
"Mom, ini sudah saatnya kita memberitahukan kepada mereka berdua mengenai jati diri Zein." Ucap Toni
"Jangan dong, Dad! aku nggak tega sama Zein. Jika dia mengetahui siapa jati dirinya." Ucap Lusiana
"Daddy nggak mau kalau Zein nanti meminta hak atas seluruh kekayaan yang Daddy punya karena seluruh harta kekayaan ini akan Daddy wariskan hanya untuk Jojo. Putra kandung kita satu-satunya." Ucap Toni
"Mommy tahu, Dad. Tapi sebagai orang tua sambung kita juga harus adil dengan Zein. Bagaimana pun dia juga sudah Mommy anggap sebagai anak kandung sendiri." Ucap Lusiana
"Mommy! jangan berkata seperti itu. Bagaimana pun juga anak kandung kita itu hanya Jojo, jadi dialah yang berhak atas seluruh aset harta kekayaan Walton Jaya." Ucap Toni
"Daddy harus berlaku adil juga kepada Zein karena bagaimana pun juga Zein sudah kita angkat dari panti asuhan sebagai anak kita, dan Berkat Zein akhirnya kita bisa mempunyai keturunan." Ucap Lusiana
"Kok jadi berkat Zein?" tanya Toni
"Iya anggap saja Zein itu sebuah pancingan untuk mempunyai momongan." Ucap Lusiana
"Astaga, tetap saja Zein itu bukan darah daging kita berdua." Bentak Toni
"Benarkah?! bahwa kak Zein itu bukan Kakak kandung aku?" tanya Jojo
"Jo- Jojo? sejak kapan kamu berdiri di sana?"tanya Toni
"Sejak awal pembicaraan Mommy dan Daddy." Ucap Lusiana
__ADS_1
"Ish! Dasar anak tukang menguping pembicaraan orang dewasa, itu nggak baik tahu Jojo!" Geram Toni
"Maaf Dad, aku nggak sengaja mendengarkan kalian mengobrol ketika aku sedang ingin lewat sini." Ucap Jojo
"Sekarang kamu sudah tahu rahasia besar ini, lebih baik kamu tutup mulut ya. Jangan sampai Kakak kamu tahu kebenarannya ini."Ucap Lusiana
"Oke, Mom. Jojo akan rahasiakan ini." Ucap Jojo
"Kenapa nggak di beritahukan saja, Mom? Sampai kapan kita semua menutupi rahasia besar ini?" tanya Toni
"Sampai kita menemukan sumber kebahagian untuk Zein." Lusiana
"Aku rasa Kak Zein sudah menemukan kebahagiaanya tersendiri!" Ucap Jojo
"Aku diam-diam sudah tahu kalau Kak Zein dan Keyla menjalin asmara di belakang kita semua." Ucap Jojo
"Kamu tahu dari mana mengenai ini semua?" tanya Lusiana
"Aku sengaja memasang penyadap suara, jadi aku tahu mereka menjalin asmara secara tertutup. Tapi aku mohon sama Mom dan Dad untuk berpura-pura juga tidak mengetahui ini semua." Ucap Jojo
"Kenapa harus menutupi ini semua?" tanya Lusiana
"Karena aku akan mengejar cinta Ella." Ucap Jojo
__ADS_1
"CK! lebih jangan deh." Ucap Lusiana
"Iya ampun, Jojo! saingan antara persaudaraan memang bikin rumit. Daddy nggak mau ikut campur." Sela Toni
"Tenang saja, Dad! Aku dan Kak Zein akan bersaing secara sehat kok." Ucap Jojo
"Sehat gimana? pasti akan ada pertengkaran. Daddy sangat yakin hal itu." Ucap Toni
"Itu hanya ada di sinetron, Dad! aku ini nggak suka dengan kekerasan." Ucap Jojo
"Nak! Kamu boleh bicara seperti ini sekarang, tapi kenyataanya tidak semudah itu. Semua pertentangan dan persaingan pasti akan ada perkelahian dan Daddy yakin kamu akan kalah dari Zein karena kamu tidak memiliki ilmu bela diri yang cukup baik." Ucap Toni
"Kalau begitu aku akan belajar ilmu bela diri melalui keris taming sari." Ucap Jojo
"What? Keris taming sari? masa membuat kamu bisa belajar ilmu bela diri? Kamu itu mengkhayal terlalu tinggi." Ucap Lusiana
"Ish! Mommy ini nyata buka halu." Ucap Jojo
"Mommy nggak percaya keris itu bisa membuat kamu hebat dalam ilmu bela diri."Ucap Lusiana
Bersambung...
...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...