
Dengan balutan Drees yang cantik, seorang wanita melangkah kakinya menggunakan hak tinggi serta kacamata hitam. Semua yang melihat ke arah wanita seksi ini terpana ketika Dinda membuka kaca mata hitamnya, meskipun Dinda sudah berbadan dua. Dia tetap cantik dan seksi.
Bulu Mata cokelat menyihir seluruh pria di sana, wajar saja kalau wanita seksi ini adalah model B.A bahkan sampai di tugaskan ke L.A.
"Mami, aku sebenarnya males untuk menyapa fans yang ada di negara x, mereka pasti akan mencibir aku karena perut aku ini membuncit." Bisik Dinda
"Sabar, mami yakin mereka bisa mengerti karena mami sudah jelaskan melalui konferensi pers Minggu lalu." Bisik balik Mom Ana
Para reporter pun kini berdatangan menyambut model yang sudah lama di perbincangkan di akun media sosial.
"Mba Dinda, tolong beri penjelasan siapa yang tega melakukan pelecehan ini, hingga mba Dinda harus berbadan dua?" tanya reporter
"Saya tidak tahu!"Ketus Dinda
__ADS_1
"Maaf ya, semuanya saya dan putri saya baru saja sampai. Tolong jangan wawancara dulu ya karena kami juga butuh istirahat. Terima kasih." Ucap Ana
Indentitas pelaku tidak pernah Dinda beritahukan karena ia merasa tak nyaman untuk memberitahukan kepada publik siapa pria yang telah membuatnya berbadan dua.
Mereka pun segera pergi dengan para pengawal yang menghadang para reporter untuk menanyakan kembali hal yang serupa.
"Mba Dinda tolong dong jangan menghindar seperti ini. Kami para wartawan sudah menunggu kepulangan mba Dinda sejak kemarin, sampai kami begadang di pinggiran bandara ini." Ucap Reporter
"Maaf semua wartawan, tolong pengertiannya juga ya. Nona Dinda sedang tidak ingin di wawancarai saat ini." Ucap Roy sang asisten Dinda.
"Syukurlah, nggak sia-sia juga mami menghubungi Roy dan anak buah untuk melindungi kita dari kejaran wartawan." Ucap Ana
"Iya, tapi tetap saja sejak konferensi pers bulan lalu yang mami sampaikan membuat awak media terkejut mendengar kehamilan aku tanpa seorang suami." Ucap Dinda
__ADS_1
"Sayang, ini semua kecelakaan yang membuahkan untung, publik saja merasa iba melihat nasib kamu seperti ini. Mami yakin kalau pria itu pun akan bertanggung jawab jika kita bisa dapat rasa simpatik dari publik." Ucap Ana
"Tapi sekarang karir modeling aku hancur karena aku harus menderita mengandung anak dari pria yang tidak mau bertanggung jawab." Ucap Dinda
"Sudahlah, mami yakin sekali dengan kita go publik seperti yang di lakukan kemarin, pria itu pasti akan merasa malu dan akan segera menikahi kamu." Ucap Dinda
"Terima kasih ya mami sudah mau membantu aku menyelesaikan semua masalah ini." Ucap Ana
"Tentu saja mami ini akan selalu membantu dan menjaga kamu." Ucap Dinda
Pelukan seorang ibu kepada anaknya pun tercipta sekilas saat hendak mereka memasuki kijang besi yang sudah siap untuk mengantarkan mereka pada tempat peristirhatan
Bersambung...
__ADS_1
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....