
Laki-laki itu yang melihat bagaimana raut wajah ketakutan dan juga panik yang terlihat di wajah You Keke membuat laki-laki itu bingung dan tidak mengerti. hingga teriakan dan suara derap langkah kaki membuat laki-laki itu paham dan langsung menyerat You Keke untuk pergi.
"Apa yang mau lakukan hah! lepaskan aku." seru You Keke dengan memberontak.
"Diamlah ada orang yang sedang menuju kemari. kita akan mencari tempat persembunyian dulu." kata laki-laki dengan terus menyeret You Keke.
Hingga kini mereka berada di balik bebatuan yang di penuhi dengan semak-semak belukar. dan tak lama kemudian beberapa orang dengan membawa senjata pun datang. mereka menilik sekitar sebelum akhirnya salah satu dari mereka menyuruh untuk berpencar.
"Tidak ada tuan. seperti gadis itu sudah jauh dari sini." kata salah seorang pria .
"Baiklah lanjutkan. dan temukan nona Keke secepatnya atau jika tidak kita akan di habisi oleh tuan Shen." lanjutnya lagi yang ternyata pemimpi dari beberapa orang suruhan Shen Rui.
Setelah memastikan jika semua orang sudah pergi jauh, kini You Keke menghela nafasnya lega tapi seketika dia menyadari sesuatu. dia mengangkat wajahnya dan menatap dagu seorang laki-laki yang berada tepat di depan wajahnya bahkan sama sekali tidak ada jarak sedikitpun di antara mereka.
You Keke sampai bisa merasakan detak jantung laki-laki itu dengan jelas karena saking dekatnya. tak di sangka laki-laki itu justru menatap ke arah You Keke hingga pandangan mereka berdua pun saling bertemu.
Deg...deg...deg....
Degup jantung You Keke ketika melihat bagaimana wajah tampan laki-laki yang kini ada di depannya. mereka saling bertatapan cukup lama hingga hembusan nafas menerpa wajah You Keke sehingga membuat gadis itu sadar dan langsung mendorong laki-laki itu.
"Ahh ma maafkan a aku ti tidak sengaja." ucap You Keke dengan gugup dan salah tingkah.
"Siapa mereka? kenapa tadi kau terlihat sangat ketakutan. dan juga aku mendengar jika mereka tengah mencari gadis yang bernama Keke. apakah itu dirimu?" tanya laki-laki itu.
"Ya mereka adalah orang-orang suruhan ayah tiriku." jawab You Keke.
"Kenapa? apakah kau kabur dari rumah sehingga ayahmu Sampai menyuruh orang-orang untuk mencarimu?" tanya laki-laki itu lagi.
__ADS_1
"Ya aku kabur dan aku juga sudah merampok seperempat beras yang ada di gudang. mungkin itu yang membuat dia marah dan menyuruh orang-orang itu untuk mencariku sampai ketemu." jawab You Keke dengan santainya
Laki-laki itu pun tidak mengerti kenapa gadis itu sampai mencuri beras bukankah itu di rumahnya sendiri.
"Namaku Lei." kata laki-laki itu yang ternyata bernama Lei.
"Seperti yang kau dengar tadi. namaku Keke, You Keke kau bisa memanggilku Keke." kata You Keke dengan. menerima uluran tangan Lei.
"Aku tidak mengerti kenapa kau bisa sampai melakukan hal seperti itu di rumahmu sendiri. pantas saja ayahmu sangat marah dan menyuruh orang untuk mencarimu." kata Lei.
"Tidak semudah dan sesederhana yang kau pikirkan." ucap You Keke dengan menghela nafasnya sebelum akhirnya dia mulai menceritakan semuanya pada Lei.
Lei mendengarkan cerita You Keke dengan seksama. You Keke menceritakannya juga tanpa keraguan sedikitpun walaupun dia baru bertemu satu kali dengan Lei tapi entah kenapa dia memiliki keyakinan jika Lei adalah pemuda yang baik.
