberapa saat kemudian sampailah mereka di istana kekaisaran. prajurit yang melihat pangeran Shin An Zhu pun langsung membukakan pintu namun untuk keempat orang yang di belakangnya dilarang hingga akhirnya pangeran Shin An Zhu memberikan penjelasan jika itu adalah teman-temannya.


"Aku baru pertama kali ke istana. sangat megah sekali." ucap You Keke


"Oh ya pangeran bisakah saya langsung bertemu dengan kaisar karena ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengan beliau." kata Lei yang membuat pangeran Shin An Zhu mengangguk.


"Baiklah seperti ada hal penting yang ingin kau bicarakan. prajurit tolong bilang pada kaisar jika dia yang ingin menemuinya." kata pangeran Shin An Zhu pada salah satu prajurit yang tengah berjaga.


"Bawa lencana ini juga." kata Lei dengan memberikan lencana emas bercorak air pada prajurit itu.


Melihat lencana yang di berikan Lei membuat semuanya terkejut pasalnya lencana itu adalah lencana yang benar-benar di khususkan untuk orang-orang tertentu.

__ADS_1


"Baik saya permisi dulu." kata prajurit itu dengan berlalu pergi.


"Emm jika boleh tau siapa kau tuan? dan dari mana kau mendapatkan lencana itu?" tanya pangeran Shin An Zhu dengan penasarannya.


"Ahh itu lebih baik kita masuk saja pangeran." kata Lei dengan menghindari pertanyaan seperti itu yang sudah sangat sering ia dengar.


Saat ini kaisar Shin sedang berada di kamarnya bersama putri Reu, putri kedua kaisar yang memiliki paras cantik dan tubuh rampingnya.


"Ayah...." ucap putri Reu dengan mengerucutkan bibirnya pertanda jika dia merajuk ketika ingin di tinggalkan oleh kaisar Shin.


"Asihh sayang ada tamu penting dan aku harus menemuinya dulu. ayah janji akan kembali secepatnya dan melanjutkannya." kata kaisar Shin dengan mencium bibir putri Reu kemudian beranjak keluar.


"Ck...." decak putri Reu dengan merapikan bajunya kemudian keluar kamar.


Ia berjalan sedikit berlari yang membuat para prajuritnya hingga kedua selirnya yang melihatnya cukup heran karena tidak biasanya cara jalan kaisar Shin seperti itu.


Ia menuju ke sebuah aula dan membuka pintunya. ketika membuka pintu, ia sudah dapat melihat punggung seorang pria. tapi ia cukup heran karena penampilannya bukan seperti kaisar pada umumnya malah seperti orang biasa. namun tetap saja dia akan ramah padanya.


"Ahh ya apakah aku membuatmu menunggu?" tanya kaisar Shin yang membuat Lei menoleh.


"Tidak sama sekali kaisar." kata Lei dengan tersenyum.

__ADS_1


"Aku sangat penasaran darimana kau mendapatkan lencana ini. ah ya sebelumnya aku minta maaf karena lancang sudah bertanya tapi aku sungguh penasaran dengan kau, siapakah kau sebenarnya?" tanya kaisar Shin yang langsung terus terang.


Raut wajah Lei pun seketika berubah drastis. ia hanya menatap datar saja pada kaisar Shin. tentu ia sudah tahu watak asli dari pria tua di depannya itu dari cara bicaranya.


"Saya Lei warga desa Cahaya. saya kesini untuk membicarakan tentang pajak yang kaisar tanggungkan kepada para rakyat. mungkin jika itu keluarga bangsawan tidak masalah tapi kami para rakyat kecil merasa sangat keberatan dan terbebani dengan adanya pajak itu kaisar. jadi saya disini, untuk berbicara baik-baik soal ini agar kaisar bisa menghapus pajak dari semua desa." kata Lei.


"Tunggu, desa Cahaya? jadi maksudmu kau berasal dari sana?" tanya kaisar Shin dengan tidak percaya.


"Bukankah saya sudah bilang tadi." kata Lei


"Aku bisa saja menarik dan menghapus sistem pajak tapi bagaimana jika lencana ini kau berikan padaku." kata kaisar Shin.


"Mohon maaf kaisar itu lencana saya dan tentu itu milik saya. saya tidak akan memberikannya pada siapapun termasuk anda " kata Lei yang membuat kaisar merubah ekspresi wajahnya.


"Lancang sekali kau berbicara seperti pada seorang kaisar. memangnya siapa kau bisa bicara seperti itu dan ya lencana ini sudah menjadi miliku jadi kau tidak berhak memilikinya karena hanya aku saja, kaisar Shin yang berhak memilikinya hahaha. Prajurit seret dia keluar dari istanaku." teriak kaisar Shin yang membuat Lei tersenyum smrik.


"Saya bisa keluar sendiri kaisar." kata Lei.


"Ehh ehh apa ini? apa yang terjadi?" kata kaisar Lei ketika merasakan tangan bergetar dan panas. ia segera menjatuhkan lencana emas itu dan tiba-tiba saja lencana itu seperti memiliki nyawa dan melesat secepat kilat ke arah Lei


"Yang bukan hak anda tidak akan bisa anda ambil kaisar. ini adalah peringatan ringan dariku jadi pikirkan apa yang sedang kau lakukan itu agar nantinya kau tidak menyesal." kata Lei dengan berlalu keluar.

__ADS_1


"Sialann.... tangkap bedebah cilik itu." teriak kaisar dengan marahnya


__ADS_2