Setelah mendengarkan cerita You Keke, Lei justru ikut geram dengan apa yang sudah di lakukan ayah tiri You Keke. ia juga membenarkan apa yang di lakukan gadis itu.
"Entahlah semoga saja baik-baik. aku sedikit lega karena mereka tidak akan kelaparan selama beberapa waktu. tapi jika masalah burung iblis itu aku tidak bisa membantu." jawab You Keke dengan menunduk sedih.
"Sebenarnya aku berasal dari desa cahaya." kata Lei yang membuat You Keke mendongak.
"Benarkah...tapi kenapa selama ini aku tidak pernah melihat mu ada di desa itu? dan kemana saja kau selama ini jika kau berasal dari desa cahaya seharusnya kau juga ikut membantu." kata You Keke dengan tidak mengertinya.
"Ceritanya panjang aku tidak bisa mengatakannya sekarang. aku pergi bukan tanpa alasan. aku pergi karena aku ingin menjadi kuat dan membantu mereka semua. dan sekarang aku kembali aku berjanji pada diriku sendiri aku akan membantu mereka dan menyingkirkan burung iblis itu." kata Lei dengan tekad yang kuat.
"Aku juga memiliki tujuan yang sama seperti dirimu." kata You Keke yang membuat Lei menoleh.
"Bagaimana jika kita menjadi rekan." kata Lei yang membuat You Keke tersenyum kecil.
__ADS_1
"Rekan...ya itu tidak terlalu buruk." ujar You Keke dengan tersenyum mengangguk.
"Aku juga mempunyai satu teman lagi. mungkin sekarang dia sudah menjadi pemuda yang sangat kuat. aku tidak yakin jika dia masih mengenaliku ayu justru tidak lagi mengingatku." kata Lei.
"Siapa?" tanya You Keke dengan penasarannya.
"Aku akan menemuinya sekarang. kau akan tahu nanti. apakah kau ingin ikut denganku?" tanya Lei
"Ya bukankah kita sekarang adalah rekan jadi aku tetap harus ikut denganmu begitupun juga sebaliknya. ayo." kata You Keke dengan penuh semangatnya.
Lei hanya bisa tersenyum kecil saja melihat tingkah gadis yang baru saja ia temui itu. setelah itu mereka pun langsung pergi untuk menemui teman Lei. mereka terus berbincang-bincang seperti seseorang yang sudah kenal sangat lama.
You Keke di buat bingung karena jalan yang mereka lalui ini jalan menuju ke kediaman Bangsawan Ming. tapi ia tidak bertanya apapun pada Lei dan tetap diam mengikutinya saja.
Beberapa saat kemudian kini mereka sampai di depan kediaman Bangsawan Ming. Lei menatap satu persatu bangunan yang tidak pernah berubah sama sekali bahkan dia ingat betul dimana dia pernah di hina karena tidak memiliki kemampuan apapun.
"Berhenti. apa yang kalian berdua lakukan disini?" tanya salah seorang penjaga pada mereka berdua.
"Aku ingin bertemu dengan tuan muda Ming. apakah dia ada di dalam?" kata Lei yang membuat You Keke langsung menatapnya.
"Siapa kau?" tanya penjaga tersebut.
"Katakan saja jika teman lamanya datang untuk menemuinya." jawab Lei yang membuat penjajah itu menatapnya dari atas sampai bawah sebelum akhirnya dia masuk.
"Apakah teman yang kau maksud itu adalah tuan muda Ming?" tanya You Keke dengan penasarannya.
"Hmm ya dia adalah temanku. kita berteman sejak kecil tapi sebuah masalah kecil membuat kita mau tak mau memilih jalan ini." jawab Lei dengan tersenyum kecil.
__ADS_1
You Keke hanya mengangguk saja mendengar ucapan Lei. ia juga ingin melihat bagaimana pertemuan kembali dua sahabat yang sudah lama berpisah itu.